TULUNGAGUNG – Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Marsono, membagikan 20 ribu batang bibit kopi kepada kelompok tani hutan se-Kabupaten Tulungagung, pada Rabu (21/1/2026).
Menurut Marsono, pembagian bibit kopi dari Bedeng Kopi Desa Nyawangan, Kecamatan Sendang, ini dalam rangka peringatan HUT ke-56 PDI Perjuangan dan HUT ke-79 Megawati Soekarnoputri.
“Bedeng kopi ini merupakan kelompok binaan yang sukses memproduksi benih tanaman untuk gerakan penghijauan,” ujar Marsono.
Wakabid Politik Pemerintahan, Otonomi Daerah, Kebijakan Publik, Reformasi Birokrasi dan Reformasi Sistem Hukum Nasional DPC PDI Perjuangan Tulungagung ini menambahkan, pembagian bibit kopi merupakan bentuk tindakan nyata dari sikap partai terhadap lingkungan.
“Politik tidak boleh berhenti pada perebutan kekuasaan, melainkan kehadiran dalam proses panjang membangun kemandirian ekonomi rakyat,” jelasnya.
Marsono menjelaskan, kopi merupakan komoditas bernilai tinggi, maka sangat tepat jika dijadikan tanaman untuk gerakan penghijauan sekaligus investasi jangka panjang dan berkelanjutan.
Selain itu, gerakan penghijauan juga menjadi satu upaya menjaga garis ideologi partai serta implementasi dari Trisakti Bung Karno, yakni berdikari di bidang ekonomi.
“Di saat sebagian elite politik sibuk merawat citra, pendekatan seperti ini justru membangun legitimasi secara organik. Rakyat tidak diminta mengingat slogan, melainkan merasakan langsung manfaat kebijakan dan keberpihakan,” terangnya.
Marsono menegaskan, gerakan penghijauan dengan tanaman kopi bukan hanya menjadi agenda euforia tahunan, melainkan satu konsistensi sikap politik untuk terus turun ke masyarakat, bukan sekadar omon-omon di permukaan. (sin/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













