Selasa
21 Juli 2026 | 8 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kolaborasi Seniman dan Pengelola Wisata Kalipinusan, Wabup Lumajang: Pendapatan UMKM Terdongkrak

IMG-20250428-WA0013_copy_630x402

LUMAJANG – Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih mencintai, menjaga, dan melestarikan keberagaman budaya lokal, khususnya seni tari tradisional daerah.

Menurutnya, pelestarian seni tari bukan hanya soal mempertahankan identitas budaya, tetapi juga merupakan investasi sosial dan ekonomi bagi masa depan Lumajang.

Dalam sambutannya pada Perayaan Hari Tari Sedunia yang digelar di kawasan wisata Kalipinusan Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Minggu (27/4/2025), Mas Yudha menegaskan bahwa seni tari daerah memiliki peran strategis dalam memperkuat jati diri bangsa sekaligus mempererat hubungan sosial antargenerasi.

“Melestarikan seni tari adalah tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat. Kita perlu membangun sinergi berkelanjutan untuk memastikan seni tari daerah tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi,” ujar Mas Yudha.

Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa kolaborasi antara pelaku seni dan sektor pariwisata dapat menjadi kekuatan besar dalam mendorong promosi daerah dan meningkatkan kunjungan wisatawan. Seni tari yang hidup dan autentik, menurutnya, dapat menjadi salah satu daya tarik utama dalam paket wisata budaya Lumajang.

“Kita sudah punya Destinasi Wisata Internasional seperti Tumpak Sewu. Dengan pelestarian seni tari, kami berharap akan lahir destinasi-destinasi wisata baru berbasis budaya yang tidak hanya memperkaya pilihan wisata, tetapi juga mengangkat nama Lumajang di kancah nasional dan internasional,” ungkapnya.

Mas Yudha juga mengapresiasi terselenggaranya even tari tersebut yang dinilainya mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian lokal.

Setiap event budaya, menurutnya, mampu mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar, mulai dari pedagang kecil hingga pelaku UMKM.

“Ketika destinasi wisata hidup dengan even-even budaya seperti ini, maka masyarakat di sekitar pun ikut merasakan manfaatnya. Omzet para pedagang meningkat, penginapan terisi, dan sektor jasa lainnya ikut bergerak,” tambahnya.

Mas Yudha berharap momentum Hari Tari Sedunia ini dapat menjadi titik tolak baru bagi upaya kolektif melestarikan budaya daerah sekaligus memperkuat Lumajang sebagai salah satu pusat wisata budaya di Jawa Timur. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...