Selasa
21 Juli 2026 | 9 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lepas Kontingen PMR Bangkalan ke Ajang Jumbara, Ini Pesan Bupati Lukman untuk Peserta

PDIP-Jatim-Lukman-Hakim-17092025

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memberangkat kontingen Palang Merah Remaja (PMR) Bangkalan yang akan mengikuti Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMR X PMI Jawa Timur yang akan berlangsung di Gresik pada 17-21 September 2025.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, melepas langsung 46 pelajar dari berbagai sekolah di Bangkalan – 13 peserta tingkat Mula, 18 Madya, dan 16 Wira.

“Teman-teman yang ikut Jumbara ini nantinya, setelah kembali ke Bangkalan, bisa menjadi teladan,” ujar Lukman saat acara pemberangkatan peserta Jumbara di Pendopo Agung Bangkalan, Selasa (16/9/2025).

BACA JUGA: Bupati Lukman Lepas Kafilah MTQ, Siapkan Penghargaan untuk Peserta Berprestasi

“Mengajak teman-temannya, keluarganya dan lingkungannya untuk bersama-sama peduli pada kemanusiaan. Itu yang paling penting,” lanjut politisi PDI Perjuangan ini.

Lukman menambahkan, keikutsertaan Bangkalan bukan sekadar partisipasi, melainkan juga proses pembentukan karakter generasi muda yang peduli.

“Ke depan, kami berharap Bangkalan bisa menjadi tuan rumah Jumbara. Dengan begitu, kita bisa mengenalkan Bangkalan sekaligus membangun semangat kemanusiaan yang lebih luas,” terangnya.

Sementara Miftahol, orangtua Tasya Kamila, salah satu peserta Jumbara, menceritakan bahwa anaknya dua bulan penuh mengisi harinya dengan latihan.

BACA JUGA: Puluhan Pelajar Ponorogo Ikut Jumbara, Bupati Sugiri Angkat Bicara

Pagi maupun sore, gadis muda asal Bangkalan itu membiasakan dirinya berdisiplin, menyesuaikan jadwal belajar di madrasah dengan agenda latihan demi membawa nama baik daerahnya.

“Kalau pagi itu biasanya pas hari libur, kalau hari biasa latihan sore, jam 4 atau jam 2 sampai selesai. Bahkan kadang harus izin dari kegiatan madrasah. Tapi memang semua dilakukan dengan fokus,” ujar Miftahol.

Ia menuturkan, awalnya Tasya masih bingung dengan kegiatan PMI. Berkat bimbingan dan pelatihan rutin dari PMI Bangkalan, Tasya mulai beradaptasi dan memahami esensi dari kegiatan kemanusiaan.

“Alhamdulillah, sekarang sudah mulai paham. Yang terpenting, kegiatan ini sangat positif karena melatih anak-anak sejak dini untuk peduli pada kemanusiaan,” jelasnya. (hzm/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...