NGAWI – Seluruh wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ngawi turun di dapil masing-masing untuk memberikan edukasi perihal pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Para kader Banteng juga memberikan bantuan sembako untuk rakyat.
“Kita memberikan edukasi kepada masyarakat, kita lakukan door to door,” tutur Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ngawi, Yuwono Kartiko atau akrab disapa Pak King, kepada www.pdiperjuangan-jatim.com, Minggu (11/7/2021).
Pak King mengatakan, edukasi perihal pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat perlu diberikan kepada warga. Hal itu agar masyarakat paham dan bisa mematuhi aturan selama PPKM darurat diberlakukan.
Mengingat masih dalam kondisi pandemi, disebutkan Pak King, masyarakat juga terus diberikan edukasi terkait Covid-19. Termasuk ajakan agar masyarakat patuh menerapkan protokol kesehatan.
“Kita juga selalu menekankan, agar masyarakat patuh prokes. Kalau seluruh masyarakat sadar prokes, sadar Covid-19, pandemi ini akan dengan mudah kita lalui,” jelasnya.
Selama turun di dapil masing-masing, para dewan dari PDI Perjuangan Ngawi juga memberikan sembako bagi masyarakat yang terdampak.
Dari setiap dapil, disebutkan Pak King, setiap anggota akan membagikan sebanyak 25 paket sembako.
“Ini sudah kita mulai dari tanggal 8 Juli 2021 kemarin. Rencananya hingga tanggal 12 Juli 2021,” jelas Pak King yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Ngawi.
Selain itu, Pak King juga memastikan anggota Fraksi PDI Perjuangan selalu siap untuk membantu apapun permasalahan dari masyarakat selama pemberlakukan PPKM Darurat.
“Saat masyarakat membutuhkan, kita pastikan anggota Fraksi PDI Perjuangan siap membantu permasalahan masyarakat,” kata Pak King. (mmf/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS