Rabu
12 Agustus 2026 | 11 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kedatangan Kiai Khos NU, Abah San: Pada Ulama, Kita Belajar Menerjemahkan Masalah Bangsa

PSX_20211101_142009-min

MOJOKERTO – Gelaran Maulid Nabi Muhammad SAW DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto terasa istimewa dengan kedatangan tamu istimewa, yakni Kiai karismatik Khusen, Minggu (31/10/2021). Kedatangan tokoh yang sangat disegani di Jawa Timur itu di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Mokokerto sontak mendapatkan perhatian dari para pengurus DPC dan khalayak yang hadir.

Seperti diketahui, Mbah Yai Khusen, sapaan akrabnya, merupakan kiai Khos NU yang sering dikunjungi mendiang Presiden ke-5 RI, Kiai Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Bahkan hingga kini, anak-anak Gus Dur dan berbagai tokoh NU selalu mengikuti langkah Gus Dur untuk selalu meminta nasehat Mbah Yai Khusen dalam mengambil keputusan-keputusan penting.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto, Santoso Bekti Wibowo, menyampaaikan, kehadiran Kiai Khusein ke rumah PDI Perjuangan Mojokerto ini sebagai upaya Banteng Mojokerto agar lebih dekat dengan ulama dan tokoh agama di wilayah Mojopahit ini untuk menguatkan jiwa nasionalis religius.

“Kedatangan beliau adalah upaya untuk lebih dekat kepada ulama-ulama khos dan tokoh agama di Mojokerto,” terang Santoso saat dihubungi unit media DPD Jatim, Senin (1/11/2021).

Abah San, sapaan akrab Santoso Bekti Wibowo, menceritakan bahwa saat kunjungan kiai khos tersebut, seakan kembali ke rumahnya sendiri. Sebab, semasa kecilnya, Kiai Khusein pernah diemong oleh Proklamator RI, Ir. Soekarno.

“Beliau bercerita bahwa ke rumah PDI Perjuangan serasa  pulang ke rumah sendiri, karena beliau di masa kecil pernah diemong sama Bung Karno,” terang Abah San.

Ia juga menegaskan pentingnya mengambil pelajaran dari kiai untuk menghadapi masalah yang dihadapi bangsa Indonesia. Kepemimpinan seorang kiai dan ketaatan seorang santri yang siap dan rela bertaruh nyawa demi negeri merupakan sikap yang harus diteladani.

“Ketaatan santri dan kemampuan kiai menerjemahkan masalah-masalah bangsa dan kemasyarakatan akan sangat penting bagi kami untuk didengar. Sehingga kami tidak keliru dalam menerjemahkan semangat, Hasrat, dan aspirasi masyarakat,” tutupnya. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...