Selasa
03 November 2026 | 6 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kantor OJK Resmi Berdiri di Kota Malang, Ini Harapan Andreas

pdip-jatim-220318-andreas-ojk

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Andreas Eddy Susetyo menghadiri acara peresmian gedung kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang di Jalan Lejend Sutoyo No 109-111, Kota Malang, Senin lalu.

Melalui berdirinya Gedung OJK ini, Andreas berharap agar keberadaannya mampu meningkatkan pemahaman dan edukasi akan masalah keuangan kepada masyarakat. Terutama untuk meningkatkan literasi keuangan dan akses keuangan yang dirasanya masih timpang.

“Saya lihat desain gedung kantor ini ramah terhadap masyarakat. Di (ruangan) depan kan langsung ada tempat pengaduan, dengan demikian, kehadiran OJK ini diharapkan bisa menekan gap antara harapan masyarakat dengan kehadiran OJK yang lebih responsif dan cepat tanggap,” kata Andreas Eddy Susetyo, Jumat (18/3/2022).

Menurutnya, di tengah gempuran era teknologi informasi yang begitu cepat, mengakibatkan terjadi disrupsi pada sektor keuangan.

Oleh sebab itu, anggota Komisi XI DPR RI ini mendorong agar kedepannya keberadaan OJK di Malang Raya bisa meningkatkan perlindungan terhadap investor dan konsumen sebagaimana amanat undang-undang.

“Semoga dengan adanya gedung ini dapat menjadikan kehadiran OJK semakin dirasakan langsung oleh masyarakat di Malang Raya, Pasuruan, Probolinggo. Dan, sinergi OJK bersama stakeholders terkait dapat ditingkatkan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat kawasan Malang,” jelas Andreas.

Sementara itu, Komisioner OJK Wimboh Santoso mengungkapkan bahwa keberadaan Gedung OJK di Kota Malang ini merupakan sebuah momentum yang dirindukan selama satu dasawarsa alias 10 tahun belakangan.

“Setelah 10 tahun, alhamdulillah akhirnya kami punya kantor OJK yang sudah milik pribadi. Dengan ini kami berharap agar kehadiran OJK bisa lebih segera dirasakan kehadirannya melalui berbagai koridor yang sudah diatur sebelumnya. Baik sebagai lembaga pengawasan sektor jasa keuangan maupun memberikan literasi keuangan sekaligus edukasi pada masyarakat,” ungkap Wimboh.

Menurutnya, pada era digitalisasi tantangan OJK adalah bagaimana menekankan edukasi literasi keuangan kepada masyarakat. Sehingga, kantor OJK juga diharapkan dapat menjadi pusat informasi apapun terkait hal tersebut.

Termasuk salah satunya juga menjadi sarana untuk membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, khususnya sektor UMKM di Malang Raya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...