Selasa
01 September 2026 | 10 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Martin: Kita Dorong Pembangunan PLTS Masalembu Selesai Tahun Ini

pdip-jatim-221117-bspn-martin

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Martin Hamonangan, menyatakan, pihaknya akan mendorong penyelesaian pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Masalembu tahun 2023 ini.

Hal tersebut disampaikan Martin seusai bertemu dengan Asosiasi Masyarakat Masalembu, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, di ruang Komisi D DPRD Jatim, Kamis (5/1/2023).

“Kita akan mendorong penyelesaian pembangunan PLTS. Kalau bisa dianggarkan di tahun 2023,” ujarnya.

Martin juga menjelaskan, pembebasan lahan menjadi kendala pembangunan PLTS. Karena itu, pihaknya mendorong untuk dilakukan penyelesaian lahan untuk pendirian PLTS.

“Pembebasan lahan di sana ada persoalan yang harus diselesaikan hingga akhirnya pembangunan PLTS tak kunjung direalisasi,” jelasnya.

Anggota Komisi D DPRD Jatim itu juga berencana akan memanggil pihak-pihak terkait. Sehingga, jelas Martin, pihaknya dapat memperoleh informasi yang komprehensif.

“Kita juga butuh informasi yang menyeluruh. Pendekatan pada masyarakat harus secara persuasif, sehingga pembangunan PLTS ini benar-benar bermanfaat untuk masyarakat kepulauan,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Masalembu, Ahmad Auza’i Rahman, menyampaikan, proses pembangunan PLTS tersebut jauh sebelum dirinya mendapatkan tugas di Masalembu. Meski begitu, dirinya berusaha meneruskan estafet tugas itu dengan sebaik baiknya

“Saya bertugas di Masalembu sudah mendapatkan limpahan pengurusan pembebasan lahan. Alhamdulillah, ada tiga desa kami yang dipilih PLN. Yang pertama adalah Desa Masakambing yang sudah mulai beroperasi,” ujar Rahman.

“Yang kedua Desa Masalima, yang ketiga Desa Keramaian yang masih dalam taraf pembebasan lahan,” imbuhnya. 

Dia juga menjelaskan, pada awalnya pengukuran tanah juga berjalan lancar dan sesuai kebutuhan, baik secara volume maupun posisi lahan memenuhi standar ketentuan PLN.

“Pengukuran tempat di dua desa itu awalnya berjalan lancar dan sesuai kebutuhan. Secara ukuran dan posisi untuk mendapatkan sinar matahari sudah sesuai panduan dari tim surveyor PLN,” jelasnya.

Masalah kemudian timbul, tambah Rahman, ketika pihaknya mendapatkan informasi, bahwa tanah yang diukur ternyata tanah sengketa.

“Nah, masalah itu timbul ketika kami mendapatkan informasi tanah yang kami ukur ternyata tanah sengketa. Entah karena alasan itu atau yang lainnya, PLN menghentikan proses negoisasi itu,” tuturnya.

Rahman juga menuturkan, pihaknya sudah melakukan mediasi pada pihak-pihak yang bersengketa. Hasil mediasi sudah disampaikan ke PLN.

“Kami sudah pernah memediasi pihak-pihak yang bersengketa, dan hasilnya sudah kami sampaikan ke PLN. Tapi sejauh ini PLN belum meneruskan proyek PLTS tersebut,” jelasnya.

“Syukurlah, kalau Komisi D DPRD Jatim jika ingin memanggil pihak-pihak terkait. Kami berharap, pembangunan PLTS ini segera selesai dan masyarakat merasakan manfaatnya,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baru 26 dari 190 Titik Punya ZoSS, Dewanti Minta Sekolah Rawan Kecelakaan di Malang Segera Dipetakan

SURABAYA — Fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di Kabupaten Malang dinilai masih jauh dari kebutuhan. Dari 190 ...
KRONIK

Novita: Semangat Kebersamaan Hari Jadi Trenggalek Harus Jadi Energi Percepat Pembangunan

TRENGGALEK — Semangat kebersamaan dan gotong royong yang tercermin dalam peringatan Hari Jadi ke-832 Kabupaten ...
LEGISLATIF

Raperda Disabilitas Jatim: Pemprov dan BUMD Wajib Pekerjakan Penyandang Disabilitas Minimal 2%

SURABAYA — Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) akan diwajibkan menjadi pelopor dalam ...
KABAR CABANG

DPC Gresik Bantu 20.000 Liter Air Bersih Warga Pesisir Terdampak Kekeringan

GRESIK – Kemarau panjang mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di wilayah pesisir utara Kabupaten Gresik. ...
LEGISLATIF

PAK APBD 2026 Naik Rp149,62 M, DPRD Kota Malang Minta Anggaran Dikembalikan ke Rakyat

MALANG — Proyeksi kenaikan belanja daerah Kota Malang sebesar 6,03 persen atau Rp149,62 miliar dalam Perubahan APBD ...
LEGISLATIF

Komisi C DPRD Jatim Suntik Rp4,6 Miliar ke 23 OPD, Fuad: Untuk Optimalkan PAD

SURABAYA — Komisi C DPRD Jawa Timur merekomendasikan tambahan anggaran Rp4,6 miliar untuk 23 organisasi perangkat ...