Sabtu
06 Juni 2026 | 3 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Legislator PDI Perjuangan Ini Dorong Pengembangan Desa Wisata Organik

PDIP-Jatim-Pudji-16062021

MOJOKERTO – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Setia Pudji Lestari, mengunjungi dua tempat destinasi wisata baru di wilayah Kecamatan Trawas, Sabtu (2/10/2021).

Pudji yang hadir bersama dengan Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa,menerangkan akan memberikan perhatian khusus bagi  Wisata Desa Organik Brenjonk dan Paseban Agung yang berada di Kecamatan Trawas ini.

“Tadi Gus Baraa juga memberikan keterangan akan memberikan perhatian serius untuk dua wisata organik ini. Tentu, kami di legislatif juga akan mendukung langkah ini, agar pariwisata dan ekonomi masyarakat bisa meningkat,” terang Pudji.

Wisata yang memiliki ciri khas padi dan sayuran serba organik seperti padi, sayur-mayur, dan ketela kuning seperti cilembu ini, sudah berjalan dengan 6 hektar, dan Ke depan akan dikembangkan menjadi 146 hektar.

“Semua tanaman di kawasan ini organik. Nanti juga akan dikembangkan dari 6 hektar sampai 146 hektar. Sekali lagi kami di legislatif akan mensupport pengembangan kawasan wisata ini,” jelas Pudji.

Lebih lanjut, Wakabid Komunikasi Politik DPC PDI Perjuangan Mojokerto ini berharap, destinasi wisata ini bisa berkembang di desa-desa lain diwilayah Mojokerto, yang bisa mendatangkan wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

“Kami berharap agar wisata ini terus berkembang, bisa menjadi inspirasi dan dicontoh oleh desa-desa lainnya, sehinga bisa menarik wisatawan lokal maupun wisatawan asing,” ujar Pudji.

Sementara itu, Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, mengatakan, akan mengawal bantuan keuangan (BK) desa yang telah diajukan sejak awal tahun 2021 lalu. Menurutnya, hal ini untuk mempercepat pengembangan sektor pariwisata di wilayah Mojokerto.

“Terkait Bantuan Keuangan (BK) desa yang sudah diajukan sejak awal tahun 2021, nanti akan saya kawal, agar nantinya diperuntukkan untuk Jalan Usaha Tani (JUT) dan bisa segera ditindaklanjuti,” ungkap Gus Barraa.

Kepala Desa Penanggungan, Tarji, berharap dengan adanya kunjungan Wabup Mojokerto ini bisa membawa perubahan. Dengan kunjungannya hari ini, Gus Barraa bisa melihat sendiri kondisinya secara langsung.

“Karena mayoritas warga kita adalah petani, setidak-tidaknya ada perhatian di irigasi dan jalan usaha tani, serta pengembangan pariwisata agro. Total lahan basah ada 146 hektar, sedangkan untuk lahan kering ada 169 hektar, bahkan desanya adalah penyangga pangan se-Kecamatan Trawas,” ungkap Tarji.

Selain bersama Wakil Bupati Mojokerto, kunjungan Pudji kali ini juga didampingi oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.  Mereka pun menggelar dialog dengan masyarakat sekitar yang menginisiasi tempat wisata ini. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Ketimpangan DBHCHT, Minta Daerah Penghasil Dapat Porsi Lebih Berkeadilan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur membawa isu strategis DBHCHT, kinerja BUMD, dan penyesuaian program ...
KABAR CABANG

Mencari Mereka yang Tercecer dari Bansos, Kerja-kerja Kerakyatan dari PAC PDIP Mumbulsari

Kisah pendampingan warga prasejahtera di Mumbulsari, Jember. Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan turun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Ketahanan Ekologi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Anggota DPRD Jawa Timur Diana Sasa menegaskan ketahanan ekologi harus menjadi prioritas pembangunan daerah. ...
KRONIK

Ganjar Minta Legislator PDIP Jaga Uang Rakyat Agar Tidak Boncos dan Bocor

Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengingatkan anggota Fraksi PDIP DPRD untuk mengawal penggunaan APBD secara ...
SEMENTARA ITU...

Di Depan Rumah Itu, Sholikah Menitipkan Harapan Baru untuk Tiga Cucunya

Kisah haru Sholikah, warga Kandat, Kediri, yang mengasuh tiga cucu dalam keterbatasan ekonomi. Bantuan rombong ...
HEADLINE

Megawati: Politik Anggaran Harus Menjadi Instrumen Keadilan Sosial bagi Rakyat

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan politik anggaran harus menjadi instrumen keadilan ...