Minggu
16 Agustus 2026 | 7 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kasus DBD Meningkat, PDIP Jatim Instruksikan Kader Bergerak Serentak hingga Akar Rumput

pdip jatim 251110 DW 2

SURABAYA — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mengeluarkan instruksi wajib kepada seluruh struktur partai dan kader untuk bergerak aktif mencegah potensi wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah masing-masing.

Instruksi tegas tersebut dikeluarkan menyusul meningkatnya kasus DBD di sejumlah daerah di Jawa Timur, sekaligus menegaskan komitmen PDI Perjuangan agar tidak sekadar hadir secara simbolik, tetapi turun langsung menyentuh persoalan rakyat.

Instruksi kewaspadaan dan gerakan pencegahan DBD itu tertuang dalam Surat DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Nomor 014/IN/DPD/II/2026 tertanggal 5 Februari 2026, yang ditujukan kepada DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting, anggota Fraksi PDIP DPRD kabupaten/kota, kepala daerah dan wakil kepala daerah, hingga seluruh kader partai.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menegaskan bahwa instruksi tersebut harus diterjemahkan dalam langkah konkret di lapangan, bukan sekadar seruan administratif.

“Ini bukan sekadar imbauan. Seluruh kader PDI Perjuangan wajib meningkatkan kewaspadaan dan mengambil peran aktif dalam pencegahan DBD. Partai harus hadir ketika rakyat menghadapi ancaman kesehatan,” tegas Deni di Surabaya, Jumat (6/2/2026).

Dalam instruksi tersebut, DPD PDIP Jatim memerintahkan kader untuk melakukan pemantauan aktif kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat, memperkuat koordinasi dengan tenaga kesehatan, puskesmas, dan rumah sakit, serta menggerakkan masyarakat melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus secara berkelanjutan.

Selain itu, kader partai juga diminta mendorong pelaksanaan fogging di wilayah rawan DBD, dengan tetap berkoordinasi bersama pemerintah daerah dan instansi kesehatan terkait, serta melakukan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pola hidup bersih dan sehat.

DPD PDIP Jatim juga mewajibkan seluruh jajaran partai melaporkan setiap kegiatan dan perkembangan di lapangan secara berjenjang sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut organisasi.

“Kesehatan rakyat adalah prioritas. Kader tidak boleh menunggu situasi memburuk baru bergerak. Pencegahan harus dilakukan sejak dini,” pungkas politisi muda yang juga Wakil Ketua DPRD Jawa Timur tersebut. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Amithya Ingatkan Generasi Muda Tak Kehilangan Jati Diri di Era Digital

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengingatkan masyarakat agar tidak kehilangan jati ...
KABAR CABANG

Pengurus Ranting Se-Kecamatan Kerek dan Soko Tuban Jalani Pelantikan

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban resmi memulai rangkaian pelantikan pengurus ...
KABAR CABANG

Musran Tuntas, PDIP Kabupaten Blitar Bidik 22 Kursi pada Pemilu 2029

PDIP Kabupaten Blitar menuntaskan Musran se-kabupaten dan membidik 22 kursi DPRD pada Pemilu 2029 melalui penguatan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Apresiasi Bringinan, Pisang Cavendish Jadi Sumber Ekonomi Warga

Novita Hardini mendorong budidaya pisang Cavendish di Desa Bringinan, Ponorogo, menjadi model pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Pesan Bupati Fauzi untuk Paskibraka 2026: Disiplin Jangan Cuma Pas Upacara!

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengukuhkan Paskibraka 2026 di Pendopo Agung Keraton, Sabtu ...
KRONIK

Tiga Wasit Perempuan Warnai Laga Soekarno Cup 2026 di Bangkalan

BANGKALAN – Laga Banteng Papua Tengah melawan Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup 2026 di Stadion ...