Sabtu
26 September 2026 | 8 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Maidi Serahkan BLT Daerah untuk 5.565 Warga Kota Madiun Terdampak Covid

pdip-jatim-210831-maidi-blt

MADIUN – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun kembali memberikan bantuan untuk masyarakat di masa pandemi covid-19.

Pemkot Madiun menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Daerah (BLTD) kepada 5.565 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di halaman Balai Kota. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Madiun Maidi.

“Kita menyerahkan bantuan kepada warga sebanyak 5.565 penerima. Nantinya, warga Kota Madiun tidak ada yang kesulitan baik dari kesehatan ataupun ekonomi,” terang Maidi, Selasa (31/8/2021).

Wali Kota dari PDI Perjuangan ini mengatakan, penerima BLTD merupakan warga Kota Madiun yang namanya belum tercantum di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos. Bantuan langsung tunai itu berasal dari anggaran belanja tidak terduga (BTT).

Dijelaskan, program BLTD ini pencairannya dilakukan melalui BNI 46. Masing-masing warga menerima bantuan Rp 200 ribu per bulan.

Bantuan yang diberikan untuk alokasi Juli hingga Desember mendatang. Pencairannya pun tak diberikan secara langsung, tetapi langsung masuk ke rekening masing-masing penerima.

“Per orang mendapatkan Rp 200 ribu. Mulai cair hari ini lewat BNI 46. Semua disalurkan lewat ATM,” terang Maidi.

Orang nomor satu di Kota Pendekar ini mengatakan, BLTD yang diberikan tersebut di luar bantuan yang selama ini dikucurkan pemerintah provinsi maupun pusat.

Harapannya, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan warga sebaik-baiknya khususnya bagi mereka yang terdampak Covid-19.

Melalu BLTD ini, Maidi berharap masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi akibat pandemi dapat terbantu.

Dirinya memastikan bantuan yang diberikan itu tidak akan tumpang tindih dengan bantuan sejenis. Sebab, database penerima bantuan sudah dimasukkan ke dalam aplikasi.

“Semua masalah warga kita cukupi. Mulai dari kesehatan dan ekonomi semua akan pemkot bantu,” ungkapnya.

Untuk diketahui, program BLTD ini merupakan yang pertama kali bergulir di Kota Madiun. Usulannya berasal dari kelurahan melalui musyawarah kelurahan.

Sebelumnya ada 7.210 usulan, kemudian setelah dilakukan penyaringan jumlahnya KPM menjadi 5.565. Yang tidak lolos karena sudah terdaftar dapat bantuan, rumah di luar kota, atau pindah.

Melalui BLTD ini, diharapkan semua lapisan masyarakat bisa dapat bantuan, sehingga seluruh warga terbantu dan tidak ada yang kesusahan. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

MILANGKORI

Malam Ketika Para Penari Tayub Diwisuda, Merawat Warisan Leluhur Trenggalek

ALUNAN gamelan terdengar mengalun di tengah keheningan malam. Irama musik tradisional itu berpadu dengan gerak ...
OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...