BLITAR – Bupati Blitar Rijanto berharap, keberadaan Koperasi Merah Putih di setiap desa dan kelurahan tidak hanya menjadi formalitas administratif. Tapi benar-benar berperan aktif dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.
“Saya ingin koperasi ini dikelola secara profesional, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Jangan hanya menjadi papan nama, tapi harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara langsung,” tegas Rijanto.
Hal itu dia sampaikan saat menghadiri acara tasyakuran peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 Tahun 2025 di Pendopo Sasana Adhi Praja, Senin (14/7/2025).
Acara yang juga dihadiri Wakil Bupati Beky Herdiansah itu sekaligus launching Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Kabupaten Blitar.
Kegiatan yang diikuti jajaran pimpinan daerah, tokoh koperasi, dan perwakilan dari berbagai kecamatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan refleksi gerakan koperasi di Kabupaten Blitar.
Bupati Rijanto menambahkan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi, melainkan instrumen pemberdayaan masyarakat yang telah terbukti tangguh dalam berbagai krisis.

“Koperasi adalah kekuatan ekonomi rakyat yang sesungguhnya. Dengan koperasi, kita tidak hanya bicara soal usaha, tapi juga solidaritas dan kemandirian,” ujar bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar itu.
Dia juga menyoroti pentingnya Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2025 yang menjadi landasan hukum terbentuknya Koperasi Merah Putih.
Kebijakan nasional ini, sebutnya, memberikan peluang besar bagi desa dan kelurahan untuk memiliki lembaga ekonomi yang mampu memutus mata rantai kemiskinan.
“Instruksi presiden dan keputusan presiden tersebut menjadi sinyal kuat dari negara bahwa koperasi harus menjadi lokomotif pembangunan ekonomi dari desa. Ini adalah momentum yang harus kita tangkap dan tindak lanjuti secara konkret,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Pemkab Blitar juga menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah tokoh penggerak koperasi dan pejuang koperasi di daerah.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mengembangkan koperasi dan mendorong partisipasi aktif masyarakat. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










