Jumat
13 Februari 2026 | 2 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kunjungi Nganjuk, Ketua PDIP Jatim Pantau Harga Sembako

pdip-jatim-kusnadi-pasar-nganjuk

NGANJUK – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kusnadi, di sela kunjungan ke Kabupaten Nganjuk, Sabtu (24/12/2016) kemarin, sempat memantau harga-harga kebutuhan pokok masyarakat.

Pantauan harga sembako dilakukan Kusnadi di Pasar Wage, salah satu pasar tradisional besar di Nganjuk. Pasar ini letaknya di tengah kota, yakni di Kecamatan Nganjuk.

Sekitar pukul 09.00, Kusnadi didampingi istrinya, mengelilingi kios-kios pasar. Beberapa kali politisi yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur ini berhenti di stan-stan pasar, untuk berdialog dengan penjual, maupun pembeli soal fenomena kenaikan harga jelang hari raya.

Menjelang hari besar keagamaan serta hari besar lainnya, seperti Lebaran Idul Fitri, dan Hari Natal serta tahun baru, kata Kusnadi, persoalan fluktuasi harga sembako selalu terjadi di Indonesia.

Berbagai komoditas seperti beras, bawang merah, telur ayam, daging sapi dan ayam selalu melambung harganya. Menurutnya, fenomena seperti itu di negara ini sudah biasa terjadi.

“Yang penting, jangan sampai kenaikan harga sembako itu merugikan rakyat karena permainan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Kusnadi.

Kehadiran negara, termasuk jajaran pemerintah daerah, sebut Kusnadi, sangat diperlukan, khususnya menjelang hari raya. Yakni berupaya mencegah naiknya harga komoditas yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari, minimal harganya tidak sampai melambung tinggi.

Bagi PDI Perjuangan, tambah dia, persoalan kenaikan harga sembako jelang hari raya ini menjadi salah satu ‘PR’ yang akan terus diperjuangkan agar tidak merugikan rakyat. Baik melalui petugasnya di legislatif, maupun eksekutif.

Terkait pasar rakyat seperti Pasar Wage, sebut Kusnadi, keberadaannya masih dibutuhkan masyarakat. “Pasar tradisional seperti Pasar Wage ini menjadi salah satu denyut nadi perekonomian rakyat,” ujarnya.

Meski saat ini sudah marak pasar-pasar moderen seperti mal dan supermarket, jelas Kusnadi, pasar tradisional harus dipertahankan. Hanya yang perlu diperhatikan adalah sisi kenyamanan, misalnya pembenahan stan-stan dan sarana lainnya, sehingga pasar tradisonal tidak kumuh.

“Seperti di pasar ini, sudah lumayan baik. Tapi memang harus terus diperhatikan segi kenyamanannya, agar pembeli betah berbelanja di sini,” ucap Kusnadi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Rampungkan Penjaringan Calon Ketua PAC, Kantongi 402 Nama

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro resmi merampungkan rapat pleno ...
LEGISLATIF

Kunjungi Serta Bantu Korban Bencana di Pacitan, Novita Hardini: Kebutuhan Dasar Harus Segera Dipenuhi

PACITAN – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan bahwa kerja politik tidak boleh berhenti di ruang ...
EKSEKUTIF

Bupati Rijanto Tegaskan Muscablub Pramuka Penentu Arah Pembinaan Pemuda Blitar

BLITAR — Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Gerakan Pramuka Kabupaten Blitar Tahun 2026 digelar sebagai ...
KRONIK

Tiba di Jeddah, Megawati Umrah bersama Prananda dan Puan Maharani

JEDDAH – Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tiba di Jeddah, Arab ...
KABAR CABANG

Banteng Surabaya Kenang Adi Sutarwijono sebagai Kader yang Berjuang di Jalan Sunyi

SURABAYA — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya mengenang Adi Sutarwijono sebagai kader yang ...
LEGISLATIF

Atasi Masalah Sampah, DPRD Kabupaten Pasuruan Dalami Tata Kelola Bank Sampah di Malang

KOTA ​MALANG – Masalah penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) masih menjadi tantangan besar bagi ...