Selasa
10 Maret 2026 | 5 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kusnadi: Penghayat Berperan Besar dalam Menjaga Kebhinekaan

pdip-jatim-kusnadi-dan-penghayat-tulungagung

TULUNGAGUNG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi SH MHum mengapresiasi kalangan penghayat kepercayaan di Tulungagung, yang tetap menjaga keguyuban, kerukunan dan persatuan, meski berbeda organisasi.

Bahkan, dalam menjalankan kegiatannya, para penghayat kepercayaan kerap menggandeng kalangan Muslim maupun umat agama lainnya.

Menurut Kusnadi, di saat bangsa Indonesia yang mulai kehilangan arah dan jati diri, kalangan penghayat kepercayaan yang tergabung dalam Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) Tulungagung itu masih menjaga persatuan dalam kebhinekaan.

Dia menyebut, anggota MLKI yang gabungan dari bermacam komunitas inilah yang sebenarnya punya peran besar dalam menjaga kebhinekaan di bumi Nusantara.

“Karena mereka merasa lahir, mencari rezeki, dan kemudian meninggal di sini, dengan segala ritual-ritual yang mereka lakukan, maka mereka menjaga kebhinekaan di Nusantara. Tak mungkin mereka akan merusaknya,” kata Kusnadi.

Ungkapan itu disampaikan Kusnadi, saat bertemu anggota MLKI Tulungagung, awal pekan ini. “Karena itu, potensi yang luar biasa dari kalangan penghayat kepercayaan tersebut tak bisa diabaikan begitu saja,” ujarnya.

Politisi yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur ini pun mengajak para penghayat untuk berperan serta memberi penyadaran kepada masyarakat sekitarnya, agar tetap menjaga kerukunan dan persatuan, meski berbeda pilihan.

“Misalnya, dalam suatu pemilihan seorang pemimpin, kalau berbeda pilihan itu tidak masalah, silakan saja. Tapi jangan lantas saling menjelekkan, saling memfitnah satu sama lain. Ini yang harus disadari masyarakat kita, agar negara kita tidak terpecah,” tandas Kusnadi.

Dia mencontohkan pemilihan seorang pemimpin di skala terkecil seperti pilkades, antar tetangga bisa jadi kemudian tidak akur hanya karena beda pilihan calon kepala desa. Dan meski pilkades berakhir, untuk kembali akur bisa membutuhkan waktu lama hingga bertahun-tahun.

“Gubernur kita, juga sudah mendeklarasikan Provinsi Jawa Timur harus kita jaga kesolidannya, keguyubannya, ketenangannya agar aman tenteram dan tidak ada gesekan. Kalau, kalau ada gesekan, kita bicarakan untuk mencari jalan keluarnya. Kalau ada pihak yang masih tak bisa menerima, baru ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum,” ucap Kusnadi.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri Ketua DPRD Tulungagung yang juga Ketua DPC PDIP setempat, Supriyono SE MSi, kalangan penghayat di Tulungagung menyampaikan rencana kegiatan berupa festival Gerebeg Bhinneka Tunggal Ika.

Mereka juga akan membumikan nilai-nilai Pancasila seperti ajaran dasarnya, sebagaimana yang digali Bung Karno, khususnya di bidang ketahanan pangan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Banyak Aset BUMD Belum Bersertifikat, Hambat Pengembangan Bisnis

SURABAYA – Komisi C DPRD Jawa Timur menyoroti banyaknya aset strategis milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ...
KRONIK

Seleksi Terbuka Banteng Jatim FC U-17 di Bangkalan, Bupati Lukman: Panggung Emas untuk Atlet Muda

BANGKALAN – Kabupaten Bangkalan bersiap menjadi pusat perhatian talenta muda sepakbola di Pulau Madura. DPD PDI ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Dorong Pengembangan Wisata Blitar, Sertifikasi Pelaku Wisata Jadi Kunci

BLITAR – Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Blitar dinilai perlu terus dioptimalkan agar mampu memberikan ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Tindaklanjuti Laporan Makanan Bermasalah dalam Program MBG

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita memastikan pihaknya akan menindaklanjuti temuan ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi: Wisata Kota Harus Berdampak Ekonomi bagi UMKM dan Warga

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mendorong pengembangan destinasi wisata yang tidak hanya menarik ...
KRONIK

Bukber Tanpa Sekat di Pendopo Nganjuk, Ribuan Warga Duduk Bersila Bersama Bupati

NGANJUK – Menjelang senja di bulan Ramadan, Pendopo KRT Sosro Koesoemo Nganjuk tampak berbeda dari biasanya. Jika ...