Kamis
04 Juni 2026 | 12 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Legislator Surabaya: Bu Risma Tak Sendirian Tangani Pagebluk Corona

pdip-jatim-risma-110420-1

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan, Wali Kota Tri Rismaharini beserta jajarannya tidak sendirian menangani pagebluk Covid-19. Anas Karno mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kerja untuk mengatasi virus Corona di Kota Pahlawan.

“Bu Risma tidak sendirian menghadapi situasi sulit ini. Seluruh elemen masyarakat harus memperkuat kerja gotong-royong untuk mengatasi pendemi Covid-19,” kata Anas Karno, Jumat (10/7/2020).

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya ini menyebutkan, langkah Pemkot Surabaya melakukan operasi besar-besaran untuk penegakan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan perlu mendapatkan dukungan dari semua lini.

“Disiplin memakai masker, menjaga jarak fisik, hindari kerumunan, dan penyediaan fasilitas cuci tangan dengan sabun dalam air mengalir harus selalu digencarkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Untuk memutuskan mata rantai Covid-19, lanjut dia, harus dimulai dari hulu dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Masyarakat harus terus disadarkan bahwa Covid -19 berbahaya, belum ditemukan obat penangkal, serta mudah menular dengan droplet atau percikan pernapasan. Bahkan, WHO baru saja mengakui, penyebaran bisa melalui udara,” jelas dia.

Anas menambahkan, operasi berskala besar yang dilakukan Satpol PP, Linmas, TNI-Polri, serta perangkat kerja kelurahan dan kecamatan perlu menyasar unit-unit ekonomi. Seperti pusat-pusat perdagangan, pasar-pasar tradisional, pertokoan, rumah makan, restoran, kafe dan warung-warung kopi.

“Selama ini, keluhan banyak dialamatkan pada unit-unit ekonomi, di mana terjadi warga cangkruk dan tidak pakai masker,” ungkapnya.

Dia menambahkan, Pemkot Surabaya juga harus menunjukkan pesan yang sangat jelas dan tegas, bisa mengatasi situasi di Kota Pahlawana, di tengah tingginya angka Covid -19.

“Berikan sanksi yang tegas pada para pelanggar protokol kesehatan, dengan memberikan hukuman sosial, agar menimbulkan efek jera bagi masyarakat,” kata dia.

Selain itu, untuk menimbulkan efek jera, dia menyebut ada baiknya Pemkot Surabaya perlu mengekspose melalui media massa dan media sosial mengenai pemberian sanksi sosial bagi para pelanggar protokol kesehatan.

“Dinas Kominfo dan Humas Pemkot harus bekerja keras untuk memenangkan “perang udara” ini,” tandas pria yang juga Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini.

Anas Karno menambahkan, aparatur Pemkot Surabaya harus melakukan patroli rutin, siang dan malam, keluar masuk kampung, untuk memastikan masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

“Bu Risma telah memberikan teladan kepemimpinan dengan hadir di lapangan, bagi-bagi masker, menggalakkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Begitulah seharusnya pemimpin, yang mampu menggerakkkan dan menghandle keadaan,” tuturnya.  (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...
SEMENTARA ITU...

Dari Istana Gebang hingga Makam Bung Karno, Pelajaran yang Tak Ditemukan di Buku

Puluhan siswa SD Bangle 02 Blitar mengikuti outing class sejarah ke Istana Gebang, Perpustakaan Bung Karno, dan ...