Sabtu
05 September 2026 | 1 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Konsolidasi Ibu-Ibu PAC dan Ranting se-Talango, Mbak Nia Ajak Perkenalkan Program Ganjar – Mahfud

PDIP-Jatim-Nia-Kurnia-Fauzi-25012024

SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, terus bergerak turun ke bawah. Kali ini, dia menggelar konsolidasi bersama istri pengurus anak cabang (PAC) dan Ranting PDI Perjuangan se- Kecamatan Talango, Rabu (24/1/2024).

Konsolidasi yang digelar di Sekretariat PAC Talango itu bertujuan untuk menyolidkan kader dan menggerakkan mesin Partai hingga ke akar rumput. Sehingga kemenangan hattrick dan pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, akan tercapai.

“Sesuai perintah dari DPP dan DPD, kita sebagai kader harus turun ke bawah menyapa rakyat dan membersamai rakyat. Karena dengan cara itu, kemenangan akan kita peroleh,” ujar Mbak Nia, panggilan akrabnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mbak Nia mengajak istri PAC dan Ranting untuk memperkenalkan program-program unggulan capres dan cawapres yang diusung PDI Perjuangan kepada masyarakat.

“Ketika turun ke bawah, perkenalkan program Pak Ganjar dan Pak Mahfud kepada masyarakat, biar masyarakat tahu bahwa kita memang partai yang benar-benar peduli wong cilik,” terangnya.

Mbak Nia mencontohkan, program “KTP Sakti” pasangan Ganjar Mahfud akan memudahkan pelayanan dan penyaluran bantuan untuk masyarakat. “Kenapa dinamakan KTP Sakti, karena di dalamnya sudah terinput kartu sehat, kartu Indonesia pintar, kartu PKH, kartu BPNT, dan segala jenis bantuan sosial lainnya,” jelasnya.

“Jadi, bagi rakyat miskin tidak perlu banyak kartu. Cukup menunjukan KTP Sakti, yang nantinya bisa terintegrasi ke semua bantuan sosial,” imbuhnya.

Selain itu, Mbak Nia juga mensosialisasikan program kerakyatan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang juga merupakan kader PDI Perjuangan. Menurutnya, Bupati Fauzi memiliki program universal health coverage (UHC). Program tersebut merupakan program pelayanan kesehatan bagi warga Sumenep secara gratis.

“Kalau ada masyarakat Sumenep khususnya warga Talango yang sakit dan perlu dibawa ke puskesmas atau rumah sakit, cukup tunjukkan KTP. Maka sudah akan dilayani dan diberikan fasilitas kesehatan secara gratis,” ungkapnya.

Selain itu, tambah Mbak Nia, Bupati Fauzi juga memiliki program insentif kepada guru ngaji. Program ini merupakan bentuk penghargaan atas jasa guru ngaji yang telah mendidik anak bangsa secara istiqamah.

“Kita harus mengapresiasi bapak bupati kita, karena telah hadir memberikan kesejahteraan bagi guru ngaji, yang telah mendidik anak-anak kita, mulai dari mengajarkan membaca Al-Qur’an hingga mendidik akhlak para generasi bangsa ini,” tandasnya. (hazmi/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...