Minggu
25 Oktober 2026 | 8 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Live Jejak Bung Karno 2020, Guntur Soekarnoputra Beri Kado Istimewa

pdip-jatim-jejak-BK-guntur

SURABAYA – Momentum Bulan Bung Karno diperingati secara spesial di Surabaya. Putra sulung Proklamator RI Ir Soekarno, Guntur Soekarnoputra, turut berpartisipasi dalam kemeriahan kegiatan Jejak Bung Karno 2020, Senin (29/6/2020).

Mas To (Sapaan Guntur Seokarnoputra) menjadi tamu spesial. Guntur menjadi penampil istimewa dalam acara yang disiarkan secara live streaming serentak di tiga kota. Yakni, Surabaya, Yogjakarta, dan Jakarta.

Ayah dari Puti Guntur ini tampil secara akustik membawakan tiga lagu. Di antaranya, Click Song , Senandung Rindu dan Bengawan Solo.

Guntur mengaku mempersiapkan diri dengan berlatih beberapa hari sebelum acara. “Saya mengapresiasi acara ini karena inisiasi memperingati Bulan Bung Karno dari anak-anak muda,” katanya dalam siaran live.

Dia kagum dengan penyelenggara acara yang didominasi para generasi muda. Kegiatan tersebut dikatakan Guntur sebagai bentuk pelestarian sejarah, khususnya edukasi tentang napak tilas Soekarno yang merupakan Arek Suroboyo.

Guntur cukup enerjik dan memainkan alunan nada gitar bolong bersama dua pengiring. Meski awalnya hanya membawakan dua lagu, namun lantaran digoda bercanda oleh pembawa acara akhirnya Bengawan Solo dilantunkan sebagai lagu pamungkas.

Sementara, acara yang berdurasi sekitar 90 menit ini sekaligus menghadirkan Puti Guntur (anggota komisi X DPR RI) dan Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana selaku inisiator acara.

Menurut Puti, acara Jejak Bung Karno 2020 setidaknya memberikan sebuah sentuhan pelestarian edukasi sejarah.

“Khususnya terhadap Bung Karno dan napak tilas beliau. Ini harus menjadi program yang dipertahankan. Tidak hanya penyelenggara, melainkan juga Pemerintah Kota,” terangnya.

Hal tersebut direspon Whisnu Sakti Buana. Pemkot, kata Whisnu, telah mempersiapkan program wisata edukasi sejarah Soekarno Trip.

“Ini sedang kita bahas. Mungkin langkah awal adalah kedepan proses pembebasan rumah kelahiran Bung Karno di Pandean bisa dilakukan terlebih dahulu,” terang orang nomor dua di jajaran Pemkot Surabaya yang akrab disapa WS ini.

Acara yang disiarkan dari portal sosial media youtube @jejakbungkarno  ini turut dimeriahkan penampilan dari Rio Sax, Dian Wasita, Ida Yuliana dari Surabaya. Sedangkan Louise Deredia dari Jakarta, dan juga diselingi talkshow seputar Bung Karno oleh Dienan Silmy, Creator Kisah Tanah Jawa dari Yogjakarta. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Dukung Gantangan Perkutut Trenggalek, Berpotensi Gerakkan Ekonomi Lokal

TRENGGALEK – Gantangan burung perkutut di Kabupaten Trenggalek berpotensi berkembang menjadi penggerak ekonomi ...
KRONIK

Kanang: Banteng Futsal League Mbah Kung Cup Bagian dari Konsolidasi Partai

NGAWI – Banteng Futsal League Mbah Kung Cup 2026 menjadi bagian dari konsolidasi PDI Perjuangan untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Kemloko Jadi Agropolitan, Kembangkan Potensi Wisata Koi

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, mendorong masyarakat Desa Kemloko, Kecamatan ...
KRONIK

Gandrung Sewu 2026, saat Keanggunan Tradisi Berpadu dengan Kemegahan Teknologi Pertunjukan

BANYUWANGI – Pagelaran tari kolosal Gandrung Sewu 2026, yang perdana digelar malam hari berlangsung megah, di ...
KRONIK

Bunda Nia Lepas Karnaval PAUD, Ajak Orang Tua Perkuat Pendidikan Karakter Anak

SUMENEP – Bunda PAUD Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengajak orang tua dan masyarakat untuk memperkuat ...
KABAR CABANG

Merah Muda Fest, PDIP Surabaya Ajak 200 Anak Muda Bersihkan Pantai Kenjeran

SURABAYA – Sekitar 200 anak muda mengikuti aksi bersih-bersih pantai dan laut Kenjeran yang digelar DPC PDI ...