Rabu
04 November 2026 | 1 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

KPU Trenggalek Wacanakan Pemekaran Dapil, Arifin Sambut Positif

pdip-jatim-220323-arifin

TRENGGALEK – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek Mochamad Nur Arifin menegaskan, pihaknya tidak ambil pusing terkait wacana pemekaran Daerah Pemilihan (Dapil) oleh KPU Kabupaten Trenggalek.

Arifin menyebut sebagai kader Banteng, dirinya merasa siap bertarung meski terjadi pemekaran dapil berapapun jumlahnya.

“Kalau kami yang ada di partai tentu mau dapilnya manapun, ya namanya orang petarung, ya siap saja bertarung ” kata Arifin, usai mengikuti Rapat Koordinasi Pemilu Serentak tahun 2024 yang digelar KPU Trenggalek di Pendopo Trenggalek, Rabu (23/3/2022).

Jika dilihat dari sudut pandang dirinya sebagai Bupati Trenggalek, pihaknya pun menyambut positif.

Menurutnya, ada dua keuntungan ketika terjadi pemekaran dapil jika dilihat dari kacamata eksekutif. Yang pertama, wilayah kerja anggota DPRD semakin sempit.

Ketika wilayah kerja anggota DPRD semakin sempit, papar Arifin, maka pelayanan yang diberikan seharusnya semakin baik. Sebab jumlah warga yang dilayani tidak begitu banyak.

Dengan adanya pemekaran dapil, dia memprediksi nantinya akan melahirkan legislator yang mewakili tiap kecamatan. “Sehingga nanti setiap kecamatan itu bisa punya jagoannya yang bisa memastikan pembangunan itu merata,” jelasnya.

Keuntungan yang kedua, beber Arifin, dengan adanya pemekaran dapil diharapkan konfigurasi dapil nantinya bisa menyasar ke beberapa wilayah yang selama ini infrastrukturnya belum terbangun dan terkoneksi antar kecamatan.

“Sehingga nanti usulan pembangunan itu tidak hanya berkutat di ruas – ruas itu saja tetapi ruas – ruas antar kecamatan yang lain,” kata dia.

Diberitakan, KPU Kabupaten Trenggalek mewacanakan pemekaran dapil untuk Pemilu Serentak 2024. Ketua KPU Kabupaten Trenggalek Gembong Derita Hadi mengatakan, ada tiga indikator yang bisa dipakai untuk pemekaran dapil.

Pertama, pertambahan jumlah penduduk. Kedua, adanya pemekaran wilayah. Sementara ketiga, prinsip penataan dapil yang tidak sesuai regulasi.

Di Kabupaten Trenggalek, terang Gembong, indikator ketiga memungkinkan untuk dipakai dasar pemekaran dapil untuk Pemilu Serentak 2024. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...
SEMENTARA ITU...

Punjul Santoso Inisiasi Teba Modern di Kota Batu, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos

BATU – Sampah organik rumah tangga di Kota Batu didorong untuk diolah langsung dari lingkungan permukiman agar ...
EKSEKUTIF

Cegah Banjir Musim Hujan, Mas Ipin Siapkan Normalisasi Sungai Ngasinan Trenggalek

TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek menyiapkan normalisasi Sungai Ngasinan di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Raih Cita Negeri 2026: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Sumenep

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, meraih Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan ...