Minggu
01 November 2026 | 6 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Made Desak Pemkot Malang Segera Sosialisasikan Masterplan Drainase

pdip-jatim-230104-made

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika mendesak pemerintah kota setempat untuk mempercepat proses sosialisasi masterplan dokumen perencanaan drainase yang telah rampung dikerjakan sejak November 2022. Pasalnya masterplan drainase ini diharapkan mampu menjadi solusi penuntasan masalah banjir.

Rencananya, dokumen berupa peta 33 daerah aliran drainase (DAD) itu akan dipasang di 57 kelurahan pada tahun ini. Menurut Made, Pemkot Malang telah menggelontorkan banyak anggaran pembangunan drainase dalam mengatasi banjir.

Untuk itu, dia berharap masterplan drainase segera disosialisasikan. Sehingga, DPRD Kota Malang bisa mendapatkan tanggapan dan evaluasi lapangan yang bisa digunakan untuk memberikan masukan terhadap hasil rancangan masterplan tersebut.

”Jadi kita tidak mau anggaran besar yang dikeluarkan itu sia-sia karena dampaknya tidak signifikan,” kata Made di Kota Malang, Senin (13/2/2023).

Tanpa adanya masterplan perencanaan drainase, terang Made, upaya-upaya yang dilakukan untuk penanganan masalah banjir di Kota Malang tidak akan efektif. Sebab, terbukti dengan pembangunan drainase secara parsial seperti yang dilakukan selama ini masih terjadi banjir.

Terkait itu, dia mengaku sudah minta diadakan pertemuan khusus antara DPRD dan Pemkot untuk segera mempresentasikan masterplan drainase dalam penanganan banjir.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang ini juga minta mulai 2024 APBD lebih fokus pada penanganan banjir. Dengan mekanisme pembangunan disesuaikan dengan masterplan yang telah dibuat dengan tim ahli dari beberapa universitas dan masukan dari DPRD Kota Malang.

”Banjir ini termasuk masalah prioritas sehingga kami mau di tahun 2024 nanti banjir menjadi fokus utama dalam APBD 2024,” tegasnya.

Dia menyebut jika banjir tidak dapat diselesaikan dalam satu tahun, nantinya akan menjadi menjadi masalah yang berlarut-larut. Titik banjir yang saat ini masih eksis tentu harus ada solusi, seperti dilakukan pengerukan dan penambahan saluran drainase penampung debit air. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...