Sabtu
12 September 2026 | 8 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mbak Puti Salurkan Beasiswa Pendidikan Hingga Pinggiran Surabaya dan Sidoarjo

IMG-20220731-WA0014_copy_800x450

SURABAYA – Cucu Presiden Pertama Indonesia, Puti Guntur Soekarno terus memperhatikan pendidikan anak-anak Indonesia.

Mbak Puti, sapaan akrabnya, fokus memperhatikan pendidikan anak-anak yang berada di area Surabaya dan Sidoarjo.
Banyak daerah yang sudah menerima manfaat penyaluran beasiswa dari jaring aspirasi Puti Guntur Soekarno sebagai anggota DPR RI.

Beberapa area di Sidoarjo sudah merasakannya. Demikian juga di Surabaya, Puti telah memasuki beberapa kelurahan di semua kecamatan yang ada.

Di antaranya perkampungan Putat Gede, Gubeng Klingsingan, Mojo, Tanahkali Kedinding, Kupang Krajan dan Kelurahan Banyu urip yang menjadi sasaran terbaru untuk menyalurkan beasiswa.

“Kami sangat senang dengan adanya program penyaluran beasiswa untuk anak-anak sekolah,” kata Achmad Setyanto, Ketua RW 4 Kelurahan Banyuurip Surabaya.

Setyanto mengatakan, selama ini sangat jarang anggota DPR yang memperhatikan masyarakat kecil, apalagi sampai memberikan beasiswa kepada anak-anak. Puti ia nilai secara jelas berkontribusi untuk masyarakat melalui jaring aspirasi dengan memberikan beasiswa.

“Beliau Mbak Puti tidak hanya janji saja. Namun programnya disertai bukti,” ujarnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli anggota DPR RI Puti Guntur Soekarno, Aliyudin, mengatakan, PIP merupakan program Kementerian Pendidikan Nasional yang disalurkan secara berkelanjutan kepada warga masyarakat yang membutuhkan.

Program ini memiliki persyaratan yang harus dipenuhi, misalnya anak berprestasi, dari keluarga yg kurang mampu.

“Setiap tahun ada program ini (PIP). Jadi putra-putri Bapak-Ibu yang menjadi peserta didik atau siswa sekolah, harus didaftarkan lagi jika ingin mendapatkan PIP,” katanya.

Aliyudin menuturkan, PIP diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional sejak era pemerintahan Presiden Jokowi. Program ini bertujuan untuk membantu pembiayaan pendidikan warga masyarakat yang membutuhkan.

Untuk jenjang pendidikan SD, mendapatkan Rp 450 ribu per tahun. Untuk SMP Rp 750 ribu per tahun. Dan untuk jenjang SMA/SMK Rp 1 juta per tahun.

“Peruntukannya untuk membantu biaya pendidikan putera-puteri Bapak-Ibu penerima manfaat PIP. Jangan untuk yang lain-lain, yang tidak terkait dengan kebutuhan biaya pendidikan,” papar Aliyudin. (hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...