Kamis
08 Januari 2026 | 3 : 17

Mas Dhito Dorong Industri Kreatif Tangkap Peluang Beroperasinya Bandara Dhoho

pdip jatim 251112 dekranasda kediri kab 1

KEDIRI – Bupati Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) mendorong para pelaku industri kreatif, khususnya di Kabupaten Kediri, untuk memanfaatkan peluang dari beroperasinya Bandara Dhoho Kediri.

Mas Dhito mengungkapkan, beroperasinya kembali Bandara Dhoho menjadi pintu masuk bagi orang luar daerah datang ke Kabupaten Kediri.

Peluang itu sudah semestinya dimanfaatkan para pelaku industri kreatif untuk mengenalkan dan memasarkan produk kerajinan yang mereka hasilkan.

“Ini menjadi kesempatan, tidak hanya dari kabupaten Kediri, tapi bisa juga kolaborasi (dengan kabupaten/kota lain),” katanya dalam acara pengukuhan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kediri periode 2025-2030 di Convention Hall, pada Selasa (11/11/2025).

Dia mengingatkan pengurus Dekranasda Kabupaten Kediri yang baru dikukuhkan dan khususnya bagi para perajin batik yang hadir pentingnya memperhatikan motif dari batik yang dibuat.

Sebab, membatik tidak sekadar menuangkan kreativitas seni dalam bentuk gambar namun juga memperhatikan nilai filosofi dari motif itu sendiri.

“Sekarang sudah mulai rapi motifnya, dan ini tolong dipertahankan. Karena setiap motif itu punya makna, punya filosofi. Motif itu pula pasti akan dilihat sama pembeli,” bebernya.

Sebagaimana diketahui, Dekranasda Kabupaten Kediri periode 2025-2030 kembali dinakhodai Eriani Annisa Hanindhito. Pasca acara pengukuhan, di lokasi yang sama Dekranasda Kabupaten Kediri juga menggelar agenda tahunan, Kediri Fashion Batik Festival (KFBF) 2025 dengan mengusung tema Trinayana Khadiri.

“Pengurus Dekranasda periode 2025-2030 yang telah dikukuhkan hari ini semoga semakin solid dan bisa memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kediri,” tambah Mas Dhito.

Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak yang hadir dalam acara tersebut mengakui, keindahan dari keanekaragaman motif batik dari tiap daerah menjadi kekayaan dan kekuatan budaya bangsa Indonesia yang tak ternilai.

“Dari semua keindahan, dari semua peninggalan dan filosofi yang lahir menjadi tugas kita untuk melestarikan,” ucapnya.

Arumi mengapresiasi gelaran KFBF 2025 yang diselenggarakan Dekranasda Kabupaten Kediri. Melalui penyuguhan keindahan batik dalam pakaian yang fashionable tersebut dinilai dapat menarik generasi muda untuk lebih bangga menggunakan batik. (putera/pr)

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

RUANG MERAH

Metal, Marhaen dan Megawati

Oleh Candra Ary Fianto MENJELANG Hari Ulang Tahun ke-53 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, saya menikmati buku ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Resmi Ganti Susunan Pimpinan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan secara resmi melakukan pergantian susunan ...
SEMENTARA ITU...

Pengurus DPC Magetan Diskusi Bersama Budi Sulistyono Hal Konsolidasi Organisasi

NGAWI – Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan berdiskusi dengan pengampu ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Matangkan Persiapan HUT ke-53 dan Rakernas I 2026

MADIUN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Madiun bergerak cepat mematangkan persiapan peringatan ...
KRONIK

Bangkalan Surplus Beras, Bupati Lukman Tegaskan Ketahanan Pangan Aman

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mencatat capaian membanggakan di sektor pertanian. Produksi ...
LEGISLATIF

Hj. Ansari Beri Perhatian pada Kasus Pembunuhan Bayi, Minta Aparat Segera Tuntaskan

JAKARTA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, memberi perhatian serius terhadap peristiwa pembunuhan ...