Senin
03 Agustus 2026 | 9 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Majelis Ngadem Kedungadem Ngaji Pemikiran Bung Karno

IMG-20260613-WA0004_copy_702x468

BOJONEGORO – Keberpihakan kepada masyarakat kecil dan kelompok rentan menjadi tema utama dalam Kajian Majelis Ngadem yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kedungadem.

Diskusi hangat ini berlangsung pada Kamis (11/6/2026) malam, bertempat di Markas Majelis Ngadem, Cemplo, Kedungadem.

​Kajian tersebut secara khusus mengulas relevansi antara Spirit Al-Ma’un dan Marhaenisme dalam menjawab tantangan sosial kontemporer. Hadir sebagai pemateri tunggal, Amin Thohari yang menjabat sebagai Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bojonegoro.

​Dalam pemaparannya, Amin menjelaskan bahwa Spirit Al-Ma’un yang diajarkan oleh pendiri Muhammadiyah, K.H. Ahmad Dahlan, menegaskan bahwa ibadah ritual harus senantiasa diiringi dengan kepedulian nyata terhadap anak yatim, fakir miskin, dan kaum tertindas (mustadh’afin).

Nilai ini memiliki titik temu yang sangat kuat dengan gagasan Marhaenisme yang dicetuskan oleh Presiden pertama RI, Soekarno.

​”Spirit Al-Ma’un dan Marhaenisme sama-sama mengajarkan kepedulian terhadap kaum mustadh’afin. Keduanya mengajak kita untuk tidak menutup mata terhadap penderitaan masyarakat kecil,” ujar Amin.

Irisan Historis Soekarno dan Muhammadiyah
​Lebih lanjut, Amin menyebutkan bahwa tidak berlebihan jika Spirit Al-Ma’un dipandang turut memberikan inspirasi bagi lahirnya ideologi Marhaenisme. Hal ini didasarkan pada kedekatan historis Bung Karno dengan persyarikatan Muhammadiyah selama masa perjuangannya.

​”Secara historis, Soekarno pernah berinteraksi langsung dan berproses dalam lingkungan Muhammadiyah. Karena itu, nilai-nilai keberpihakan kepada rakyat kecil yang ada dalam Al-Ma’un memiliki irisan yang sangat kuat dengan konsep Marhaenisme,” jelasnya.

Pemuda Harus Menjadi Solusi, Bukan Penonton
​Di hadapan para kader, Amin menekankan pentingnya generasi muda memiliki kepekaan sosial, daya kritis, serta keberanian untuk membela kelompok masyarakat yang lemah dan membutuhkan pendampingan.

Ia mengingatkan agar pemuda tidak sekadar menjadi penonton di tengah dinamisnya persoalan sosial.

​”Pemuda harus memiliki sensitivitas terhadap persoalan sosial. Jangan hanya memikirkan diri sendiri, tetapi juga peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar dan mereka yang mengalami keterbatasan,” tegas Amin.

​Ia mendorong organisasi kepemudaan, khususnya PCPM, untuk memperkuat program-program konkret yang menyentuh akar rumput, seperti pemberdayaan ekonomi dengan membuka peluang usaha dan kemandirian kader serta warga.

​Akses Pendidikan dan Kesehatan, dengan memberikan pengawalan bagi masyarakat rentan. Serta pendampingan sosial membantu warga yang selama ini minim mendapatkan akses dan kesempatan.

​Melalui langkah nyata tersebut, generasi muda diharapkan mampu berkontribusi langsung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus membumikan nilai-nilai kemanusiaan yang selaras dengan ajaran Islam dan cita-cita kebangsaan.

Antusiasme Kader dan Harapan ke Depan
​Kajian yang berlangsung interaktif ini memantik antusiasme tinggi dari para peserta yang terdiri atas kader Pemuda Muhammadiyah serta masyarakat umum.

Diskusi mengalir dinamis, membedah berbagai isu sosial kemasyarakatan hingga peran strategis pemuda dalam membangun solidaritas di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

​Melalui program Majelis Ngadem ini, PCPM Kedungadem berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya matang secara intelektual, tetapi juga memiliki empati sosial yang tinggi, berpikir kritis, serta siap mengabdikan diri untuk kepentingan umat, bangsa, dan kemanusiaan.

​Acara malam itu ditutup dengan sesi foto bersama antara pemateri dan seluruh peserta kajian sebagai simbol komitmen bersama dalam mendorong peran aktif pemuda pada gerakan pemberdayaan masyarakat.(dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Deni Wicaksono Sebut Putusan MK Soal MBG Selaras Aspirasi PDI Perjuangan

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, memberikan dukungan penuh terhadap putusan Mahkamah ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Bangkalan Distribusikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

BANGKALAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangkalan mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang ...
KRONIK

HUT ke-11 Asosiasi BPD, Erma Harap Semakin Solid dan Inspiratif

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengucapkan selamat HUT ke-11 ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Temui Sopir Angkot Malang, Dewanti Dorong Dialog Cari Solusi Trans Jatim Koridor II

DPRD Jatim akan menemui sopir angkot Malang Raya yang menolak Trans Jatim Koridor II. Dewanti Rumpoko mendorong ...
LEGISLATIF

Anton Kusumo Minta Penilaian Desil Bansos Berdasarkan Kondisi Ekonomi Riil Keluarga

MADIUN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun, Anton Kusumo, meminta pemerintah mengevaluasi mekanisme ...
SEMENTARA ITU...

Fatatoh Ajak Pemuda Muhammadiyah Bangun Budaya Politik Berbasis Integritas

Anggota DPRD Kabupaten Blitar Fatatoh Hironi Ulya mengajak Pemuda Muhammadiyah membangun budaya politik yang ...