Kamis
22 Oktober 2026 | 9 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lesehan Bareng Kades, Bupati Ipuk Bahas Stunting sampai Masalah Sampah

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-15102022

BANYUWANGI – Keterlibatan pemerintah desa sangat vital dalam berbagai program pembangunan, mulai penanganan kemiskinan hingga stunting. Hal tersebut disadari betul oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Sebagaimana terungkap dalam “Gesah Bareng Bupati” dengan para kepala desa dari Kecamatan Srono, Muncar, Kabat, Rogojampi dan Blimbingsari di Kantor Kecamatan Srono, Kamis (13/10/2022).

Program “gesah bareng” alias berbincang bersama para kades rutin diselenggarakan Bupati Ipuk secara berkala.

“Terima kasih kepada bapak/ibu kepala desa yang selama ini terus bekerja bersama. Beberapa fokus kita ke depan adalah bagaimana semaksimal mungkin membantu warga kurang mampu dan menangani stunting,” ujar Bupati Ipuk.

Sebagai bentuk komitmen bersama menangani kemiskinan, stunting, dan pelbagai persoalan di desa, Bupati Ipuk berjanji untuk tetap mempertahankan besaran Anggaran Dana Desa (ADD) dari APBD Banyuwangi. Meskipun terjadi penurunan Dana Perimbangan yang ditransfer pemerintah pusat ke daerah.

“Meskipun dana transfer dari pusat ini berkurang, kami tetap berkomitmen untuk memenuhi permohonan para kepala desa agar ADD yang ditransfer daerah ke desa, tidak akan berkurang,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Selama ini, ADD di Kabupaten Banyuwangi mencapai 14 persen dari Dana Perimbangan setelah dikurangi Dana Alokasi Khusus (DAK). Hal ini telah melebihi pagu yang hanya mengamanatkan 10 persen.

“Kami tidak ingin pembangunan di desa terganggu karena adanya pengurangan anggaran,” tegasnya.

Dalam acara gesah yang dilakukan secara bergilir oleh Bupati Ipuk itu, selalu terjadi dialog yang gayeng. Para kepala desa menyampaikan berbagai persoalan yang dialami di desanya dan langsung mendapatkan tanggapan dari bupati dan jajaran OPD yang mendampingi.

Di antaranya tentang Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. Hal tersebut ditanyakan oleh Kepala Desa Macanputih, Kabat, Farid. Ia memohon adanya TPA di wilayah tengah. Hal itu langsung ditanggapi oleh Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi, Dwi Handayani.

“Saat ini, sudah ada beberapa lahan yang sudah dipersiapkan. Namun, kami memohon bantuan untuk turut mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak terjadi penolakan dengan adanya TPA di daerahnya,” ujar Dwi.

Dwi juga menegaskan bahwa TPA yang dipersiapkan oleh Pemkab Banyuwangi dipenuhi berdasarkan standard keamanan. Mulai dari pemasangan membran untuk mencegah pencemaran ke air tanah, hingga penyemprotan disinfektan agar tak menimbulkan lalat.

“Jadi, aman bagi lingkungan,” tegas Dwi. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sony Serahkan Bantuan Alsintan pada 23 Kelompok Tani, Tegaskan Gratis

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyalurkan bantuan 26 unit alat dan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Gelar Cak dan Ning Surabaya Bisa Dicabut

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan gelar Cak dan Ning Surabaya dapat dicabut apabila pemegangnya ...
KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...