Selasa
21 April 2026 | 5 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Maidi Serahkan BLT Daerah untuk 5.565 Warga Kota Madiun Terdampak Covid

pdip-jatim-210831-maidi-blt

MADIUN – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun kembali memberikan bantuan untuk masyarakat di masa pandemi covid-19.

Pemkot Madiun menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Daerah (BLTD) kepada 5.565 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di halaman Balai Kota. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Madiun Maidi.

“Kita menyerahkan bantuan kepada warga sebanyak 5.565 penerima. Nantinya, warga Kota Madiun tidak ada yang kesulitan baik dari kesehatan ataupun ekonomi,” terang Maidi, Selasa (31/8/2021).

Wali Kota dari PDI Perjuangan ini mengatakan, penerima BLTD merupakan warga Kota Madiun yang namanya belum tercantum di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos. Bantuan langsung tunai itu berasal dari anggaran belanja tidak terduga (BTT).

Dijelaskan, program BLTD ini pencairannya dilakukan melalui BNI 46. Masing-masing warga menerima bantuan Rp 200 ribu per bulan.

Bantuan yang diberikan untuk alokasi Juli hingga Desember mendatang. Pencairannya pun tak diberikan secara langsung, tetapi langsung masuk ke rekening masing-masing penerima.

“Per orang mendapatkan Rp 200 ribu. Mulai cair hari ini lewat BNI 46. Semua disalurkan lewat ATM,” terang Maidi.

Orang nomor satu di Kota Pendekar ini mengatakan, BLTD yang diberikan tersebut di luar bantuan yang selama ini dikucurkan pemerintah provinsi maupun pusat.

Harapannya, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan warga sebaik-baiknya khususnya bagi mereka yang terdampak Covid-19.

Melalu BLTD ini, Maidi berharap masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi akibat pandemi dapat terbantu.

Dirinya memastikan bantuan yang diberikan itu tidak akan tumpang tindih dengan bantuan sejenis. Sebab, database penerima bantuan sudah dimasukkan ke dalam aplikasi.

“Semua masalah warga kita cukupi. Mulai dari kesehatan dan ekonomi semua akan pemkot bantu,” ungkapnya.

Untuk diketahui, program BLTD ini merupakan yang pertama kali bergulir di Kota Madiun. Usulannya berasal dari kelurahan melalui musyawarah kelurahan.

Sebelumnya ada 7.210 usulan, kemudian setelah dilakukan penyaringan jumlahnya KPM menjadi 5.565. Yang tidak lolos karena sudah terdaftar dapat bantuan, rumah di luar kota, atau pindah.

Melalui BLTD ini, diharapkan semua lapisan masyarakat bisa dapat bantuan, sehingga seluruh warga terbantu dan tidak ada yang kesusahan. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Semangat Kartini Harus Pastikan Perempuan Tuntas Pendidikan dan Berdaya

Renny Pramana menegaskan semangat Kartini harus memastikan perempuan tidak hanya mendapat akses, tetapi juga ...
KABAR CABANG

Inda Raya: Perempuan Harus Tingkatkan Kapasitas, Berani Bersuara dan Ambil Peran

Inda Raya menegaskan perempuan harus meningkatkan kapasitas, berani bersuara, dan mengambil peran strategis dalam ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong UMKM Perikanan Terintegrasi, Tak Cukup Produksi Saja

Erma Susanti dorong UMKM perikanan Blitar terintegrasi dari produksi hingga pasar, manfaatkan peluang program MBG. ...
KABAR CABANG

Gus Ipin Minta PAC PDIP Trenggalek Turun Langsung Atasi Kemiskinan

Gus Ipin menegaskan PAC PDIP Trenggalek harus menjadi pelayan masyarakat, fokus pada penanggulangan kemiskinan dan ...
HEADLINE

Hari Kartini 2026, Megawati Tegaskan Perempuan Jadi Cahaya Peradaban

Megawati Soekarnoputri menegaskan perempuan sebagai cahaya peradaban bangsa dalam peringatan Hari Kartini 2026. ...
PEREMPUAN

Puan Maharani: Perempuan Indonesia Harus Ikut Rancang Ruang Pengambilan Keputusan

Puan Maharani menegaskan perempuan harus ikut merancang ruang pengambilan keputusan agar perspektif perempuan hadir ...