Rabu
21 Oktober 2026 | 6 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lantik Dewan Kesenian Ponorogo, Bupati Sugiri Ingin Kolaborasi Seni untuk Generasi Berkualitas

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-29052024

PONOROGO – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, mengukuhkan pengurus Dewan Kesenian Ponorogo (DKP) periode 2024-2029. Pengukuhan tersebut berlangsung di Pendopo Agung Ponorogo, Senin (27/5/2024) malam.

Pelantikan DKP juga berlangsung meriah, karena usai upacara pelantikan juga ditampilkan pertunjukan menarik kolaborasi dari berbagai komunitas seni yang ada di Ponorogo.

Bupati Sugiri mengungkapkan, Dewan Kesenian Ponorogo ini diharapkan menjadi wadah seniman-seniman muda untuk menjadi generasi yang berkualitas di Ponorogo dari bidang kesenian budaya. Kesenian yang ada di DKP pun mencakup dari semua bidang seni.

“Kita ingin kemudian konsep mereka yang kuno tidak ketinggalan zaman, dipoles menjadi dahsyat. Kini, dalam masa bagaimana kita berkolaborasi untuk menuju masa depan Ponorogo untuk menjadi generasi penerus yang berkualitas. Dengan cara itu, maka ini akan menjadi harmoni yang keren,” ujar Bupati Sugiri.

Seperti yang tampak pada penampilan tersebut, dance hiphop, reog, jathil, bujang ganong, slompret, musik DJ, dan lainnya dipadukan sehingga menghasilkan kolaborasi yang elok.

“Kolaborasi ini menghasilkan sebuah orkestra peradaban yang dahsyat. Membangun Ponorogo dengan cara ini semua kekayaan terlibat. Anak-anak muda yang keren terlibat untuk menentukan masa depan yang jauh di sana akan kita tuju bersama-sama,” tutur politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Ponorogo, Wisnu Hadi Prayitno, menyampaikan, DKP baru pertama ini dibentuk. Dia ingin pengurus DKP tidak hanya di tingkat kabupaten, melainkan juga di tingkat kecamatan.

“Dan berikutnya, kami akan brusaha terus menjadi partner pemerintah dan tentunya ke depan kita ingin DKP nggak hanya di tingkat kabupaten, tapi akan melantik di tiap kecamatan. Karena tentunya kita sadar kepengurusan DKP ini bisa mewakili semua seniman Ponorogo,” tuturnya.

Tak cukup di situ, pihaknya ingin meningkatkan kualitas SDM dan literasi seniman. Pun para seniman sepuh juga akan dilibatkan. “Contohnya banyak teman yang show di pertunjukan, literasinya harus ditambah lagi. Ini yang akan menjadikan Ponorogo nggak siap secara fisik, tapi secara knowledge dan SDM mumpuni,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Gelar Rembug Santri, Ruang Jaring Aspirasi Generasi Pesantren

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya menghadirkan program pembangunan yang inklusif ...
EKSEKUTIF

2027, Alur Pelayanan Seluruh Puskesmas Surabaya Diselaraskan dengan Rumah Sakit

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyelaraskan alur pelayanan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat ...
LEGISLATIF

Minta Tak Ada Pungutan Pemakaman, Kaji Ipuk: Jangan Bebani Keluarga Berduka

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta pengelola tempat pemakaman umum (TPU) tidak melakukan ...
LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...
KRONIK

Gus Falah Desak Kasus Penganiayaan Terhadap Kepsek Lamongan Diusut Tuntas

LAMONGAN – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil X (Lamongan-Gresik), Nasyirul Falah Amru yang akrab ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...