Kamis
16 April 2026 | 4 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Maknai Kemerdekaan, Bupati Ipuk Ajak Masyarakat Galakkan Hidup Sehat

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-18082024
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengunjungi RSUD Blambangan setelah upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI, Sabtu (17/8/2024).

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memaknai peringatan HUT Kemerdekaan RI sebagai upaya menyiapkan generasi muda yang merupakan harapan masa depan bangsa. Mulai dari penyiapan pendidikan mereka hingga kesehatan para generasi muda.

Hal itu disampaikan Ipuk seusai mengunjungi RSUD Blambangan, Sabtu (17/8/2024). Ia mengunjungi RSUD Blambang setelah upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan. Di sana, ia menyerahkan akta kelahiran dua orang bayi yang lahir bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2024.

Menurut Ipuk, kesehatan masyarakat perlu mendapatkan perhatian serius. Khususnya bagi generasi muda yang akan meneruskan keberlangsungan negeri ini.

“Di hari kemerdekaan ini, perlu menjadi refleksi kita semua. Kita harus menyiapkan generasi yang sehat, generasi yang unggul, untuk menyongsong Indonesia emas 2045,” ujar Ipuk.

Selain menyerahkan akta kelahiran, Ipuk juga mengunjungi ruang hemodialisa. “Kami mendapat laporan, jika frekuensi pasien cuci darah terus meningkat dari waktu ke waktu. Bahkan, usianya cenderung semakin muda,” tuturnya.

Saat ini, lanjut politisi PDI Perjuangan itu, ada 175 pasien yang rutin melakukan cuci darah di RSUD Blambangan. “Bahkan 24 di antaranya, adalah pasien usia muda, di bawah 40 tahun,” jelasnya.

Salah satunya adalah TC (19). Perempuan muda itu sudah lima bulan cuci darah. Ia rutin melakukannya dua kali sepekan. Hal tersebut disebabkan oleh lifestyle atau gaya hidup kurang sehat.

“Sejak kecil sukanya minuman kemasan yang manis-manis, mie instan mentah, lalu mengkonsumsi obat diet tanpa arahan dokter,” ujar ibu gadis tersebut saat ditanya oleh Ipuk.

Hal tersebut memicu penyakit gagal ginjal. Gaya hidup tidak sehat tersebut, tidak hanya dialami oleh TC. Sejumlah kasus lainnya juga diakibatkan oleh hal yang sama.

“Banyak penyakit degeneratif muncul di usia muda. Ya, salah satunya akibat gaya hidup yang kurang sehat,” jelas Ipuk. (ftr/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...