Sabtu
26 September 2026 | 5 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kunjungi Nganjuk, Ketua PDIP Jatim Pantau Harga Sembako

pdip-jatim-kusnadi-pasar-nganjuk

NGANJUK – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kusnadi, di sela kunjungan ke Kabupaten Nganjuk, Sabtu (24/12/2016) kemarin, sempat memantau harga-harga kebutuhan pokok masyarakat.

Pantauan harga sembako dilakukan Kusnadi di Pasar Wage, salah satu pasar tradisional besar di Nganjuk. Pasar ini letaknya di tengah kota, yakni di Kecamatan Nganjuk.

Sekitar pukul 09.00, Kusnadi didampingi istrinya, mengelilingi kios-kios pasar. Beberapa kali politisi yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur ini berhenti di stan-stan pasar, untuk berdialog dengan penjual, maupun pembeli soal fenomena kenaikan harga jelang hari raya.

Menjelang hari besar keagamaan serta hari besar lainnya, seperti Lebaran Idul Fitri, dan Hari Natal serta tahun baru, kata Kusnadi, persoalan fluktuasi harga sembako selalu terjadi di Indonesia.

Berbagai komoditas seperti beras, bawang merah, telur ayam, daging sapi dan ayam selalu melambung harganya. Menurutnya, fenomena seperti itu di negara ini sudah biasa terjadi.

“Yang penting, jangan sampai kenaikan harga sembako itu merugikan rakyat karena permainan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Kusnadi.

Kehadiran negara, termasuk jajaran pemerintah daerah, sebut Kusnadi, sangat diperlukan, khususnya menjelang hari raya. Yakni berupaya mencegah naiknya harga komoditas yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari, minimal harganya tidak sampai melambung tinggi.

Bagi PDI Perjuangan, tambah dia, persoalan kenaikan harga sembako jelang hari raya ini menjadi salah satu ‘PR’ yang akan terus diperjuangkan agar tidak merugikan rakyat. Baik melalui petugasnya di legislatif, maupun eksekutif.

Terkait pasar rakyat seperti Pasar Wage, sebut Kusnadi, keberadaannya masih dibutuhkan masyarakat. “Pasar tradisional seperti Pasar Wage ini menjadi salah satu denyut nadi perekonomian rakyat,” ujarnya.

Meski saat ini sudah marak pasar-pasar moderen seperti mal dan supermarket, jelas Kusnadi, pasar tradisional harus dipertahankan. Hanya yang perlu diperhatikan adalah sisi kenyamanan, misalnya pembenahan stan-stan dan sarana lainnya, sehingga pasar tradisonal tidak kumuh.

“Seperti di pasar ini, sudah lumayan baik. Tapi memang harus terus diperhatikan segi kenyamanannya, agar pembeli betah berbelanja di sini,” ucap Kusnadi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...