Jumat
15 Mei 2026 | 3 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi PDI Perjuanngan DPRD Jatim Dukung Pencabutan Enam Perda

pdip-jatim-251024-indriani-yulia

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mendukung pencabutan enam peraturan daerah (Perda) yang diajukan dalam Rancangan Perda tentang Pencabutan Perda.

Salah satunya perda yang sebelumnya diminta Gubernur Jawa Timur untuk tidak dicabut, yakni Perda Nomor 10 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Bandara Abdulrachman Saleh Malang.

Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, Indriani Yulia Mariska, mengatakan bahwa pencabutan seluruh perda tersebut merupakan langkah penyesuaian terhadap peraturan perundang-undangan dan penyelarasan kewenangan sesuai dengan prinsip otonomi daerah yang bertanggung jawab.

“Fraksi PDI Perjuangan berpandangan bahwa pencabutan keenam perda memiliki dasar hukum yang kuat sekaligus urgensi sosial yang nyata,” ujar Indriani saat menyampaikan pandangan fraksi di rapat paripurna DPRD Jawa Timur, Kamis (23/10/2025).

Fraksi PDI Perjuangan menilai Perda Nomor 10 Tahun 2012 seharusnya dicabut karena pengelolaan bandara sipil kini menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kewenangan tersebut tidak lagi berada di tingkat provinsi.

“Surat dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang dijadikan dasar oleh gubernur bersifat administratif dan tidak dapat meniadakan ketentuan undang-undang yang lebih tinggi,” tegasnya.

Fraksi PDI Perjuangan menyatakan bahwa sikap tersebut juga sejalan dengan pandangan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jawa Timur, yang telah menyepakati perlunya pencabutan Perda Nomor 10 Tahun 2012.

Hal itu, kata Indriani, mencerminkan konsistensi kelembagaan DPRD dalam menjaga supremasi hukum dan mencegah tumpang tindih kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah.

“Perbedaan pandangan antara gubernur dan DPRD adalah hal yang wajar dalam proses legislasi. Justru ini menunjukkan kedewasaan politik dan komitmen terhadap transparansi pembentukan peraturan,” ujarnya.

Fraksi PDI Perjuangan juga mendorong agar perbedaan pendapat itu diselesaikan melalui mekanisme hukum yang sah di Kementerian Dalam Negeri.

“Penyelesaian dapat dilakukan secara obyektif melalui Direktorat Produk Hukum Daerah agar hasil legislasi memiliki legitimasi konstitusional yang kuat,” kata dia.

Selain itu, Fraksi PDI Perjuangan mengapresiasi penggunaan metode omnibus dalam pencabutan lima perda lainnya yang dinilai tidak relevan. Menurut Indriani, langkah tersebut akan mempercepat harmonisasi hukum dan meningkatkan efisiensi pemerintahan daerah.

“Seluruh proses pencabutan perda harus berpijak pada asas keadilan sosial, efisiensi pemerintahan, dan tanggung jawab moral untuk menghadirkan hukum yang benar-benar melayani rakyat Jawa Timur,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Blitar Dukung Penguatan Pendidikan Berbasis Keagamaan

Rijanto berharap lembaga pendidikan keagamaan menjadi garda terdepan mencetak generasi Islami unggul dan ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Tulungagung Bakal Tingkatkan Pengawasan terhadap Tata Kelola Daerah

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung berkomitmen meningkatkan fungsi ...
KABAR CABANG

PAC PDIP Prajuritkulon Genjot Konsolidasi hingga Anak Ranting, Target Rampung Mei 2026

PAC PDI Perjuangan Prajuritkulon menggencarkan konsolidasi hingga anak ranting untuk memperkuat soliditas kader di ...
LEGISLATIF

Kembalikan Citra Kota Malang sebagai Kota Bunga, Eko Herdiyanto Dorong Penguatan Ruang Hijau di Perbatasan

Eko Herdiyanto mendorong penguatan ruang hijau di perbatasan demi mengembalikan citra Kota Malang sebagai Kota ...
KABAR CABANG

Ditinggal Berjualan, Dapur Mbah Rupini Terbakar, PAC Paron Salurkan Bantuan

  NGAWI – Sebuah bangunan dapur milik Rupini, warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, terbakar pada ...
KRONIK

Grisa Job Fair, Pemkab Ngawi Sinergikan Bidang Pendidikan dengan Industri

NGAWI – Halaman SMK PGRI 1 Ngawi dipadati pencari kerja dalam gelaran Grisa Job Fair 2026, Rabu (13/5/2026). Tidak ...