Senin
02 November 2026 | 6 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua DPRD Banyuwangi Dorong Pemkab Alokasikan Dana Khusus Pemberdayaan Kaum Difabel

PDIP-Jatim-I-Made-Cahyana-13092021

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupate Banyuwangi, l Made Cahyana Negara, meminta kepada eksekutif untuk segera memenuhi akses dan fasilitas bagi penyandang disabilitas di seluruh kantor pelayanan publik, dari tingkat desa hingga kabupaten.

Menurut Made, di Kabupaten Banyuwangi masih banyak kantor pelayanan publik yang belum ramah terhadap penyandang disabilitas. Hal tersebut tentu akan sedikit menyulitkan masyarakat penyandang disabilitas untuk meminta pelayanan dari kantor pemerintah.

“Masih ada ruang publik di Banyuwangi belum ramah difabel. Untuk itu, di tahun depan semua kantor layanan publik harus sudah memiliki fasilitas penunjang untuk sudara-saudara kita yang disabilitas,” ujar Made saat dikonfirmasi Kamis (21/10/2021).

Untuk mewujudkan Banyuwangi sebagai kabupaten yang ramah disabilitas, Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi tersebut meminta dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran, Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD tahun 2022, setiap komisi untuk mengingatkan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mitra kerjanya agar mengalokasikan anggaran penyediaan fasilitas penyandang difabel.

“Dalam rapat kerja, komisi-komisi kita minta untuk mengingatkan SKPD agar mengalokasikan anggaran penyediaan fasilitas difabel, agar Banyuwangi benar-benar menjadi kabupaten yang ramah bagi disabilitas,“ ucapnya.

Made menambahkan, para penyandang disabilitas membutuhkan kesetaraan dari berbagai pihak, bukan dikasihani karena kondisi fisik. Sehingga tahun 2022 pemerintah daerah wajib memberdayakan mereka di seluruh sektor kehidupan.

“Hingga kini penyandang difabel masih dianggap minoritas dan kerap dipandang sebelah mata, sehingga tidak banyak tempat yang menyediakan pelayanan khusus bagi mereka,” ungkap Made.

“Untuk itu melalui ruang publik yang ramah difabel inilah pemerintah dapat menunjukan kepeduliannya pada kelompok disabilitas,“ sambungnya.

Selain dapat memenuhi fasilitas publik untuk penyandang disabilitas, Made juga berharap di tahun 2022, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran maksimal untuk pemberdayaan dan pelatihan kerja bagi penyandang disabilitas agar mereka menjadi masyarakat yang produktif dan tidak dipandang sebelah mata.

“Kami berharap pemerintah tidak hanya memenuhi fasilitas penunjang untuk teman-temen disabilitas, tapi juga ada alokasi dana khusus untuk pemberdayaan, pelatihan, dan permodalan bagi mereka,” pungkasnya.

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...