Rabu
13 Mei 2026 | 2 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lebaran Spesial ala Risma

Pdip Jatim - Risma open house - JP
Pdip Jatim - Risma open house - JP

“Wawancaranya dilanjut setelah saya dari makam ya,” kata Risma kepada Jawa Pos. Dia lantas bergegas masuk ke mobil Innova hitam yang mengantarkannya berziarah ke makam orang tuanya di Pemakaman Boto Putih, Tenggilis. Sang suami, Djoko Saptoadji, serta dua anaknya, Fuad Bernardi dan Tantri Gunarni, juga ikut.

Sekitar pukul 08.00, Risma sekeluarga kembali ke rumah. Turun dari mobil, sambil berlari kecil, perempuan 52 tahun itu langsung menuju ruang tamu. Di sana sudah banyak warga, kolega, teman, dan pegawai di lingkungan Pemkot Surabaya yang hadir. Didampingi suami dan dua anaknya, Risma menyalami para tamunya. Tak lupa dia menyapa sejumlah jurnalis yang menyanggongnya.

“Ayo, wartawan foto sama saya dulu. Jangan memotret orang terus,” candanya.

Kehangatan suasana Lebaran di rumah dinas Risma itu semakin lengkap dengan datangnya Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana bersama dua anaknya. Mereka lantas bergantian bersalaman dengan Risma dan keluarga. Risma juga langsung gayeng dengan dua anak Whisnu. “Kamu itu tak cari-cari lho, Nak. Sekarang baru ketemu. Mukamu itu enggak mbuang sama papa,” ujar Risma lantas tertawa.

Kepada Jawa Pos, Risma menuturkan bahwa momen Lebaran tahun ini terasa spesial baginya. Sebab, beberapa waktu lalu dia sukses mengawal pelaksanaan pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) di Surabaya. Terlebih, itu merupakan pengalaman pertamanya. “Spesialnya, alhamdulillah,Dolly sudah ditutup,” katanya.

Meski begitu, Risma menegaskan tidak bermaksud menjadikan penutupan lokalisasi Dolly sebagai kado Lebaran. Menurut dia, penutupan Dolly itu merupakan buah dari proses yang sangat panjang. Meskipun belum sempurna, Risma berjanji terus berupaya untuk menutup Dolly dengan tidak menelantarkan mantan pekerja seks komersial (PSK). Komitmen itu, lanjut Risma, akan diwujudkan dengan memberdayakan para mantan PSK tersebut.

“Sekarang saya coba tampung seluas-luasnya untuk outsourcing di pemkot” ujarnya. Dia mencontohkan, sudah ada 50 eks PSK yang kini direkrut menjadi anggota linmas. “Akan nambah 50 lagi. Begitu pun di dinas lain seperti kesehatan, infokom, dan bapemas. Nanti juga ada sekitar 90 orang yang masuk satpol PP,” jelas Risma.

Momentum Lebaran tahun ini diharapkan Risma bisa menjadi momen untuk membangun Surabaya yang lebih baik. “Hilangkan permusuhan, kita bisa saling memaafkan. Masih adanya permusuhan akan menghambat keberhasilan dan kecerdasan,” ungkapnya. (ias/c7/pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Inisiasi “Sekolah Sampah”, Dorong Warga Surabaya Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Eri Irawan menginisiasi “Sekolah Sampah” untuk mendorong warga Surabaya memilah dan mengelola sampah dari rumah. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Pemimpin Bukan Dinilai dari Penghargaan, Tapi Dampaknya bagi Rakyat

Eri Cahyadi menegaskan pemimpin sejati tidak diukur dari penghargaan, tetapi dampaknya terhadap kesejahteraan ...
KRONIK

Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Memberikan Data yang Benar dan Jujur

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Minta Pengawasan Daycare Diperketat usai Kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta

Novita Hardini meminta pengawasan daycare diperketat usai kasus dugaan kekerasan anak di Yogyakarta menjadi sorotan ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Kurangi Undangan Reses dari 250 Jadi 200 Orang per Titik

DPRD Surabaya mengurangi jumlah undangan reses dari 250 menjadi 200 orang per titik demi efektivitas dan efisiensi ...