Jumat
05 Juni 2026 | 7 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kewirausahaan Kunci Pengentasan Kemiskinan, Pemkab Gresik Terus Support 1696 UMKM

IMG-20220914-WA0027_copy_600x338

GRESIK – Isu pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Gresik terus menjadi atensi pemerintah daerah. Berbagai cara dilakukan untuk menuntaskan persoalan tersebut.

Salah satunya, melalui peningkatan kualitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Pudak. Mulai dari memberikan pelatihan, hingga menyediakan rumah vokasi.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyebut, enterpreneur menjadi salah satu kunci menangani pengangguran dan kemiskinan di Gresik.

Berdasarkan data Disnaker Gresik, per 2021 terdapat 1.696 UMKM di Kabupaten Gresik. Pemerintah telah bersinergi dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Gresik.

“Pemerintah terus memberikan kemudahan dalam pengembangan UMKM. Seperti pelatihan, kemudahan perijinan dan peningkatan kualitas produk serta pemasaran,” kata Bu Min sapaan akrabnya.

Hal ini sejalan dengan program Apindo Gresik yaitu Apindo Incubator. Program tersebut memberikan pelatihan untuk semua pelaku UMKM sesuai bidangnya masing-masing.

“Program ini menjadi langkah awal memberdayakan pengusaha UMKM di Gresik. Harapan kami sasaran selanjutnya para ibu rumah tangga,” harap wabup yang diusung PDI Perjuangan tersebut.

Wakil bupati perempuan pertama di Gresik ini menambahkan, masyarakat tidak boleh puas menjadi seorang pekerja. Yang diperlukan saat ini adalah sebagai pengusaha kreatif.

“Kita harus punya keinginan menjadi seorang enterpreneur, yang bisa menggerakkan roda perekonomian secara masif,” ungkapnya.

Ketua DPK Apindo Gresik Alfan Wahyudin menyampaikan, program Apindo incubator ini digagas langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik untuk menaikkan kelas dari UMKM di Kabupaten Gresik.

Pelatihan kali ini merupakan yang pertama kali digelar, dan akan terus dilakukan selama beberapa tahun kedepan. Tidak hanya sebatas pelatihan pembuatan kue, namun sesuai dengan bidang masing-masing.

“Kita akan adakan pelatihan-pelatihan dari beberapa bidang yang lain. Sesuai dengan keinginan pelaku UMKM,” imbuhnya.

Sementara Ketua DPP Apindo Jawa Timur Eddy Widjanarko menyampaikan, program ini tidak akan berhenti di pelatihan saja. Namun, seluruh partisipan akan dimonitoring sampai mandiri.

“Kita itu harus menambah skill untuk masyarakat di Gresik, nah ini tujuan Apindo dalam melakukan program Apindo Incubator ini,” pungkasnya. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Mencari Mereka yang Tercecer dari Bansos, Kerja-kerja Kerakyatan dari PAC PDIP Mumbulsari

Kisah pendampingan warga prasejahtera di Mumbulsari, Jember. Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan turun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Ketahanan Ekologi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Anggota DPRD Jawa Timur Diana Sasa menegaskan ketahanan ekologi harus menjadi prioritas pembangunan daerah. ...
KRONIK

Ganjar Minta Legislator PDIP Jaga Uang Rakyat Agar Tidak Boncos dan Bocor

Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengingatkan anggota Fraksi PDIP DPRD untuk mengawal penggunaan APBD secara ...
SEMENTARA ITU...

Di Depan Rumah Itu, Sholikah Menitipkan Harapan Baru untuk Tiga Cucunya

Kisah haru Sholikah, warga Kandat, Kediri, yang mengasuh tiga cucu dalam keterbatasan ekonomi. Bantuan rombong ...
HEADLINE

Megawati: Politik Anggaran Harus Menjadi Instrumen Keadilan Sosial bagi Rakyat

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan politik anggaran harus menjadi instrumen keadilan ...
LEGISLATIF

Plt Ketua DPRD Magetan Hadiri Musyawarah Agama 10 Kabupaten: Momentum Perkuat Ekonomi dan Syiar Islam

MAGETAN – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan, H. Suyatno SSos, menghadiri acara Pengajian Akbar ...