Sabtu
10 Oktober 2026 | 8 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kedatangan Kiai Khos NU, Abah San: Pada Ulama, Kita Belajar Menerjemahkan Masalah Bangsa

PSX_20211101_142009-min

MOJOKERTO – Gelaran Maulid Nabi Muhammad SAW DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto terasa istimewa dengan kedatangan tamu istimewa, yakni Kiai karismatik Khusen, Minggu (31/10/2021). Kedatangan tokoh yang sangat disegani di Jawa Timur itu di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Mokokerto sontak mendapatkan perhatian dari para pengurus DPC dan khalayak yang hadir.

Seperti diketahui, Mbah Yai Khusen, sapaan akrabnya, merupakan kiai Khos NU yang sering dikunjungi mendiang Presiden ke-5 RI, Kiai Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Bahkan hingga kini, anak-anak Gus Dur dan berbagai tokoh NU selalu mengikuti langkah Gus Dur untuk selalu meminta nasehat Mbah Yai Khusen dalam mengambil keputusan-keputusan penting.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Mojokerto, Santoso Bekti Wibowo, menyampaaikan, kehadiran Kiai Khusein ke rumah PDI Perjuangan Mojokerto ini sebagai upaya Banteng Mojokerto agar lebih dekat dengan ulama dan tokoh agama di wilayah Mojopahit ini untuk menguatkan jiwa nasionalis religius.

“Kedatangan beliau adalah upaya untuk lebih dekat kepada ulama-ulama khos dan tokoh agama di Mojokerto,” terang Santoso saat dihubungi unit media DPD Jatim, Senin (1/11/2021).

Abah San, sapaan akrab Santoso Bekti Wibowo, menceritakan bahwa saat kunjungan kiai khos tersebut, seakan kembali ke rumahnya sendiri. Sebab, semasa kecilnya, Kiai Khusein pernah diemong oleh Proklamator RI, Ir. Soekarno.

“Beliau bercerita bahwa ke rumah PDI Perjuangan serasa  pulang ke rumah sendiri, karena beliau di masa kecil pernah diemong sama Bung Karno,” terang Abah San.

Ia juga menegaskan pentingnya mengambil pelajaran dari kiai untuk menghadapi masalah yang dihadapi bangsa Indonesia. Kepemimpinan seorang kiai dan ketaatan seorang santri yang siap dan rela bertaruh nyawa demi negeri merupakan sikap yang harus diteladani.

“Ketaatan santri dan kemampuan kiai menerjemahkan masalah-masalah bangsa dan kemasyarakatan akan sangat penting bagi kami untuk didengar. Sehingga kami tidak keliru dalam menerjemahkan semangat, Hasrat, dan aspirasi masyarakat,” tutupnya. (arul/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Empat Bulan Belum Dioperasi, Eri Cahyadi Pindahkan Pasien Kanker ke RSUD Soewandhie

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta percepatan penanganan medis terhadap Dian, warga penyandang ...
LEGISLATIF

Milton Dick Pimpin IPU hingga 2029, Puan Maharani Harap Peran Parlemen Dunia Menguat

TANZANIA – Ketua DPR RI Puan Maharani berharap Milton Dick, yang terpilih sebagai Presiden ke-32 ...
KABAR CABANG

Gedung DPC PDIP Kabupaten Malang Dikembangkan Jadi Rumah Rakyat, Ini Fasilitasnya

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang berencana mengembangkan kantor menjadi Rumah Rakyat dengan fasilitas rumah ...
LEGISLATIF

Krisis Air Petani Tumpang, Zulham Desak Tugu Tirta Bangun Embung atau Sumur Artetis

MALANG – Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarok, mendesak Perumda Air Minum ...
UMKM

Kisah Busono Membangun Kemandirian Petani Tembakau Senori

TUBAN — Kiprah kader partai politik tidak melulu soal adu gagasan di panggung kekuasaan. Di sudut Kabupaten Tuban, ...
KRONIK

Said Abdullah Dukung Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani di Malang untuk Pendidikan Karakter

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mendukung pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan ...