Jumat
26 Juni 2026 | 12 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kedatangan Kiai Khos NU, Abah San: Pada Ulama, Kita Belajar Menerjemahkan Masalah Bangsa

PSX_20211101_142009-min

MOJOKERTO – Gelaran Maulid Nabi Muhammad SAW DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto terasa istimewa dengan kedatangan tamu istimewa, yakni Kiai karismatik Khusen, Minggu (31/10/2021). Kedatangan tokoh yang sangat disegani di Jawa Timur itu di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Mokokerto sontak mendapatkan perhatian dari para pengurus DPC dan khalayak yang hadir.

Seperti diketahui, Mbah Yai Khusen, sapaan akrabnya, merupakan kiai Khos NU yang sering dikunjungi mendiang Presiden ke-5 RI, Kiai Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Bahkan hingga kini, anak-anak Gus Dur dan berbagai tokoh NU selalu mengikuti langkah Gus Dur untuk selalu meminta nasehat Mbah Yai Khusen dalam mengambil keputusan-keputusan penting.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto, Santoso Bekti Wibowo, menyampaaikan, kehadiran Kiai Khusein ke rumah PDI Perjuangan Mojokerto ini sebagai upaya Banteng Mojokerto agar lebih dekat dengan ulama dan tokoh agama di wilayah Mojopahit ini untuk menguatkan jiwa nasionalis religius.

“Kedatangan beliau adalah upaya untuk lebih dekat kepada ulama-ulama khos dan tokoh agama di Mojokerto,” terang Santoso saat dihubungi unit media DPD Jatim, Senin (1/11/2021).

Abah San, sapaan akrab Santoso Bekti Wibowo, menceritakan bahwa saat kunjungan kiai khos tersebut, seakan kembali ke rumahnya sendiri. Sebab, semasa kecilnya, Kiai Khusein pernah diemong oleh Proklamator RI, Ir. Soekarno.

“Beliau bercerita bahwa ke rumah PDI Perjuangan serasa  pulang ke rumah sendiri, karena beliau di masa kecil pernah diemong sama Bung Karno,” terang Abah San.

Ia juga menegaskan pentingnya mengambil pelajaran dari kiai untuk menghadapi masalah yang dihadapi bangsa Indonesia. Kepemimpinan seorang kiai dan ketaatan seorang santri yang siap dan rela bertaruh nyawa demi negeri merupakan sikap yang harus diteladani.

“Ketaatan santri dan kemampuan kiai menerjemahkan masalah-masalah bangsa dan kemasyarakatan akan sangat penting bagi kami untuk didengar. Sehingga kami tidak keliru dalam menerjemahkan semangat, Hasrat, dan aspirasi masyarakat,” tutupnya. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Mbak Nia Salurkan Beasiswa untuk 40 Mahasiswa di Dapil I Sumenep

SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, kembali menyalurkan bantuan beasiswa kepada ...
KRONIK

Wakil Bupati dan Ketua DPRD Temui Massa Aksi Demo Mahasiswa 6+5 Ngawi

NGAWI – Aliansi mahasiswa di Kabupaten Ngawi menggelar aksi demonstrasi dengan membawa 11 tuntutan terkait isu ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Dugaan Penyelewengan Retribusi Pasar Bisa Ganggu Target PAD

DPRD Jember mengingatkan dugaan penyelewengan retribusi pasar harus ditelusuri serius karena berpotensi mengganggu ...
KRONIK

BBHAR Jatim Kawal Kasus Pencabulan terhadap Santriwati di Sidoarjo

SIDOARJO – Seorang pengajar di salah satu pesantren di Kabupaten Sidoarjo, inisial UJF, ditahan pihak kepolisian ...
KABAR CABANG

PDIP Trenggalek Genjot Pelatihan Media Sosial untuk Kader Muda di 14 PAC

DPC PDI Perjuangan Trenggalek menggelar pelatihan media sosial dan digital marketing bagi kader muda dari 14 PAC. ...
KRONIK

Rocky Gerung dan Airlangga Pribadi Bakal Uji Relevansi Marhaenisme di Hadapan Gen Z Magetan

MAGETAN – Peringatan Bulan Bung Karno 2026 di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, bakal dikemas berbeda dengan ...