Jumat
23 Oktober 2026 | 9 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kantor DPC Kota Kediri jadi Tempat Pelatihan Menjahit dan Pertukangan

pdip-jatim-071021-kota-kediri-a

KOTA KEDIRI – Kantor partai tak melulu untuk rapat dan kegiatan seputar pemilu. Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Kediri umpamanya, jadi tempat membekali rakyat dengan rupa-rupa keterampilan.  

Rentetan suara mesin jahit terdengar di area kantor DPC Kota Kediri, di jalan Teuku Umar Kelurahan Ngadirejo. Maklum, sejumlah mesin pembuat sandangan itu dioperasikan secara berbarengan oleh belasan perempuan muda.

Pada bagian lain di area kantor DPC, sejumlah lelaki dengan perkakas pertukangan di tangan tampak mengolah balok-balok kayu.  

Rupanya, mereka adalah warga setempat yang tengah mengikuti pelatihan kerja yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemprov Jawa Timur bekerja sama dengan UPT Balai Latihan Kerja Kediri. Kegiatan inisiasi dari Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Hj Wara Sundari Renny Pramana untuk meningkatkan keterampilan warga Kota Kediri.

Informasi dihimpun menyebutkan, ada beragam pelatihan keterampilan yang diberikan untuk 48 peserta. Antara lain kejuruan menjahit melibatkan 16 orang, kejuruan furniture 16 orang, serta kejuruan tata boga 16 orang. Mereka terbagi dalam beberapa grup sesuai bidang pelatihan yang diberikan.

Pembekalan latihan kerja berlangsung selama 30 hari, dimulai sejak tanggal 20 September hingga 29 Oktober 2021. Puluhan warga ini dibimbing secara langsung oleh tenaga profesional yang memang ahli di bidangnya.

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana menjelaskan, kegiatan pelatihan kerja tersebut merupakan program tahunan dari Pemprov Jatim.  

“Kali ini kita menyasar wilayah Kota Kediri, untuk kali kedua. Nanti giliran wilayah Kabupaten Kediri,” ujar wakil rakyat yang juga Bendahara DPD PDI perjuangan Jatim ini dihubungi melalui aplikasi perpesanan sosial, Kamis (7/10/2021).

Program bertujuan untuk meningkatkan keterampilan warga. Dengan penguasaan keterampilan pada bidang tertentu, warga diharapkan bisa mandiri dan mempunyai daya saing.  

“Memberikan keterampilan agar masyarakat bisa mandiri. Ditengah pandemi seperti saat ini, yang bisa bertahan terhadap goncangan ekonomi adalah UMKM, pengusaha kecil, karena mereka punya basic keterampilan mandiri,” terangnya.  

Pramana Renny berharap, mereka yang sudah mengikuti pelatihan bisa terampil dan mandiri. Sehingga bisa membantu menopang ekonomi keluarga.

“Dan pastinya saya akan terus memantau dan mendukung mereka (peserta) untuk betul-betul bisa mandiri,” tandasnya. (putera/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Kota Batu 2027, Dorong Kemandirian Fiskal dan Belanja Tepat Sasaran

BATU – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu mendorong pemerintah kota memperkuat kemandirian fiskal dalam ...
KRONIK

Makanan Diantar ke Rumah Lansia Miskin Tiap Pagi, Rantang Kasih Terus Lanjut

BANYUWANGI – Setiap pagi, sekitar pukul 06.30 WIB, Elok Susanti datang mengantarkan makanan ke rumah Sahani (67), ...
EKSEKUTIF

Anggaran Surabaya 2027 Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Penanganan Banjir

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya memprioritaskan pendidikan, kesehatan, dan penanganan banjir dalam penyusunan ...
EKSEKUTIF

Hari Santri 2026, Rijanto Dorong Santri Blitar Kuasai Teknologi dan Ikut Membangun Daerah

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri menguasai ilmu agama sekaligus teknologi agar mampu mengambil ...
UMKM

Mendorong Kemandirian UMKM Kebun Sagu hingga Pantai Sumilir Tuban

TUBAN – Penguatan ekonomi pegiat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan wisata Tuban terus dilakukan ...
KRONIK

Mahasiswa Kritisi Anggaran, Sinung Dorong Pembenahan PAD dari Sektor Kopi

BONDOWOSO – Sejumlah mahasiswa dari enam perguruan tinggi di Bondowoso mengkritik efisiensi anggaran pemerintah ...