Senin
20 Juli 2026 | 11 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati Minta Sesepuh Partai Tidak Dilupakan

pdip-jatim-para-sesepuh-partai

pdip-jatim-para-sesepuh-partaiSURABAYA – Mantan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur YA Widodo mengapresiasi langkah pengurus sekarang, yang mengundang tokoh-tokoh tua di acara partai. Hal itu dia ungkapkan di acara syukuran HUT ke-43 PDI PDI Perjuangan, sekaligus syukuran menang pilkada serentak, di halaman kantor DPD Jatim, Kamis (21/1/2016) malam.

“Saya dan Pak Pomo berterima kasih telah diundang ke sini. Ini langkah baik, yang tidak melupakan tokoh lama yang tentu pernah punya jasa. Elek-elek-o koyok opo, tokoh-tokoh tua itu ikut berjuang, karena itu jangan dilupakan,” kata Widodo.

Dia mengungkapkan, Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi, yang datang sendiri ke rumahnya di Nganjuk, dan memintanya bisa hadir di acara syukuran yang dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit itu.

Oleh karenanya, mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur ini menyempatkan waktunya menghadiri acara tersebut. Dia juga berharap, DPC-DPC di kabupaten/kota se-Jatim bisa menggelar acara serupa dan kegiatan lainnya, agar masyarakat bisa merasakan manfaatnya.

Selain YA Widodo, tampak hadir L Soepomo, yang juga salah satu pelaku sejarah PDI Perjuangan di Kota Surabaya. Mantan anggota DPR RI ini duduk di kursi depan bersama YA Widodo, pengurus DPD PDI Perjuangan Jatim, dan undangan lainnya.

Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi, mengungkapkan, tokoh-tokoh partai yang sudah lanjut usia, mendapat perhatian dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Bahkan, usai acara makan malam bersama Presiden Joko Widodo usai penutupan Rakernas I di Jakarta pekan lalu, Megawati minta pengurus baru agar tetap memperhatikan para sesepuh partai.

“Setelah makan malam, Ibu Mega perintahkan kepada kita, agar para sesepuh partai harus diperhatikan. Bu Mega menyebut betul nama Pak Pomo, kemudian Pak Widodo, Pak Djuned, beliau-beliau ini yang di antaranya harus diperhatikan,” kata Kusnadi.

Menurut Kusnadi, ke depan, tradisi mengundang para sesepuh dan tokoh-tokoh partai di acara yang digelar DPD PDI Perjuangan Jatim, akan dilanjutkan.

Gelar wayang kulit mengambil lakon Gatotkoco Winisudo yang dimainkan dalang Ki Didik Yulianto atau Didik Banteng berlangsung meriah. Tidak hanya kader PDI Perjuangan, masyarakat penggemar pertunjukan wayang kulit pun memenuhi kursi di tiga tenda besar yang terpasang di halaman kantor DPD. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Mobil Legends, Nobar Piala Dunia, dan Ekonomi Kreatif Anak Muda Ponorogo

PONOROGO – Antusiasme anak muda mewarnai turnamen Mobile Legends yang digelar di kafe WOW KWB Ponorogo, Minggu ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jember Siapkan Kader Muda hingga Gen Z, Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2029

DPC PDI Perjuangan Jember memperkuat kepengurusan ranting di Sumbersari, Sukowono, dan Ajung dengan merekrut kader ...
KRONIK

Nobar Final Piala Dunia, Bupati Bangkalan Berbaur dengan Masyarakat

BANGKALAN – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai Pendopo Agung Bangkalan saat ratusan masyarakat dari ...
RUANG MERAH

Tak Ada Tarian Tango di Grahadi

Oleh Diana Sasa* RENCANA saya sederhana: nobar di warkop. Di Magetan. Bareng warga. Gagal. Senin pagi ini ada ...
SEMENTARA ITU...

Novita Hardini: Nobar Final Piala Dunia 2026 Jadi Penggerak UMKM Trenggalek

Novita Hardini menilai nobar final Piala Dunia 2026 di Pasar Pon Trenggalek tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, ...
KRONIK

Diana Sasa Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Tekuk Spanyol 2-1

Diana Sasa memprediksi Argentina mengalahkan Spanyol 2-1 pada final Piala Dunia 2026. Menurutnya, pengalaman dan ...