Sabtu
05 September 2026 | 8 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lestarikan Kesenian Khas Bondowoso, Sonny Gelar Pertunjukan Tari Singo Ulung

pdip-jatim-dpr-ri-280822-sonny-dana-paramita-1

BONDOWOSO – Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sonny T Danaparamita, menggelar pertunjukan Tari Singo Ulung. Acara dilaksanakan sebagai upaya menjaga kelestarian tarian tradisional khas Bondowoso.

Melalui komunitas binaannya, Se-Tretanan Dhibik (STD) bekerja sama dengan Sanggar Singo Ulung Putra Djaya, Sonny melangsungkan pertunjukan di Kompleks Pancoran Residence, Kecamatan Bondowoso, Sabtu (27/08/2022) siang. Pergelaran itu menyedot perhatian warga. Apalagi, berbagai atraksi ditampilkan para seniman tari.

Menurut Koordinator STD, Dedy Faizal Ali, acara sebagai tindaklanjut dari arahan yang diberikan pembina STD Bondowoso, Sonny T Danaparamita. Yakni, dalam perayaan HUT ke-77 Kemerdekaan RI berbarengan dengan Hari Jadi Bondowoso ke 203, komunitas STD diminta untuk menyelenggarakan  pertunjukan kesenian tradisional Singo Ulung ini.

“Beliau (Sonny T Danaparamita) menghendaki kami untuk lebih memperhatikan seni tradisional serta berupaya terlibat dalam pengembangannya,” terang Dedy.

Dihubungi secara terpisah, Sonny menjelaskan acara tidak sekadar memeriahkan HUT Kemerdekaan dan Hari Jadi Bondowoso. Kegiatan tersebut, kata Sonny, membawa misi untuk mengimplementasikan konsep TRISAKTI Bung Karno, Berkepribadiaan di bidang kebudayaan.

“Ini adalah upaya bagaimana mendorong kesenian tradisional tetap lestari dan kembali menjadi tontonan yang digandrungi warga”, Kata Sonny.

Wakil rakyat dari PDI Perjuangan yang akrab disapa Bung Sonny tersebut mengatakan, jika menilik beberapa tahun ke belakang, kesenian tradisional tergilas oleh arus modernisasi. Apalagi waktu pandemi Covid mewabah, pertunjukan tradisional semakin tenggelam karena jarang ditampilkan secara langsung.

“Dua tahun kita berjuang melawan pandemi, mungkin aksi-aksi kesenian tradisional jarang kita jumpai. Kini, pandemi telah mereda, kesenian tradisional harus kembali eksis,” ujarnya.

Upaya pelestarian kesenian tradisional, lanjut Sonny, sejatinya menjaga keindonesiaan. Jika kegandrungan masyarakat terhadap kesenian tradisional terus mengalami penurunan, lanjut dia, maka Bangsa Indonesia akan mengalami degradasi budaya karena telah putus akar sejarahnya. Akibatnya, kehilangan jati diri.

“Ini tidak boleh terjadi,” pungkasnya. (isa/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...
KRONIK

Hasto Ingatkan Ancaman Populisme Otoriter, Dorong Lima Agenda Ketahanan Demokrasi

YOGYAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan menguatnya populisme otoriter dapat ...
KRONIK

Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...