Rabu
13 Mei 2026 | 11 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Live Jejak Bung Karno 2020, Guntur Soekarnoputra Beri Kado Istimewa

pdip-jatim-jejak-BK-guntur

SURABAYA – Momentum Bulan Bung Karno diperingati secara spesial di Surabaya. Putra sulung Proklamator RI Ir Soekarno, Guntur Soekarnoputra, turut berpartisipasi dalam kemeriahan kegiatan Jejak Bung Karno 2020, Senin (29/6/2020).

Mas To (Sapaan Guntur Seokarnoputra) menjadi tamu spesial. Guntur menjadi penampil istimewa dalam acara yang disiarkan secara live streaming serentak di tiga kota. Yakni, Surabaya, Yogjakarta, dan Jakarta.

Ayah dari Puti Guntur ini tampil secara akustik membawakan tiga lagu. Di antaranya, Click Song , Senandung Rindu dan Bengawan Solo.

Guntur mengaku mempersiapkan diri dengan berlatih beberapa hari sebelum acara. “Saya mengapresiasi acara ini karena inisiasi memperingati Bulan Bung Karno dari anak-anak muda,” katanya dalam siaran live.

Dia kagum dengan penyelenggara acara yang didominasi para generasi muda. Kegiatan tersebut dikatakan Guntur sebagai bentuk pelestarian sejarah, khususnya edukasi tentang napak tilas Soekarno yang merupakan Arek Suroboyo.

Guntur cukup enerjik dan memainkan alunan nada gitar bolong bersama dua pengiring. Meski awalnya hanya membawakan dua lagu, namun lantaran digoda bercanda oleh pembawa acara akhirnya Bengawan Solo dilantunkan sebagai lagu pamungkas.

Sementara, acara yang berdurasi sekitar 90 menit ini sekaligus menghadirkan Puti Guntur (anggota komisi X DPR RI) dan Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana selaku inisiator acara.

Menurut Puti, acara Jejak Bung Karno 2020 setidaknya memberikan sebuah sentuhan pelestarian edukasi sejarah.

“Khususnya terhadap Bung Karno dan napak tilas beliau. Ini harus menjadi program yang dipertahankan. Tidak hanya penyelenggara, melainkan juga Pemerintah Kota,” terangnya.

Hal tersebut direspon Whisnu Sakti Buana. Pemkot, kata Whisnu, telah mempersiapkan program wisata edukasi sejarah Soekarno Trip.

“Ini sedang kita bahas. Mungkin langkah awal adalah kedepan proses pembebasan rumah kelahiran Bung Karno di Pandean bisa dilakukan terlebih dahulu,” terang orang nomor dua di jajaran Pemkot Surabaya yang akrab disapa WS ini.

Acara yang disiarkan dari portal sosial media youtube @jejakbungkarno  ini turut dimeriahkan penampilan dari Rio Sax, Dian Wasita, Ida Yuliana dari Surabaya. Sedangkan Louise Deredia dari Jakarta, dan juga diselingi talkshow seputar Bung Karno oleh Dienan Silmy, Creator Kisah Tanah Jawa dari Yogjakarta. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Pemimpin Bukan Dinilai dari Penghargaan, Tapi Dampaknya bagi Rakyat

Eri Cahyadi menegaskan pemimpin sejati tidak diukur dari penghargaan, tetapi dampaknya terhadap kesejahteraan ...
KRONIK

Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Memberikan Data yang Benar dan Jujur

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Minta Pengawasan Daycare Diperketat usai Kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta

Novita Hardini meminta pengawasan daycare diperketat usai kasus dugaan kekerasan anak di Yogyakarta menjadi sorotan ...
KABAR CABANG

Perkuat Narasi Digital, DPC Ngawi Gembleng Kader Muda Kelola Media Sosial

NGAWI – Dinamika era digital telah mengubah perilaku publik secara fundamental, mulai dari cara mengakses informasi ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Jangan Sampai Indonesia Jadi Basis Judi Online Internasional

Puan Maharani mengingatkan pentingnya antisipasi agar Indonesia tidak menjadi basis operasional judi online ...
SEMENTARA ITU...

Dari Anak Buruh Tani, Hafif Memilih Masuk Politik: “Anak Muda Jangan Cuma Mengeluh dari Kejauhan”

Kisah Hafif Rohmatullah, anak buruh tani asal Jember yang memilih masuk politik lewat PDIP demi memperjuangkan ...