Jumat
17 April 2026 | 2 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Legislator Surabaya: Bu Risma Tak Sendirian Tangani Pagebluk Corona

pdip-jatim-risma-110420-1

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan, Wali Kota Tri Rismaharini beserta jajarannya tidak sendirian menangani pagebluk Covid-19. Anas Karno mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kerja untuk mengatasi virus Corona di Kota Pahlawan.

“Bu Risma tidak sendirian menghadapi situasi sulit ini. Seluruh elemen masyarakat harus memperkuat kerja gotong-royong untuk mengatasi pendemi Covid-19,” kata Anas Karno, Jumat (10/7/2020).

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya ini menyebutkan, langkah Pemkot Surabaya melakukan operasi besar-besaran untuk penegakan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan perlu mendapatkan dukungan dari semua lini.

“Disiplin memakai masker, menjaga jarak fisik, hindari kerumunan, dan penyediaan fasilitas cuci tangan dengan sabun dalam air mengalir harus selalu digencarkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Untuk memutuskan mata rantai Covid-19, lanjut dia, harus dimulai dari hulu dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Masyarakat harus terus disadarkan bahwa Covid -19 berbahaya, belum ditemukan obat penangkal, serta mudah menular dengan droplet atau percikan pernapasan. Bahkan, WHO baru saja mengakui, penyebaran bisa melalui udara,” jelas dia.

Anas menambahkan, operasi berskala besar yang dilakukan Satpol PP, Linmas, TNI-Polri, serta perangkat kerja kelurahan dan kecamatan perlu menyasar unit-unit ekonomi. Seperti pusat-pusat perdagangan, pasar-pasar tradisional, pertokoan, rumah makan, restoran, kafe dan warung-warung kopi.

“Selama ini, keluhan banyak dialamatkan pada unit-unit ekonomi, di mana terjadi warga cangkruk dan tidak pakai masker,” ungkapnya.

Dia menambahkan, Pemkot Surabaya juga harus menunjukkan pesan yang sangat jelas dan tegas, bisa mengatasi situasi di Kota Pahlawana, di tengah tingginya angka Covid -19.

“Berikan sanksi yang tegas pada para pelanggar protokol kesehatan, dengan memberikan hukuman sosial, agar menimbulkan efek jera bagi masyarakat,” kata dia.

Selain itu, untuk menimbulkan efek jera, dia menyebut ada baiknya Pemkot Surabaya perlu mengekspose melalui media massa dan media sosial mengenai pemberian sanksi sosial bagi para pelanggar protokol kesehatan.

“Dinas Kominfo dan Humas Pemkot harus bekerja keras untuk memenangkan “perang udara” ini,” tandas pria yang juga Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini.

Anas Karno menambahkan, aparatur Pemkot Surabaya harus melakukan patroli rutin, siang dan malam, keluar masuk kampung, untuk memastikan masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

“Bu Risma telah memberikan teladan kepemimpinan dengan hadir di lapangan, bagi-bagi masker, menggalakkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Begitulah seharusnya pemimpin, yang mampu menggerakkkan dan menghandle keadaan,” tuturnya.  (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...