Minggu
14 Juni 2026 | 12 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mas Teguh – Mbak Farida Siapkan E-Commerce untuk UMKM dan KPP Plus untuk Pedagang Pasar Tradisional

IMG-20241007-WA0044_copy_474x319
Calon Bupati Bojonegoro Teguh Haryono berbincang dengan pelaku UMKM di sentra gerabah Desa Rendeng Kecamatan Malo, Senin (7/10/2024).

BOJONEGORO – Era digital menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pedagang pasar tradisional. Diperlukan terobosan yang adaptif dengan situasi kekinian agar kedua sektor penopang perekonomian rakyat kecil bisa bertahan bahkan berkembang.

Hal itu tercermin saat calon bupati Bojonegoro, Teguh Haryono blusukan di kantong-kantong perekonomian rakyat kecil di Kecamatan Malo pada Senin (7/10/2024).

Pertama, saat Mas Teguh mengunjungi sentra pembuatan gerabah di Desa Rendeng. Di tempat ini tak hanya menjual produk gerabah. Pelaku UMKM rupanya kreatif dengan membuka semacam wisata edukasi bagi anak-anak.

“Mereka langsung bisa praktek membuat kerajinan gerabah. Ini akan membuat anak anak senang,  dan akan membuat anak semakin kreatif,” tambahnya.

Mas Teguh menilai produk gerabah di tempat ini memiliki keunikan tersendiri. Ada berbagai macam karakter yang menarik.

“Maka perlu dikuatkan dari segi produknya, kemasannya, dan pemasarannya agar bisa bersaing,” katanya.

Karena itu, pasangan calon bupati dan wakil bupati Teguh Haryono – Farida Hidayati menyiapkan program Bojonegoro Inovatif untuk membantu UMKM agar semakin berkembang.

Teguh – Farida akan membangun Inkubasi Ekonomi Kreatif berbasis E-commerce dan penguatan infrastruktur digital.

“Program ini untuk membantu memasarkan produk yang dihasilkan UMKM, termasuk pelaku usaha sentra gerabah Desa Rendeng,” katanya.

Sementara itu, saat blusukan di Pasar Tradisional Malo, Teguh Haryono memborong sejumlah makanan tradisional seperti getuk lindri, ontok-ontok dan tiwul.

Kedatangan Mas Teguh disambut hangat pedagang dan pengunjung. Tak sedikit yang meminta foto bersama untuk di buat stori di medsosnya.

“Kalau sudah jadi Bupati jangan lupa, pak,” ujar Suparti dalam bahasa Jawa kepada Mas Teguh.

Untuk para pedagang tradisional seperti halnya Suparti, Mas Teguh – Mbak Farida menyiapkan programnya “Bojonegoro Produktif”.

Program ini untuk menguatkan keberadaan pusat perekonomian tradisional ini, salah satunya dengan Kartu Pedagang Produktif Plus (KPP Plus).

Juga peningkatan atau perbaikan sarana dan fasilitas yang ada di pasar tradisional agar perdagangan berjalan nyaman. (dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Siap Copot Kepala Dinas Jika Ada Kelalaian Proyek yang Tewaskan Warga

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendatangi rumah duka korban kecelakaan di kawasan proyek saluran air Margorejo. Eri ...
KRONIK

PDIP Jatim Dorong Duet Indah-Yudha Tetap Dipertahankan Pimpin Lumajang

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menilai hubungan eksekutif dan legislatif di Kabupaten ...
KABAR CABANG

Ketika Musik, Tari, dan Semangat Bung Karno Menyatu di Lereng Semeru

Kolaborasi musik dan tari membuka pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Lumajang di Glagah Arum. Jingle Menang ...
LEGISLATIF

Widarto Soroti Aksi Petani Bagikan Timun Gratis, Desak Pemkab Jember Benahi Tata Kelola Pertanian

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto merespons aksi petani yang membagikan timun gratis akibat harga anjlok hingga Rp500 ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Respons Aspirasi Pelaku Budaya, Dorong Penguatan Legalitas DKD Kota Kediri

Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid merespons aspirasi pelaku budaya terkait legalitas Dewan Kebudayaan ...
LEGISLATIF

Reses, Warga Ngariboyo Magetan Usul Pelebaran Jalan Hingga Peralatan Pesta

MAGETAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan dari Fraksi PDI Perjuangan, Sofyan, ...