Selasa
15 September 2026 | 4 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mangrovisasi di Lamongan Tuai Apresiasi dari Gubernur Jatim

IMG-20260730-WA0012

LAMONGAN – Pengelolaan Mangrove Lamongan Tuai Apresiasi Tingkat Jatim. Langkah konsisten Pemerintah Kabupaten Lamongan (Pemkab Lamongan) dalam membentengi kawasan pesisir lewat aksi nyata pelestarian lingkungan kembali memboyong pengakuan publik di tingkat regional.

Pemkab Lamongan sukses menyabet Penghargaan Dukungan dan Komitmen sebagai Pembina Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove pada ajang tahunan Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 yang digelar di Pantai Panduri, Kabupaten Tuban, Rabu (29/7/2026) kemarin.

Apresiasi bergengsi ini diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara. Penghargaan tersebut menjadi bukti otentik betapa solidnya komitmen Pemkab Lamongan dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mengikis risiko perubahan iklim, sekaligus mendorong pembangunan daerah yang berbasis daya dukung lingkungan.

Bukan Sekadar Benteng Alam, Tapi Sumber Kehidupan

Menanggapi raihan tersebut, Wakil Bupati Lamongan yang akrab disapa Mas Dirham menegaskan bahwa apresiasi ini merupakan lecutan semangat untuk melipatgandakan aksi konservasi di wilayah utara Jawa Timur ini.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat upaya perlindungan ekosistem mangrove. Mangrove memiliki fungsi yang sangat strategis, tidak hanya sebagai benteng alami untuk menahan abrasi dan dampak perubahan iklim, tetapi juga menjadi habitat berbagai biota laut serta penopang kehidupan masyarakat pesisir,” ujar Mas Wabup Dirham, Kamis (30/7/2026).

Ia menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor agar penyelamatan kawasan pesisir tidak sekadar berhenti pada seremonial, melainkan menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan. “Karena itu, pelestarian mangrove harus terus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya optimistis.

Potret Hijau Pesisir Brondong dan Paciran

Data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lamongan mencatat, ‘paru-paru hijau’ pesisir Lamongan kini membentang seluas 135,59 hektare. Kawasan konservasi vital ini terkonsentrasi di dua kecamatan sentra pesisir, yaitu Kecamatan Brondong dan Kecamatan Paciran.

Dominasi kawasan mangrove berada di Kecamatan Brondong dengan porsi mencapai 114 hektare (85%), melingkupi kawasan strategis Desa Labuhan, Lohgung, Sedayulawas, dan Sidomukti. Sementara itu, Kecamatan Paciran menyumbang 21,59 hektare (15%) yang tersebar di Desa Tlogosadang, Sidokelar, Kranji, Tunggul, hingga Kandangsemangkon.

Dengan amunisi data dan apresiasi dari Pemprov Jatim ini, Pemkab Lamongan makin memantapkan posisinya untuk mengakselerasi tata kelola pesisir yang tangguh iklim, hijau, serta bermuara langsung pada peningkatan kesejahteraan warga pesisir secara jangka panjang. (mnh/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...
KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...
LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...