Jumat
16 Oktober 2026 | 10 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kembangkan Alpukat Mega Avocadoo, Hasto Apresiasi Petani Milenial Ngawi

pdip-jatim-230930-stand-ngawi-1

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi para petani milenial Kabupaten Ngawi yang mampu mengembangkan alpukat Mega Avocadoo.

Menurutnya, yang dilakukan oleh anak-anak muda yang tergabung di bakulbibit.id itu merupakan kekayaaan pangan Indonesia.

“Saya mengapresiasi pengembangan alpukat Mega Avocadoo dari Kabupaten Ngawi di bawah pimpinan Mas Ony dan Mas Antok. Ini melambangkan kekayaan aneka pangan kita, termasuk holtikultura,” ucap Hasto.

Apresiasi itu dia ungkapkan saat mengunjungi stand hasil pertanian yang digelar DPC PDI Perjuangan Ngawi di ajang Pameran Pangan Plus Expo 2023, di arena Rakernas IV PDI Perjuangan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (30/9/2023).

Hasto juga mendorong pemanfaatan teknologi pertanian terapan untuk meningkatkan hasil dan daya saing pertanian.

“Kalau teknologi pertanian terapan bisa kita terapkan sambil lalu berinovasi, maka rakyat kita akan makmur dan meningkatkan daya saing pertanian. Dengan demikian, kita akan memimpin dengan dengan kedaulatan pangan di dunia,” jelasnya.

Kunjungan Hasto di stand DPC PDIP Ngawi mendapat sambutan luar biasa dari anak-anak bakulbibit.id. Mereka menyuguhi Hasto dengan alpukat Mega Avocadoo yang punya ciri khas warna merah ketika sudah masak.

Sementara Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan, pihaknya memiliki program Kemandirian Pangan Ramah Lingkungan Berkelanjutan.

Program tersebut, jelas Mas Ony, sapaan akrab Bupati Ony, poinnya memberikan pengetahuan dan wawasan para petani agar bisa mandiri.

“Lewat kemandirian itu, petani tidak lagi bergantung pada pupuk, benih, pola tanam, pascatanam dan seterusnya,” terang Mas Ony.

Kader Banteng juga menjelaskan, dengan menggunakan pupuk ramah lingkungan, hasil pertanian di Ngawi mengalami peningkatan. Sementara para petani muda membantu hilirisasi hasil pertanian melalui media sosial.

“Alhamdulillah, dengan pupuk ramah lingkungan hasil pertanian semakin meningkat. Dan para petani muda, yang melek teknologi, media sosial, membantu hilirisasinya, membuka pasar-pasar pasca panen,” ucapnya. (set/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kukuhkan 66 Kepala Sekolah, Bupati Lukman Tekankan Integritas dan Mutu Pendidikan

BANGKALAN – Kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan struktural, tetapi juga memegang tanggung jawab besar ...
KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...