Sabtu
13 Juni 2026 | 11 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

KD: Saya Banyak Mencontoh Soekarno yang Menyelaraskan Seni dalam Konsep Berpolitik

pdip-jatim-krisdayanti-110621

JAKARTA – Diva pop Indonesia Krisdayanti (KD) mengatakan, Bung Karno merupakan seorang sosok pemimpin teladan. Sosok proklamator kemerdekaan bangsa Indonesia tersebut merupakan contoh bagaimana seharusnya seorang pemimpin bekerja untuk rakyatnya.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI ini menilai Bung Karno merupakan paket komplet. Menurutnya, Bung Karno sebagai ayah yang membesarkan sosok Megawati dengan sangat baik.

Soekarno sebagai pejuang, presiden, maupun patron dalam bidang seni kebudayaan.

Mengenai sosok Soekarno, menurut legislator dari Dapil Malang Raya ini tidak melulu berkutat mengenai persoalan ideologi dan politik.

Menurutnya, Soekarno juga sangat menyeimbangkan keberagaman pandangan seni budaya nusantara dalam menentukan kebijakan politik saat memimpin, mengaplikasikan jiwa seninya dalam menata kota.

“Dan Bung Karno tidak hanya sebagai pencinta seni dan budaya Indonesia untuk dirinya sendiri,” ungkap Krisdayanti, dalam keterangannya, Jumat (11/6/2021).

Kesenian, lanjut Krisdayanti, merupakan media yang digunakan Bung Karno dalam merancang, membangun, dan merawat bangsanya.

Sosok proklamator tersebut memiliki kontribusi besar dalam memperkaya kesenian dalam negeri dan menyebarkan semangat kesenian kepada rakyat Indonesia.

Berbagai patung, monumen, bangunan, lukisan, lagu dan lain adalah bukti yang dapat disaksikan dan dinikmati sampai saat ini.

Jembatan Semanggi, Monumen Nasional, Masjid Istiqlal, Gelora Bung Karno, sebut Krisdayanti, adalah bukti adanya unsur estetika, seni dan budaya dalam bentuk bangunannya dan itu dibangun di era kepemimpinan Bung Karno.

Melalui seni, Bung Karno membangun semangat bangsa Indonesia. “Saya mengamini dan sangat setuju dengan pendapat tersebut,” tegas Krisdayanti.

Dia memandang, cara berpolitik Bung Karno sendiri terutama konsep demokrasi terpimpin dapat dianalogikan sebagai sebuah orkestra. Masing-masing elemen punya peran penting, tanpa dirijen mereka tak akan bisa menghasilkan alunan nada yang harmonis.

Peran dirijen itulah yang dalam demokrasi dipegang oleh pemimpin atau tetua dalam tradisi musyawarah yang telah diwariskan secara turun-temurun di negeri ini.

“Jujur saya banyak mencontoh Soekarno yang menyelaraskan seni dalam konsep berpolitik,” ungkapnya.

Krisdayanti menerangkan selama dua tahun menjadi anggota legislatif, dia merasa sangat bersyukur ditempatkan di Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan.

Dirinya dapat belajar lebih dan mendapatkan banyak pengalaman baru. Krisdayanti berharap bisa terus belajar mencontoh figur Bung Karno bapak bangsa, bahwa seni dan politik bisa berkolaborasi dengan harmoni. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ketika Bung Karno ‘Menyapa’ Gen Z Jember

Kantor DPC PDI Perjuangan Jember berubah wajah selama Bulan Bung Karno 2026. Ribuan anak muda memadati markas ...
UMKM

Festival Bambu Magetan, Geliatkan Ekonomi UMKM dan Edukasi Kelestarian Lingkungan

MAGETAN — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suyatno, menghadiri pembukaan Festival Bambu dalam ...
KRONIK

Bulan Bung Karno di Lumajang, PDIP Jatim Gelar Doa Bersama dan Bagikan 56 Tumpeng

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar doa bersama dan tahlil Bulan Bung Karno di Lumajang. Said Abdullah ...
KABAR CABANG

Sambut Bulan Bung Karno, PDIP Kabupaten Kediri Siapkan Ziarah, Tanam Ketela hingga Baksos

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyiapkan rangkaian Bulan Bung Karno 2026 mulai dari ziarah makam Bung Karno, ...
SEMENTARA ITU...

Ketua DPC PDIP Kabupaten Madiun Fery Sudarsono Meriahkan Turnamen Mini Soccer

MADIUN – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, turut ...
HEADLINE

Implementasikan Arahan Megawati, PDIP Jatim Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama DPC PDIP Lumajang menanam 1.000 pohon di Bukit Perkemahan Glagaharum. Deni ...