Selasa
18 Agustus 2026 | 12 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kanang: Mustika Rasa Adalah Jalan Diplomasi Politik Bung Karno lewat Cita Rasa Nusantara

pdip-jatim-250620-kanang

BLITAR — Dalam rangkaian peringatan Haul Bung Karno tahun 2025, Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Budi Sulistyono, akrab disapa Kanang, menegaskan pentingnya mewarisi dan melanjutkan pemikiran Bung Karno tentang berkepribadian dalam kebudayaan.

Salah satu ekspresi paling konkret dari pemikiran tersebut, menurutnya, adalah kekayaan kuliner Nusantara yang dirangkum dalam buku resep legendaris peninggalan pemerintahan Presiden Soekarno “Mustika Rasa”.

“Bung Karno dalam setiap gagasannya selalu menempatkan budaya sebagai jantung peradaban. Dan makanan adalah ekspresi budaya yang paling membumi, yang paling menyentuh rakyat,” ungkap Budi Sulistyono di Kota Blitar, Jumat (20/6/2025).

Baca juga: Pasar Jadul hingga Sajian Makanan Resep Mustika Rasa Marakkan Haul ke-55 Bung Karno

Menurut pria yang juga anggota DPR RI itu, Mustika Rasa bukan hanya sebuah buku resep. Ia adalah bentuk nyata dari strategi kebudayaan nasional yang dicanangkan Bung Karno.

Kanang menyebut makanan sebagai “bahasa universal” yang digunakan Bung Karno dalam menjalin hubungan diplomatik. Dia mencontohkan, saat Bung Karno menjamu tamu-tamu negara di Istana Merdeka atau dalam lawatan ke luar negeri, sajian khas Indonesia selalu hadir di meja makan.

“Itulah diplomasi politik lewat makanan. Bung Karno paham bahwa makanan bisa membuka ruang dialog, bisa memperhalus negosiasi, dan bisa memperkuat kesan terhadap karakter bangsa. Ini bukan sekadar urusan perut, ini strategi kebangsaan,” lanjut mantan Bupati Ngawi dua periode tersebut.

Lebih lanjut, Kanang menekankan bahwa kepribadian dalam kebudayaan, seperti yang diajarkan Bung Karno dalam konsep Trisakti, harus terus dirawat di tengah arus globalisasi yang deras.

“Keanekaragaman makanan kita adalah kekuatan. Saya beberapa waktu lalu ke Jepang, dan masyarakat di sana kagum luar biasa karena Indonesia punya ribuan jenis makanan dari berbagai daerah. Ini tidak dimiliki bangsa manapun,” sebutnya.

Menurut Kanang, keanekaragaman itu adalah modal utama bangsa Indonesia di kancah global. Jika dijaga dan dikembangkan, makanan Nusantara bisa menjadi soft power yang kuat, seperti halnya budaya Korea dengan K-Pop dan K-Food, atau Jepang dengan sushi dan wagyu-nya.

Semangat Bung Karno, lanjut Kanang, tidak cukup hanya diperingati lewat haul atau ziarah ke makam, tetapi harus diwujudkan dalam kerja nyata. Salah satunya melalui diplomasi kebudayaan dan penguatan kuliner lokal sebagai alat politik identitas.

“Menurut Bung Karno, Indonesia tidak bisa lepas dari trisaktinya, yang salah satunya adalah Berkepribadian dalam kebudayaan,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Plt Ketua DPRD Magetan Suyatno Bacakan Naskah Proklamasi di HUT ke-81 RI, Ajak Warga Doakan Korban Gempa NTT

MAGETAN — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan, H. Suyatno, S.Sos., dipercaya membacakan Naskah ...
KRONIK

PDIP Jatim Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Libatkan Seluruh Elemen Partai

SURABAYA – PDI Perjuangan Jawa Timur menggalang bantuan untuk warga terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara ...
EKSEKUTIF

Eri: Keterlibatan Warga Jadi Kunci Wujudkan Kesejahteraan di Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan keterlibatan warga, gotong royong, dan nilai Pancasila menjadi kunci ...
KRONIK

Bupati Fauzi: Kemerdekaan Harus Diwujudkan Lewat Pemerataan Pembangunan dan Pelayanan Publik

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bukan ...
KRONIK

Kuliah Tamu di Ponorogo, Novita Hardini Dorong Mahasiswa Aktif Kawal Kebijakan Publik

PONOROGO – Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan. Mahasiswa harus memahami proses ...
KABAR CABANG

HUT ke-81 RI, Yudi Meira dan Syahrul Alim Ajak Warga Kota Blitar Perkuat Gotong Royong

HUT ke-81 RI, Yudi Meira dan Syahrul Alim mengajak warga Blitar memperkuat persatuan, gotong royong, dan kerja ...