Kamis
22 Oktober 2026 | 7 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Luncurkan Satgas Daya, Mas Ipin Bangun Infrastruktur Berbasis Partisipasi Masyarakat

pdip jatim 250705 satgas daya nggalek

TRENGGALEK – Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dalam pembangunan infrastruktur. Ajakan ini diwujudkan melalui peluncuran Satgas Daya (Satuan Tugas Swadaya Penambalan Jalan, Sungai dan Jaringan) pada Jumat (4/7/2025), di Kecamatan Watulimo.

Satgas Daya merupakan inisiatif swadaya yang dibentuk untuk mempercepat penanganan infrastruktur kritis, seperti jalan berlubang, kerusakan jaringan, dan saluran sungai, tanpa bergantung sepenuhnya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang sangat terbatas.

“Yang jatuh kadung banyak duluan. Kalau menunggu proses anggaran, bisa sangat lama. Maka gotong royong ini menjadi solusi. Saya optimalkan semangat itu lewat Satgas Daya,” ujar Bupati Trenggalek yang akrab disapa Mas Ipin, dikutip Sabtu (5/7/2025).

Dana awal operasional Satgas Daya berasal dari donasi masyarakat senilai Rp 1,4 miliar yang dikelola oleh Baznas Trenggalek, dan dialokasikan untuk pembelian bahan baku penambalan infrastruktur. Tenaga pelaksananya berasal dari relawan masyarakat lintas komunitas yang bergerak tanpa mengharapkan imbalan.

“Saya senang, teman-teman tidak ada yang tanya ini ada gajinya atau tidak. Di saat-saat darurat seperti ini, semangat gotong royong seperti ini yang justru sangat dibutuhkan,” ujar bupati muda yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini.

Peluncuran Satgas Daya digelar di Kecamatan Watulimo karena terinspirasi dari gerakan swadaya masyarakat lokal bernama G6MAN (Geneman)—Gerakan Penambalan Jalan. Komunitas ini telah aktif sejak 2020 menambal jalan rusak secara mandiri untuk menghindari kecelakaan lalu lintas.

Menurut Hardi, penasihat G6MAN, kolaborasi masyarakat dan pemerintah sangat penting agar penanganan infrastruktur bisa dilakukan secara cepat dan tepat.

“Geneman merupakan komunitas yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat. Tujuannya untuk membantu memperbaiki jalan dan bersinergi dengan pemerintah. Harapannya semangat ini bisa ditiru di kecamatan lain,” ucap Hardi.

Ke depan, Satgas Daya direncanakan akan diperluas ke seluruh wilayah Trenggalek. Selain dana donasi, pemerintah juga membuka kemungkinan untuk mengalokasikan pos APBD pada kegiatan penanganan darurat melalui skema kolaboratif.

Peluncuran ini menandai babak baru dalam pembangunan infrastruktur berbasis partisipasi masyarakat. Trenggalek menjadi salah satu daerah yang menunjukkan bahwa solidaritas sosial masih menjadi kekuatan utama di tengah tantangan fiskal. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sony Serahkan Bantuan Alsintan pada 23 Kelompok Tani, Tegaskan Gratis

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyalurkan bantuan 26 unit alat dan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Gelar Cak dan Ning Surabaya Bisa Dicabut

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan gelar Cak dan Ning Surabaya dapat dicabut apabila pemegangnya ...
KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...