Jumat
18 September 2026 | 3 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mengenang Kudatuli, PNS Pro Megawati di Magetan Ini Diancam Pecat

pdip-jatim-kudatuli-280721-magetan

MAGETAN – Penyerbuan sekelompok massa terorganisir ke kantor DPP PDI di Jakarta pada 27 Juli 1996 (kudatuli), berimbas ke daerah-daerah. Sejumlah pendukung PDI Pro Mega di berbagai daerah mendapatkan tekanan dan ancaman.

Intimidasi dialami keluarga almarhum Sihmadi, warga Desa dan Kecamatan Nguntoronadi pada saat itu seperti dituturkan kedua putranya, kakak dan adik, Iwan dan Rudi, saat ditemui Selasa (27/7/2021).  

“Gara gara kasus kudatuli bapak saya yang waktu PNS (pegawai negeri sipil) itu diancam akan dipecat gara-gara teguh pada jiwa Marhaen-nya. Bapak tidak mau berpaling dari gerakan Pro Mega,” ujar Iwan, mantan caleg PDI Perjuangan 1999 ini.

Saat itu, menurut Iwan dan Rudi, hampir setiap hari keluarganya kedatangan tamu baik dari aparat keamanan maupun pengurus parpol pemenang pemilu era itu. Mereka meminta orang tua dan keluarganya untuk mendukung partai pemenang lantaran status PNS yang disandang almarhum Sihmadi. “Namun ajakan itu selalu ditolak bapak,” katanya.

“Namun apa jawab bapak saya? Saya hidup sampai mati tetap berjiwa Marhaen. Apabila apa yang saya yakini salah saya siap dipecat dari PNS sekarang juga,” kata Iwan menirukan ucapan bapaknya.

Tak hanya bapaknya, Iwan dan Rudi pun kerap mendapat tekanan.

“Suatu waktu kami memakai kaos bergambar Mega. Saat di jalan, kami dihentikan dan diminta untuk melepas kaos,” ungkapnya. “Bahkan dengan dikawal aparat, kami diminta melepas gambar-gambar yang ditempel di pohon dan diminta memusnahkannya,” imbuhnya.

Saat ini, Iwan dan Rudi hanya berharap kasus kudatuli dituntaskan untuk bisa diungkap aktor-aktor di balik peristiwa Sabtu kelabu tersebut.

Iwan dan Rudi mengatakan, keluarganya tetap mendukung PDI Perjuangan sebagai tranformasi dari PDI Pro Mega. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...
KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...
HEADLINE

Wabup Ngawi Terus Pantau Kebakaran Lereng Utara Lawu, Sekat Bakar Dibuat untuk Melokalisir Api

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng utara Gunung Lawu wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ...