Minggu
06 September 2026 | 7 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Legislator Minta Pemkot Petakan Zona Kawasan Pinggiran

pdip-jatim-syaifuddin-z-dpc-sby

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menilai wilayah Surabaya Barat tergolong sebagai kawasan ‘terpinggirkan’. Sebab, masih belum ada zona yang dipetakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

“Belum adanya zona yang terpetakan membuat kondisi wilayah Surabaya Barat yang minim penataan,” kata Syaifuddin, Minggu.

Legislator yang menjabat Ketua Komisi C DPRD Surabaya ini menambahkan, selama ini pembangunan pemukiman mewah di wilayah Surabaya Barat, makin membuat warga asli semakin terpinggirkan.

Bahkan, banyak yang meninggalkan Surabaya dan memilih pindah domisili ke daerah sekitarnya, seperti Gresik atau Mojokerto.

“Pembangunan pemukiman mewah tidak boleh membuat warga terpinggirkan dan termarginalkan,” tegasnya.

Oleh karena itu, lanjutnya harus ada zona yang terpetakan, sehingga tidak akan ada orang Surabaya yang terpinggirkan dan berpindah ke daerah lain.

“Warga Surabaya Barat terancam terpinggirkan karena tingginya peningkatan masyarakat wilayah setempat yang berasal dari daerah lain,” ujar politisi yang kebetulan juga tinggal di Kecamatan Pakal, kawasan Surabaya Barat.

Menurutnya,  warga asli Surabaya Barat kebanyakan hidup menjadi petani sehingga ketika lahan berubah fungsi sebagai pemukiman baru berupa rumah mewah maka mereka tidak bisa mengimbangi. Bahkan mereka tak berkutik ketika dihadapkan adanya portal yang dijaga ketat oleh pengembang.

“Mereka itu kan aslinya masyarakat petani ketika lahan mereka beralih fungsi maka mereka tidak bisa mengimbangi. Dan ini mengancam mereka menjadi terpinggirkan,” bebernya.

Dia berharap Pemkot Surabaya bisa menyediakan sarana pendidikan yang mampu mencetak siswa setempat memiliki jiwa pengusaha. Sehingga mereka bisa mampu bersaing menjadi pengusaha seperti keinginan Wali Kota Surabaya.

“Pemkot harus menyediakan sarana pendidikan yang mampu membentuk entrepreneur. Sehingga generasi selanjutnya bisa mampu bersaing seperti yang diinginkan ibu wali, yakni menjadi tuan dan nyonya di rumah sendiri,” ucapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Komitmen Perkuat Konsolidasi, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Rejotangan Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Rejotangan terbentuk dengan ...
BERITA TERKINI

Yuzar Rasyid Dorong Warga Segera Urus Perubahan Desil Agar Bansos Tepat Sasaran

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mengalami kenaikan desil secara tiba-tiba untuk ...
BERITA TERKINI

Arjuna Minta Verifikasi Data Kemiskinan Dilakukan Jemput Bola

SURABAYA — Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta proses verifikasi dan koreksi data ...
KRONIK

Kekeringan Tahunan di Tuban, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pembangunan Embung dan Pipanisasi

​TUBAN — Kekeringan berdampak krisis air bersih terjadi saban tahun di sebagian wilayah Kabupaten Tuban. Diperlukan ...
BERITA TERKINI

Novita: Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi, Infrastruktur Wajib Jadi Prioritas

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar kebudayaan tidak berhenti sebagai atraksi yang ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...