Minggu
19 April 2026 | 7 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kewirausahaan Kunci Pengentasan Kemiskinan, Pemkab Gresik Terus Support 1696 UMKM

IMG-20220914-WA0027_copy_600x338

GRESIK – Isu pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Gresik terus menjadi atensi pemerintah daerah. Berbagai cara dilakukan untuk menuntaskan persoalan tersebut.

Salah satunya, melalui peningkatan kualitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Pudak. Mulai dari memberikan pelatihan, hingga menyediakan rumah vokasi.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyebut, enterpreneur menjadi salah satu kunci menangani pengangguran dan kemiskinan di Gresik.

Berdasarkan data Disnaker Gresik, per 2021 terdapat 1.696 UMKM di Kabupaten Gresik. Pemerintah telah bersinergi dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Gresik.

“Pemerintah terus memberikan kemudahan dalam pengembangan UMKM. Seperti pelatihan, kemudahan perijinan dan peningkatan kualitas produk serta pemasaran,” kata Bu Min sapaan akrabnya.

Hal ini sejalan dengan program Apindo Gresik yaitu Apindo Incubator. Program tersebut memberikan pelatihan untuk semua pelaku UMKM sesuai bidangnya masing-masing.

“Program ini menjadi langkah awal memberdayakan pengusaha UMKM di Gresik. Harapan kami sasaran selanjutnya para ibu rumah tangga,” harap wabup yang diusung PDI Perjuangan tersebut.

Wakil bupati perempuan pertama di Gresik ini menambahkan, masyarakat tidak boleh puas menjadi seorang pekerja. Yang diperlukan saat ini adalah sebagai pengusaha kreatif.

“Kita harus punya keinginan menjadi seorang enterpreneur, yang bisa menggerakkan roda perekonomian secara masif,” ungkapnya.

Ketua DPK Apindo Gresik Alfan Wahyudin menyampaikan, program Apindo incubator ini digagas langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik untuk menaikkan kelas dari UMKM di Kabupaten Gresik.

Pelatihan kali ini merupakan yang pertama kali digelar, dan akan terus dilakukan selama beberapa tahun kedepan. Tidak hanya sebatas pelatihan pembuatan kue, namun sesuai dengan bidang masing-masing.

“Kita akan adakan pelatihan-pelatihan dari beberapa bidang yang lain. Sesuai dengan keinginan pelaku UMKM,” imbuhnya.

Sementara Ketua DPP Apindo Jawa Timur Eddy Widjanarko menyampaikan, program ini tidak akan berhenti di pelatihan saja. Namun, seluruh partisipan akan dimonitoring sampai mandiri.

“Kita itu harus menambah skill untuk masyarakat di Gresik, nah ini tujuan Apindo dalam melakukan program Apindo Incubator ini,” pungkasnya. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...
KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...