Minggu
01 November 2026 | 6 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

pdip jatim 261101 masbup

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk memperbaiki ketepatan sasaran bantuan sosial (bansos) harus benar-benar sesuai kondisi riil masyarakat. Pendataan tidak boleh didasarkan pada faktor suka atau tidak suka (like and dislike), agar warga yang berhak tidak kehilangan akses terhadap bantuan pemerintah.

Mas Dhito, sapaan akrab Hanindhito, menegaskan pembenahan data kemiskinan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak bisa hanya mengandalkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

“Bahwa sekarang dilakukan pendataan kependudukan secara digital, (tapi) untuk memperbaiki ketepatan bantuan sosial dan sebagainya itu tidak bisa dilakukan oleh Dinas Dukcapil sendiri,” kata Mas Dhito.

Upaya pembenahan tersebut dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat terkait perbaikan data desil serta percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Berdasarkan data hingga 28 Oktober 2026, tercatat sebanyak 54.605 warga Kabupaten Kediri telah melakukan aktivasi IKD. Program yang masih berjalan ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem perlindungan sosial (Perlinsos) berbasis digital.

Selain aktivasi IKD, Pemkab Kediri juga menyiapkan agen Perlinsos untuk memperluas keterlibatan masyarakat dalam proses pendataan. Hingga saat ini, lebih dari 5.000 orang telah terdaftar sebagai agen.

Keberadaan agen tersebut diharapkan membuka ruang bagi masyarakat untuk mengusulkan warga yang benar-benar membutuhkan bantuan sosial. Dengan demikian, pembenahan data tidak hanya berlangsung dari atas ke bawah, tetapi juga melibatkan informasi dan kondisi nyata di lingkungan masyarakat.

Menurut Mas Dhito, pendataan bansos harus menggunakan pendekatan dari bawah (*bottom up*). Namun, setiap usulan maupun koreksi data harus didasarkan pada kondisi ekonomi warga yang sebenarnya, bukan hubungan pribadi atau kepentingan tertentu.

Karena itu, ia menilai peran Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) penting dalam membantu pemerintah memverifikasi kondisi sosial ekonomi masyarakat di lingkungannya.

“Saya berharap RT/RW ini bisa membantu kami melakukan koreksi bantuan sosial yang mana saat ini banyak juga desil yang tertukar,” tandas bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri itu.

Melalui keterlibatan pemerintah desa, RT/RW, agen Perlinsos, dan masyarakat, Pemkab Kediri berharap pembenahan data kemiskinan dapat berjalan lebih akurat. Langkah ini diharapkan memastikan program bantuan sosial diterima warga sesuai kondisi dan tingkat kebutuhan mereka. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...
KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...