Rabu
02 September 2026 | 3 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan Dorong Transformasi Digital dan Penerapan QRIS di Destinasi Wisata

IMG-20260221-WA0018_copy_618x463

KABUPATEN PASURUAN – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan, Ahmad Mujangki, mendorong para pelaku wisata di Kabupaten Pasuruan untuk mulai menerapkan sistem pengelolaan berbasis digitalisasi. Langkah tersebut dinilai penting agar sektor pariwisata daerah mampu bersaing dengan wilayah lain.

Menurut Mujangki, digitalisasi dapat diterapkan mulai dari sistem pemasaran destinasi wisata hingga metode pembayaran non-tunai seperti QRIS untuk tiket masuk maupun transaksi pelaku UMKM di sekitar lokasi wisata.

“Pengelolaan wisata berbasis digital saat ini menjadi salah satu cara efektif untuk mempromosikan dan mengangkat potensi wisata yang ada di Kabupaten Pasuruan,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Sabtu (21/2/2026).

Ia menilai, tanpa transformasi digital, pariwisata Pasuruan berpotensi tertinggal dibanding daerah lain seperti Kabupaten Malang dan Kota Batu yang telah lebih dulu mengoptimalkan promosi digital dan sistem pembayaran elektronik di sektor wisatanya.

Selain mempermudah promosi melalui media sosial dan platform digital, penerapan QRIS juga dinilai mampu meningkatkan transparansi dan kenyamanan transaksi bagi wisatawan.

Penyiapan SDM
Namun demikian, Mujangki mengakui masih terdapat sejumlah tantangan mendasar dalam penerapan digitalisasi tersebut.

Salah satunya adalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam pengelolaan wisata yang berada di desa-desa dan kawasan pegunungan.

“Kendala SDM ini perlu menjadi perhatian bersama. Pengelola wisata di desa-desa perlu mendapatkan pelatihan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” katanya.

Internet Masuk Desa
Sebagai langkah pendukung, pihaknya juga mendorong Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk menyediakan fasilitas infrastruktur yang memadai, terutama akses jaringan internet yang merata hingga ke pelosok desa.

Ke depan, Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan berencana mendorong pemerintah daerah untuk menggelar pelatihan dan pendampingan bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di masing-masing desa.

Sinergi dengan Kalangan Industri

Selain itu, sinergi dengan kalangan industri juga dinilai penting guna memperkuat kapasitas pengelolaan wisata berbasis digital.

Dengan upaya tersebut, diharapkan sektor pariwisata Kabupaten Pasuruan dapat berkembang lebih kompetitif dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat.(mdf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Antisipasi Karhutla saat Kemarau, Bupati Fauzi Terbitkan SE Larangan Bakar Lahan

SUMENEP – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kekeringan 2026 menjadi perhatian serius ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Minta Proyeksi Pembiayaan Pilgub Jatim dan Dasar Dana Cadangan Rp600 M Diperjelas

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta Pemprov Jatim memperjelas proyeksi keseluruhan kebutuhan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang: Perubahan APBD Jangan Sekadar Geser Angka, Harus Berdampak ke Rakyat

MALANG — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mengingatkan Pemerintah Kabupaten Malang agar Perubahan APBD ...
HEADLINE

Dua Ambulans DPC Sidoarjo Bantu Evakuasi Ratusan Santri Keracunan Makanan 

SIDOARJO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo menerjunkan dua tim ambulans dalam peristiwa keracunan massal ...
LEGISLATIF

P-APBD 2026 Disahkan, Ketua DPRD Ngawi Ingatkan 5 Program Prioritas RKPD

NGAWI – Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Yuwono Kartiko (King) mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi agar ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta KONI Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet Muda

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini untuk ...