Selasa
01 September 2026 | 1 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kembangkan Alpukat Mega Avocadoo, Hasto Apresiasi Petani Milenial Ngawi

pdip-jatim-230930-stand-ngawi-1

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi para petani milenial Kabupaten Ngawi yang mampu mengembangkan alpukat Mega Avocadoo.

Menurutnya, yang dilakukan oleh anak-anak muda yang tergabung di bakulbibit.id itu merupakan kekayaaan pangan Indonesia.

“Saya mengapresiasi pengembangan alpukat Mega Avocadoo dari Kabupaten Ngawi di bawah pimpinan Mas Ony dan Mas Antok. Ini melambangkan kekayaan aneka pangan kita, termasuk holtikultura,” ucap Hasto.

Apresiasi itu dia ungkapkan saat mengunjungi stand hasil pertanian yang digelar DPC PDI Perjuangan Ngawi di ajang Pameran Pangan Plus Expo 2023, di arena Rakernas IV PDI Perjuangan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (30/9/2023).

Hasto juga mendorong pemanfaatan teknologi pertanian terapan untuk meningkatkan hasil dan daya saing pertanian.

“Kalau teknologi pertanian terapan bisa kita terapkan sambil lalu berinovasi, maka rakyat kita akan makmur dan meningkatkan daya saing pertanian. Dengan demikian, kita akan memimpin dengan dengan kedaulatan pangan di dunia,” jelasnya.

Kunjungan Hasto di stand DPC PDIP Ngawi mendapat sambutan luar biasa dari anak-anak bakulbibit.id. Mereka menyuguhi Hasto dengan alpukat Mega Avocadoo yang punya ciri khas warna merah ketika sudah masak.

Sementara Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan, pihaknya memiliki program Kemandirian Pangan Ramah Lingkungan Berkelanjutan.

Program tersebut, jelas Mas Ony, sapaan akrab Bupati Ony, poinnya memberikan pengetahuan dan wawasan para petani agar bisa mandiri.

“Lewat kemandirian itu, petani tidak lagi bergantung pada pupuk, benih, pola tanam, pascatanam dan seterusnya,” terang Mas Ony.

Kader Banteng juga menjelaskan, dengan menggunakan pupuk ramah lingkungan, hasil pertanian di Ngawi mengalami peningkatan. Sementara para petani muda membantu hilirisasi hasil pertanian melalui media sosial.

“Alhamdulillah, dengan pupuk ramah lingkungan hasil pertanian semakin meningkat. Dan para petani muda, yang melek teknologi, media sosial, membantu hilirisasinya, membuka pasar-pasar pasca panen,” ucapnya. (set/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Mbak Nia Kunjungi Stan MNV, Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas

SUMENEP – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengunjungi sejumlah stan pelaku usaha dalam ...
KABAR CABANG

Pelajar dan Mahasiswa di Lumajang Ikuti Lomba Pidato dan Baca Puisi di Kantor DPC PDI Perjuangan

LUMAJANG – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Lumajang diwarnai dengan ajang ...
LEGISLATIF

Lindungi Warga, DPRD Surabaya Minta Data Bantuan Fokus ke Daerah

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya mendorong Pemerintah Pusat memberi kewenangan otonomi daerah dalam pengelolaan data ...
MILANGKORI

Hambeging Bumi, Ketika Hari Jadi Trenggalek Mengajak Warganya Kembali Bersahabat dengan Alam

Hari Jadi ke-832 Trenggalek mengusung tema Hambeging Bumi. Beragam kegiatan, dari kirab pusaka hingga menjaga ...
EKSEKUTIF

P-APBD 2026, Bupati Ngawi Sampaikan Pembangunan Jalan Poros Desa Hingga Mobil Damkar Baru

NGAWI – DPRD Kabupaten Ngawi menggelar rapat paripurna dengan agenda pembahasan perubahan Anggaran Pendapatan dan ...
LEGISLATIF

Sektor Ekonomi Sumbang 66,9% PDRB Jatim, Komisi B Soroti Alokasi Anggaran Hanya 4,56%

SURABAYA — Kontribusi sektor-sektor perekonomian yang menjadi mitra Komisi B mencapai 66,9 persen terhadap Produk ...