Minggu
12 Juli 2026 | 3 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Koperasi Model Tanggung Renteng, Cara Untari Wujudkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Pancasila

pdip-jatim-untari-sanusi-010621

SURABAYA – Hari Lahir Pancasila yang diperingati tiap 1 Juni, bagi Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno merupakan momentum untuk merefleksikan pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Pancasila, menurutnya ibarat sebuah mustika yang sangat berharga bagi bangsa Indonesia sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat.

“Lima sila yang tertuang dalam Pancasila itu adalah rahmat dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa kepada bangsa Indonesia. Karena disusun oleh founding fathers yang semata-mata bertujuan membangun negara, membebaskan bangsa Indonesia dari penjajahan dan mewujudkan masyarakat adil dan makmur, sebagai cita-cita bersama,” kata Untari, Selasa (1/6/2021).

Secara khusus, dia menggarisbawahi bagaimana pengimplementasian sila kelima dalam Pancasila, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sesuai dengan Trisakti Bung Karno poin kedua yaitu berdiri diatas kaki sendiri di bidang ekonomi, yang dalam implementasinya, diwujudkan dalam rupa ekonomi kerakyatan.

Sebagai sosok yang berpengalaman dalam membangun koperasi, Untari menceritakan pengalamannya dalam memimpin dan menjalankan koperasi berdasarkan kepada sila kelima dalam Pancasila. Untuk kemudian membangun koperasi berdasarkan nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Karena sistem tanggung renteng yang saya terapkan ini sumbernya adalah bagaimana manusia itu bergotong-royong. Sedangkan gotong royong itu merupakan saripati dari Pancasila,” jelasnya.

Sistem tanggung renteng, tambah Untari, adalah kewajiban bersama semua anggota dalam satu kelompok atas semua kewajiban terhadap pada koperasi. Sistem ini dapat berjalan dengan baik berdasarkan asas keterbukaan, musyawarah, dan saling percaya.

Melalui penerapan sistem tanggung renteng ini, lanjut Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jatim ini, koperasi yang dipimpinnya berhasil menjadi solusi bagi anggota dan masyarakat sekitar.

“Saya ketika awal memimpin koperasi, sudah memiliki aset Rp 8,5 miliar. Sekarang sudah mencapai Rp 111 miliar dengan masa 15 tahun ini. Kita punya gedung, punya mobil sendiri, dan segalanya yang dibutuhkan oleh koperasi,” ungkap dia.

Termasuk bagaimana menyelesaikan persoalan radikalisme dan ketimpangan sosial yang selama ini menjadi problematika klasik bangsa Indonesia, lanjut Untari, dapat diselesaikan dengan mudah apabila negara hadir dengan menerapkan ekonomi kerakyatan dalam wujud koperasi yang berdasarkan konsep tanggung renteng.

“Koperasi ini tumbuh berkembang dan manusia di dalamnya tumbuh sejahtera. Jika satu koperasi mampu mensejahterakan 10.000 keluarga. Koperasi ini akan menjadi role model bagi pembangunan ekonomi Berdikari sesuai dengan perintah Bung Karno,” tandas legislator dari Dapil Malang Raya itu.

Berbagai pencapaian telah dicapai Sri Untari melalui penerapan sistem tanggung renteng dalam memimpin Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Malang. Yang paling utama adalah bagaimana turut menumbuhkan kesejahteraan anggota, seiring dengan semakin besarnya koperasi.

Bahkan secara akademis, penerapan sistem tanggung renteng ini telah diujikan dan diakui oleh kalangan akademisi dalam disertasi pribadinya saat mengambil program doktoral di Universitas Brawijaya. Hal tersebut membuktikan bahwa secara akademis sistem tanggung renteng dalam koperasi telah dibuktikan berhasil.

“Koperasi ini, alhamdulillah masuk kedalam 100 besar koperasi Indonesia dan saya angkat sebagai disertasi saya di S3. Inilah bukti bahwa ekonomi gotong royong berdasarkan Pancasila bisa diwujudkan melalui model sistem kelompok tanggung renteng,” pungkas Ketua Umum Dekopin ini. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Selorejo Awali Musyawarah Ranting PDIP di Kabupaten Blitar, Guntur Wahono: Jadi Contoh Konsolidasi Partai

BLITAR – Perjuangan Kabupaten Blitar memulai Musyawarah Ranting (Musran) dari Kecamatan Selorejo yang menjadi ...
KABAR CABANG

Perkuat Struktur Partai, DPC Kabupaten Pasuruan Gelar Musran di 4 Kecamatan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan secara serentak menggelar ...
KRONIK

Ribuan Umat Hindu Hadiri Piodalan, Senduro Jadi Simbol Keberagaman di Lumajang

LUMAJANG – Menjaga kerukunan tidak hanya diwujudkan melalui ajakan untuk saling menghormati, tetapi juga dengan ...
LEGISLATIF

Nila Yani Kawal Kepulangan Pekerja Migran di Gresik, Tegaskan Komitmen DPR RI Lindungi WNI

GRESIK – Kepulangan sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Gresik disambut langsung oleh Anggota ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Minta Trotoar Dikembalikan untuk Pejalan Kaki, Bukan Area Parkir

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno minta trotoar dikembalika fungsinya sebagai ruang bagi ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gelar Penjaringan Calon Ketua Ranting di 21 Kecamatan

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Bojonegoro menggelar proses penjaringan calon ketua Ranting ...