Kamis
12 Maret 2026 | 2 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lagu “Darah Juang” Sambut Jokowi di Peringatan Harlah PMII

pdip jatim - presiden - PMII di MAS

pdip jatim - presiden - PMII di MASSURABAYA – Para aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menyambut Presiden Joko Widodo dengan menyanyikan lagu “Darah Juang”, di Masjid Agung Al-Akbar Surabaya (MAS), Jumat (17/4/2015) malam. Lagu yang biasa terdengar ketika mahasiswa berdemonstrasi itu sontak dinyanyikan aktivis PMII, ketika rombongan Jokowi sekitar pukul 20.20 WIB memasuki ruang utama MAS.

Presiden Jokowi datang di Al-Akbar untuk menghadiri acara Peringatan Hari Lahir PMII ke-55 Muktamar Pergerakan. Sebelumnya, Jokowi juga sempat mengunjungi Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Jalan Siwalankerto.

Sekitar 2.000 orang yang hadir di Masjid Al-Akbar pun riuh menyambut kedatangan Jokowi. Presiden RI ke-7 itu datang bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo, serta sejumlah Menteri Kabinet Kerja, di antaranya Menag Lukman Hakim Saifuddin, Mensesneg Praktikno, Menpora Imam Nahrawi, Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Marwan Jafar, Menaker Hanif Dhakiri, Menristekdikti M. Nasir, dan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Di hadapan ribuan kader PMII, Jokowi menyatakan harapannya agar generasi muda ikut mendorong percepatan perubahan pola pikir masyarakat. Pasalnya, tantangan yang dihadapi bangsa sangat besar, tapi kita belum mampu mengatasi masalah intern.

Menurutnya, kondisi bangsa saat ini cukup sulit, bahkan antarnegara sekarang sudah bisa dikatakan tidak ada batas. Apalagi, di akhir tahun ini dibuka MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). “Pasar bebas bukan hanya di bidang ekonomi tapi juga ideologi. Kalau tak hati-hati, ideologi lain juga bisa merusak bangsa,” kata kader PDI Perjuangan itu.

Di antara permasalahan mendasar yang masih dialami bangsa Indonesia, sebut Jokowi, adalah kemiskinan, narkoba, dan radikalisme. Menurutnya, faktor penyebab kemiskinan yang terbesar adalah angka buta huruf yang mencapai 15,15 persen dari total penduduk.

“Karena itu, saya akan mempercepat pendidikan tingkat atas dengan memperbanyak SMK/SMA Inpres. Sebab pertarungan ke depan adalah pertarungan kualitas SDM (sumber daya manusia) bukan SDA (sumber daya alam),” ucapnya.

Dia mencontohkan seperti Singapura, Jepang, atau Korea, yang bisa maju bukan karena memiliki SDA melimpah, tapi karena SDM unggul yang melimpah. Sementara, Indonesia yang memiliki SDA yang melimpah mulai minyak, kayu, maupun batubara, tapi tidak bisa maju karena salah dalam pengelolaan.

“Karena itu mulai sekarang material SDA harus diolah di Indonesia, baru bisa dibawa ke luar negeri. Ini perlu dilakukan agar investasi juga bisa menyerap lapangan kerja,” ujar Jokowi.

Soal narkoba, tambah Jokowi, Indonesia sudah darurat narkoba. Sebab setiap hari tidak kurang 50 orang mati akibat narkoba. Sedang 1,5 juta orang sudah tak bisa direhabilitasi, serta 4,5 juta orang masih bisa direhabilitasi.

“Saya tegaskan tidak ada ampun bagi pelaku kejahatan narkoba di Indonesia, hukumannya adalah mati. Ini untuk menjaga kedaulatan bangsa,” tegasnya.

Jokowi juga minta seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Pasalnya, munculnya gerakan radikal itu bertujuan memecah-belah bangsa. “Sekarang ini banyak bangsa yang iri dengan kebhinnekaan Indonesia tapi tetap damai. Karena itu jangan ada kompromi dengan gerakan-gerakan radikal,” pintanya.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum PB PMII Aminudin Maruf mengatakan, PMII yang kini menjadi organisasi terbesar di Indonesia bertekad untuk mempertahankan NKRI dan menjadikan Pancasila sebagai ideologi bangsa.

Dia menegaskan, PMII siap menjadi garda terbesar dalam membela bangsa untuk mempertahankan NKRI dan penegak agama Islam yang bercirikan ke-Indonesiaan mengedepankan toleransi dan kasih sayang dalam berdakwah. “Selama ada PMII, kampus, masjid, pesantren bebas dari radikalisme dan terorisme,” katanya. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

52.000 Warga Lamongan Terdampak Penonaktifan BPJS PBI, Komisi D Dorong Rakor Lintas Sektor

LAMONGAN – Sebanyak 52 ribu warga Kabupaten Lamongan terdampak penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran ...
LEGISLATIF

Tinjau Dua Lokasi Bencana Desa Randu Gede Dan Jabung, Diana Sasa Salurkan Sembako dan Bantuan Atap untuk Warga

MAGETAN – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Diana AV Sasa, meninjau langsung lokasi kejadian longsornya pondasi ...
KABAR CABANG

Fatayat NU Gresik Apresiasi Silaturahmi PDI Perjuangan

GRESIK – Suasana keakraban terpancar saat silaturahmi antara pihak PC Fatayat NU dengan DPC PDI Perjuangan Gresik, ...
KABAR CABANG

Konsolidasi Jelang Lebaran, Kader-kader Sidoarjo Diminta Peka dengan Dinamika Terjadi di Masyarakat

SIDOARJO – Menjelang Hari Raya Lebaran, kader-kader PDI Perjuangan Sidoarjo diminta untuk tetap responsif dengan ...
KRONIK

Diana Sasa Kunjungi Rumah Duka Bocah Ngawi yang Meninggal Tertimpa Pohon

NGAWI – Suasana haru menyelimuti kediaman pasangan Agus Triantoko (36) dan Supriyani (36) di Desa Tepas, Kecamatan ...
KABAR CABANG

Nuzulul Quran di Tuban, Kader Diminta Perkuat Kepedulian kepada Rakyat di Tengah Tekanan Ekonomi

TUBAN — Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Didik Prasetiyono, mengajak seluruh ...