Rabu
13 Mei 2026 | 7 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kini… Mbah Sepi Tak Ngesot Lagi ke Kamar Mandi

pdip-jatim-kursi-roda-sasa-200421-a

MAGETAN – Entah apa yang dirasa nenek Sepi. Di usia senjanya, 86 tahun, berbagai beban hidup ia alami. Nahasnya lagi, nama perempuan sepuh ini tercoret dari daftar penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Kini, ada secercah asa menghampiri.

Sejak sekian waktu kaki mbah Sepi tak berfungsi. Untuk mencapai kamar mandi, ia mesti menggeser pinggulnya dengan kedua tangan sebagai pengayuh (ngesot). Di rumahnya, Desa Sidowayah Kecamatan Panekan, mbah Sepi tinggal sendiri. Salah seorang anaknya, memang kerap datang merawat mbah Sepi. Tetapi karena pekerjaan sang anak yang serabutan, perawatan tentu tak sesuai harapan.  

Kondisi semakin memprihatinkan saat nama Mbah Sepi kini tak lagi masuk dalam daftar penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Menurut Kepala Desa Sidowayah, Suyatno, ada 74 nama warganya yang terhapus dari daftar penerima bantuan seperti dialami Mbah Sepi. Suyatno pun prihatin dengan kondisi ini. Ia pun berupaya mencarikan bantuan untuk Mbah Sepi, minimal kursi roda untuk menopang kesehariannya.

Kabar memprihatinkan dari Sidowayah ini pun terdengar Diana Amalia Verawatingsih, anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan. Gayung bersambut. Secercah harapan menghampiri Mbah Sepi seiring datangnya kursi roda bantuan dari Diana Amalia Verawatingsih yang diantar Ardy, Selasa (20/4/2021).

Kepala Desa Sidowayah Suyatno diwakili sekretaris desa, Jery, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan Mbak Sasa, sapaan akrab Diana Amalia Verawatingsih. “Kami ucapkan terima kasih kepada Mbak Sasa atas bantuannya kepada warga kami,” kata Jery.

Mbah Sepi pun turut gembira. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Mbak Sasa atas bantuan kursi rodanya,” kata Mbah Sepi dalam Bahasa Jawa kepada Ardy.

“Mbak Sasa titip salam buat mbah Sepi dan keluarga,” balas Ardy kepada mbah Sepi. “Sudah menjadi kewajiban untuk saling membantu sesama apalagi bagi warga yang kesusahan,” tambah Ardy meneruskan pesan Sasa. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Hardini Minta Pengawasan Daycare Diperketat usai Kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta

Novita Hardini meminta pengawasan daycare diperketat usai kasus dugaan kekerasan anak di Yogyakarta menjadi sorotan ...
KABAR CABANG

Perkuat Narasi Digital, DPC Ngawi Gembleng Kader Muda Kelola Media Sosial

NGAWI – Dinamika era digital telah mengubah perilaku publik secara fundamental, mulai dari cara mengakses informasi ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Jangan Sampai Indonesia Jadi Basis Judi Online Internasional

Puan Maharani mengingatkan pentingnya antisipasi agar Indonesia tidak menjadi basis operasional judi online ...
SEMENTARA ITU...

Dari Anak Buruh Tani, Hafif Memilih Masuk Politik: “Anak Muda Jangan Cuma Mengeluh dari Kejauhan”

Kisah Hafif Rohmatullah, anak buruh tani asal Jember yang memilih masuk politik lewat PDIP demi memperjuangkan ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Pramuka Harus Cetak Generasi Tangguh dan Berakhlak Mulia

Rijanto menegaskan Gerakan Pramuka harus menjadi ruang pembinaan generasi muda yang tangguh, disiplin, dan ...
KABAR CABANG

PDIP Tulungagung Minta Plt Bupati Tidak Sewenang-wenang Hentikan Pelaksanaan Kegiatan Sesuai APBD

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung meminta Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung tidak ...