Rabu
15 Juli 2026 | 7 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Menteri Azwar Anas Usul Ada Kotak Saran Saat Tinjau MPP Jombang

pdip-jatim-240629-menpan-jombang-mpp-1

JOMBANG – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengusulkan penempatan kotak saran di kantor Mal Pelayanan Publik (MPP) saat peninjauan langsung di Jombang, Kamis (27/6/2024).

Menurut Menteri Azwar Anas keberadaan kotak saran menjadi penting peruntukannya dalam menjaring beragam masukan mengenai Mal Pelayanan Publik (MPP).

“Perlu ada kotak saran sebagai feedback. Kalau perlu kotak sarannya sudah elektrik, seperti di beberapa tempat,” kata Azwar Anas kepada wartawan.

Sebagaimana contoh penerapan kotak saran elektrik, masyarakat bisa menyampaikan secara langsung mengenai pelayanan yang diberikan saat mengurus berbagai kebutuhan perizinan di MPP yang sudah tersedia.

“Soal puas atau tidak puas tinggal pencet, sehingga setiap hari ada feedback. Dengan feedback dari masyarakat kita bisa perbaiki,” terangnya.

Kotak saran di MPP, tambah dia, sebagai sarana untuk menanggulangi berbagai potensi pungutan liar (pungli) yang bisa saja terjadi saat pengurusan berbagai perizinan.

Azwar Anas menegaskan jika MPP adalah bentuk fisiknya, prinsip utama adalah mengintegrasikan layanan. Bahwa rakyat kedepan tidak harus menunggu mengurus satu – satu. “Cukup satu tempat mereka selesai urusannya,” tandasnya.

MPP Jombang terletak di Jl. Presiden KH. Abdurrahman Wahid No.151, Candi Mulyo, Kec. Jombang, Kabupaten Jombang. MPP ini melayani masyarakat mulai dari pukul 08.00 WIB sampai dengan 14.00 WIB. Sebanyak 52 jenis layanan dari 11 instansi tergabung dalam MPP ini.

Pemkab Jombang telah melakukan soft launching MPP ini pada 13 Mei 2024 lalu. Kemudian disusul peresmiannya secara bersama oleh Menteri PANRB pada 24 Juni 20204.

Meski gedung MPP Kabupaten Jombang ini terbatas, Menteri Anas mengapresiasi langkah Pemkab Jombang yang sudah mengaplikasikan MPP Digital. Terutama pelayanan MPP Digital terkait layanan bagi tenaga kesehatan dan administrasi kependudukan.

“Memang Mal Pelayanan Publik kalau dulu harus membangun gedung baru, nah sekarang kita dorong secara bertahap ke MPP Digital,” ungkap Anas.

Namun, hal tersebut bukan berarti mengurangi peran gedung MPP sebagai pusat pelayanan. Prinsipnya, MPP mengintegrasikan berbagai jenis pelayanan yang memudahkan masyarakat dalam mendapatkan haknya.

Dengan layanan yang terintegrasi itu, Menteri Anas mengimbau agar Pemda tidak lagi membangun aplikasi baru. Sebab banyaknya aplikasi justru akan mempersulit masyarakat.

Cukup satu aplikasi yang bisa mencakup seluruh pelayanan yang dibutuhkan masyarakat. “Karena kalau tidak satu inovasi satu aplikasi bukan memudahkan rakyat tetapi menyulitkan rakyat. Nah, Mal Pelayanan Publik ini menjadi bagian pendorong supaya mengintegrasikan pelayanan,” ujarnya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Widarto Serap Aspirasi Warga, Perbaikan Jalan Desa Jadi Prioritas Pembahasan DPRD Jember

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menegaskan perbaikan jalan desa menjadi prioritas pembahasan setelah menyerap ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Kediri Salurkan 1.900 Paket Sembako, Perjuangkan Fasilitas Panti ODGJ dan Lansia

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyalurkan 1.900 paket sembako kepada kelompok rentan, sekaligus berkomitmen ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Surabaya Dorong Keterlibatan Gen Z Perkuat Kepengurusan Ranting PDIP

PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sukomanunggal memprioritaskan keterlibatan Generasi Z dan milenial dalam penyusunan ...
LEGISLATIF

Anggaran Tahun 2027, DPRD Banyuwangi Minta Program Pembangunan Berbasis Skala Prioritas

BANYUWANGI – Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Patemo, menekankan penyusunan anggaran program kegiatan pembangunan ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Kawal Penuh Sekolah Rakyat, Pastikan Program Berhasil Putus Rantai Kemiskinan

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kediri tidak sekadar berjalan, ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Dorong Kepastian Potongan Aplikator dan Perlindungan BPJS bagi Driver Online

DPRD Jawa Timur mematangkan Raperda Penyelenggaraan dan Perlindungan Transportasi Berbasis Aplikasi yang mengatur ...