Senin
27 Juli 2026 | 11 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati Jadi Keynote Speaker Peringatan 70 Tahun KAA, Hasto: Hidupkan Kembali Visi Internasional Bung Karno

pdip jatim 251101 msp 3

BLITAR – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa peringatan 70 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) merupakan momentum penting untuk menghidupkan kembali visi internasional Bung Karno dalam membangun tata dunia baru yang berkeadilan dan berperikemanusiaan.

Menurutnya gagasan besar yang lahir dari KAA di Bandung pada 1955 bukan sekadar pertemuan antarnegara, tetapi merupakan fondasi peradaban baru yang menolak segala bentuk imperialisme dan kolonialisme.

Hal tersebut dia sampaikan menjawab pertanyaan wartawan soal kehadiran Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menjadi keynote speaker pada peringatan 70 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) yang berlangsung di Museum Bung Karno, Kompleks Makam Bung Karno, Kota Blitar, Sabtu (1/11/2025).

“Dari Konferensi Asia Afrika, lahirlah semangat kemerdekaan bangsa-bangsa. Indonesia di bawah Bung Karno memiliki peran besar dengan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kemanusiaan universal,” ujar Hasto usai ziarah Makam Bung Karno.

Dikatakannya Indonesia patut berbangga diri karena dari tanah air inilah semangat solidaritas negara-negara dunia ketiga bermula.

Baca juga: Dihadiri Megawati, 30 Akademisi dari 30 Negara Ikuti Seminar Peringatan 70 Tahun KAA di Kota Blitar

“KAA adalah bukti kepemimpinan Indonesia di panggung dunia. Kita harus terus menjaga warisan diplomasi kemerdekaan itu,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Hasto juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Blitar, Bupati Blitar, serta Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga mantan Wali Kota Blitar 2 periode Djarot Saiful Hidayat, yang turut berperan aktif dalam penyelenggaraan acara peringatan tersebut.

“Kami memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini karena semangatnya selaras dengan nilai-nilai perjuangan Bung Karno,” katanya.

Menurut Hasto, semangat KAA harus diterjemahkan dalam konteks kekinian, terutama dalam memperkuat kemandirian bangsa di bidang ekonomi, pendidikan, dan teknologi.

“Kita perlu membangun tata dunia baru, bukan hanya di tingkat global, tetapi juga di desa-desa, melalui kebijakan pro-rakyat,” tandasnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Peringati Kudatuli Bersama Seluruh PAC Tulungagung, Erma Tekankan Pentingnya Jas Merah

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar peringatan peristiwa ...
KABAR CABANG

Saksi Hidup Kudatuli Trenggalek: Jual Emas dan Mesin Diesel Demi Bela Megawati di Jakarta

TRENGGALEK – Bagi para kader PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, peristiwa kerusuhan 27 Juli 1996 atau Tragedi ...
KABAR CABANG

Yudi Meira: Peringatan Kudatuli Harus Perkuat Komitmen Kader Merawat Demokrasi

BLITAR – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Yudi Meira, menegaskan peringatan 27 Juli atau Kudatuli tidak boleh ...
SEMENTARA ITU...

Saleh Mukadar Usulkan Arah Bernegara Dikembalikan ke Semangat UUD 1945 Sebelum Amandemen

SURABAYA – Politisi senior PDI Perjuangan, Saleh Ismail Mukadar, mengusulkan agar arah kehidupan berbangsa dan ...
KABAR CABANG

Amithya: Refleksi Kudatuli Harus Perkuat Kapasitas Intelektual dan Ideologis Kader

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengajak kader menjadikan refleksi Kudatuli ...
KABAR CABANG

Doding Rahmadi: Kudatuli Jadi Pengingat Kader Menjaga Semangat Perjuangan PDIP

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek Doding Rahmadi mengajak kader menjadikan peringatan 30 tahun Kudatuli ...