Sabtu
20 Juni 2026 | 3 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kota Madiun Raih Kategori Kota Dengan Kesiapan Digital Terbaik

pdip-jatim-211231-maidi

MADIUN – Dalam urusan digitalisasi, Kota Madiun tidak main-main. Kota yang dipimpin duet politisi PDI Perjuangan Maidi-Inda Raya ini terus mempersiapkan segala hal terkait digitalisasi.
Bahkan, baru-baru ini Kota Pendekar, julukan Kota Madiun, kembali mendapat apresiasi dari pemerintah pusat.

Kota Madiun termasuk dalam kota dengan kesiapan digital terbaik untuk kategori kota sedang. Capaian tersebut didapat saat penutupan Riset Transformasi Digital Indonesia (RTDI) dan Rating Kota Cerdas Indonesia (RCKI) yang berlangsung secara virtual, Senin (27/12/2021) kemarin.

Kota Madiun mendapat penghargaan kategori kota dengan kesiapan digital terbaik bersama Kota Pontianak, Surakarta, Pekanbaru, dan Samarinda.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Madiun Maidi menyebut penghargaan tersebut semakin menguatkan akan transformasi digital di Kota Pendekar.

Seperti diketahui, Kota Madiun juga meraih Top Digital Award beberapa waktu lalu. Sedang untuk 100 daerah pilot project Smart City, Kota Madiun meraih penghargaan untuk dimensi smart society.

“Infrastruktur untuk mendukung digitalisasi di kota kita memang sudah baik ya. Salah satunya, Kita punya 1.800 titik wifi gratis sampai di tingkat RT. Artinya, pemerintah benar-benar memfasilitasi masyarakat dalam rangka digitalisasi ini,” beber Maidi, Kamis (30/12/2021).

Orang nomor satu di jajaran Pemkot Madiun ini menambahkan, layanan internet gratis yang menjangkau masyarakat sampai di tingkat RT tersebut memang cukup menarik perhatian penilai.

Program RTDI dan RCKI merupakan kerja bareng Kemenkominfo bersama ITB. ITB memang ditunjuk Kemenkominfo sebagai pendamping dalam pelaksanaan program tersebut.

Maidi menyebut harus terus meningkatkan capaian karena masih ada banyak aspek yang belum tercapai. “Kategorinya cukup banyak ya. Kita baru mendapat dua di antaranya. 2019 lalu kita mendapat kategori smart health,” jelasnya.

Kala itu, Kota Madiun termasuk tiga daerah tercepat dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC). Yakni, tingkat kepesertaan masyarakat dalam jaminan kesehatan yang sudah menyeluruh.

Selain itu, aplikasi antrean online di Puskesmas juga menjadi salah satu indikator diraihnya kategori kota dengan kesehatan cerdas tersebut.

“Total ada sembilan kategori. Artinya, kita masih ada kurang banyak. Ini harus menjadi pelecut semangat untuk lebih baik lagi,” ujarnya.

Tak heran, langkah tindak lanjut segera disiapkan. Mulai me-review kembali masterplan smart city, percepatan pembangunan satu data, koneksivitas antar organisasi perangkat daerah. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PAC Plaosan Magetan Gelar Aksi Peduli Pertiwi, Lepaskan Burung dan Ikan di Randu Gede

MAGETAN — PAC PDI Perjuangan Kecamatan Plaosan menggelar kegiatan Peduli Pertiwi di kawasan Randu Gede, Plaosan, ...
KRONIK

Soekarno Cup 2026 Jadi Ajang Jaring Bibit Atlet Voli Muda Blitar Raya

Turnamen Bola Voli Soekarno Cup 2026 di Kabupaten Blitar menjadi ajang menjaring bibit atlet muda berbakat dari ...
SEMENTARA ITU...

KONI Trenggalek Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi lewat Uprintis Futsal League 2026

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi berharap Uprintis Futsal League 2026 melahirkan bibit atlet berprestasi yang ...
KRONIK

Bupati Bangkalan: Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 Momentum Strategis

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa menjadi tuan rumah penutupan Munas Alim Ulama dan ...
KABAR CABANG

Ruang Ekspresi, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Banteng Musik Jalanan

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menggelar Banteng Musik Jalanan dalam rangka Bulan Bung Karno 2026. ...
KRONIK

Kunjungi KKP, Bupati Fauzi Usulkan Pagerungan Kecil Jadi Kawasan Pengembangan Industri Perikanan

JAKARTA – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, melakukan kunjungan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan ...