Minggu
31 Mei 2026 | 3 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sosialisasi Pencegahan Judi Online, Raymond Tara Sampaikan Pentingnya Peran Keluarga

IMG-20251024-WA0011_copy_984x664

SIDOARJO – Sekretaris Komisi A DPRD Sidoarjo, Raymond Tara Wahyudi ST, menekankan pentingnya peranan keluarga dalam pencegahan terhadap maraknya judi online di Sidoarjo. Menurutnya, dunia digital yang sehat merupakan tugas dan tanggungjawab bersama.

Hal itu disampaikan Raymond saat menghadiri Deklarasi dan Sosialisasi Pencegahan Anti Judi Online yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informasi di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidoarjo pada Kamis (23/10/2025).

“Kepada seluruh orang tua, bimbinglah, komunikasikanlah, dan ciptakan lingkungan aman di rumah,” ujar Raymond yang juga kader PDI Perjuangan Sidoarjo.

Selain kepada keluarga, pihaknya juga mengaja para pendidik di Sidoarjo juga senantiasa memberikan pemahaman terhadap literasi digital. Sehingga dapat menciptakan lingkungan digital aman dan sehat.

“Kepada para pendidik, ajarkanlah literasi digital dan dukunglah siswa yang berjuang. Mari wujudkan digital yang sehat, aman, dan bermakna untuk semua generasi Indonesia,” tegasnya.

Menurutnya, pencegahan terhadap judi online menjadi tugas bersama. Baik keluarga, lembaga pendidikan, lingkungan, serta pemerintah. Sehingga anak-anak tidak terjebak dalam lubang kehancuran judi online.

“Kita harus menjadi filter terakhir agar anak-anak kita tidak terjebak dalam lubang kehancuran judi online,” tandasnya.

Sementara, Kasubnit II Pidana Umum Satreskrim Polresta Sidoarjo, Heri Kasiyanto, SH menyampaikan bahwa judi online adalah candu yang berpotensi merusak masa depan generasi muda dan stabilitas ekonomi keluarga.

“Kami tidak hanya bicara kerugian uang. Judi online itu candu, banyak yang terjebak karena awalnya hanya coba-coba. Lama-lama menjadi ketagihan karena terobsesi ingin menang, kehilangan uang, bahkan merusak hubungan sosial dan keluarganya,” ucap Heri Kasiyanto.

Heri Kasiyanto juga mengingatkan bahwa pelaku judi terancam Pasal 303 KUHP dengan pidana penjara maksimal 4 tahun atau denda hingga Rp10 juta. Khusus pelaku judi online, jeratan Pasal 27 ayat 2 UU ITE (perubahan kedua UU Nomor 1 Tahun 2024) menanti dengan ancaman hukuman setara bandar: penjara 10 tahun dan/atau denda Rp1 miliar.

Dalam kegiatan Deklarasi dan Sosialisasi Pencegahan Anti Judi Online yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informasi turut dihadiri berbagai admin media sosial, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), guru dan organisasi kemasyarakatan.(hd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Deni: PDI Perjuangan Memberi Anak Muda Ruang dan Tanggung Jawab Berjuang Bersama

PONOROGO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengingatkan kader PDI Perjuangan untuk tidak ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Ponorogo Perkuat Kaderisasi dan Regenerasi Kepemimpinan

PONOROGO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo menggelar Musyawarah Anak Cabang ...
HEADLINE

Kecerdasan AI Jadi Bahasan Penting DPD saat Lantik PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Jombang

JOMBANG – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu perhatian ...
KRONIK

Sadarestuwati Sebut PDIP Penyeimbang Tunggal, Soroti Rupiah Rp18.000 dan Ancaman Impor Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI sekaligus Ketua Bidang Pertanian dan Pangan DPP PDI Perjuangan, Hj. ...
KABAR CABANG

Targetkan 14 Kursi pada Pemilu 2029, PDIP Jombang Wajibkan Anggota Dewan Turun ke Ranting 4 Kali Sebulan

JOMBANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Jombang, Sumrambah, mematok target ambisius bagi partainya untuk meraih 14 kursi ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Penerapan Smart Lighting pada 10.000 Titik PJU Baru di Surabaya

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Dishub memperluas penerapan smart lighting pada program ...