Rabu
21 Oktober 2026 | 10 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kampung Pancasila, Solusi Pemkot Surabaya Atasi Permasalahan Sosial

pdip jatim 250821 EC

SURABAYA – Kampung Pancasila yang merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, merupakan gerakan terpadu untuk mengatasi permasalah sosial di Kota Pahlawan.

Permasalahan sosial mulai dari kemiskinan, pengangguran, hingga stunting tersebut diharapkan dapat dientaskan dengan program Kampung Pancasila.

Program Kampung Pancasila merupakan peleburan program Green and Clean dan Surabaya Smart City yang sebelumnya dikembangkan Pemkot Surabaya.

“Semua program sebelumnya kini dijadikan satu dalam Kampung Pancasila. Tujuannya agar konsolidasi dan pergerakan masyarakat menjadi lebih efektif,” jelas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, dikutip Minggu (23/8/2025).

Empat pilar utama yang menjadi fokus utama, antara lain Pilar Lingkungan yang membiasakan warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan, terutama dalam hal pemilahan sampah. Pilar Ekonomi, mendorong ekonomi kerakyatan dengan pemberdayaan pemuda melalui pelatihan dan pembentukan usaha mandiri.

“Selanjutnya, Pilar Kemasyarakatan, untuk mengidentifikasi masalah sosial di setiap RW, seperti jumlah anak putus sekolah atau kasus stunting, untuk segera dicarikan solusinya. Dan, Pilar Sosial Budaya yang menekankan pentingnya nilai-nilai keguyuban, gotong royong, dan kepedulian sosial, yang berlandaskan pada nilai-nilai agama dan kebudayaan,” urainya.

Eri menjelaskan, salah satu program nasional bersinergi dengan pilar ekonomi yang didukung Kampung Pancasila, adalah Koperasi Merah Putih.

“Jika ada warga yang ingin buka toko, Koperasi Merah Putih akan membiayainya. Warga tersebut bisa mandiri dan mendapatkan keuntungan dari penjualan barang-barang yang dipasok oleh koperasi. Ini adalah cara kami untuk memutus rantai kemiskinan,” jelas dia.

Eri menekankan keberhasilan program tersebut bergantung daripada kepedulian dan gotong royong masyarakat.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa peran aktif warga. Jika ada tetangga yang kesulitan, informasikan kepada kami. Kepedulian ini adalah bagian dari amal ibadah, dan ini adalah landasan dari sila pertama Pancasila,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Surabaya Soroti Peredaran Minol, Baktiono Dorong Pengawasan Ketat

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya mendorong pengawasan lebih ketat terhadap peredaran minuman beralkohol (minol), ...
KRONIK

Sosialisasi Pencegahan Kerusakan Hutan di Banyuwangi, Sonny Soroti Keadilan Penegakan Hukum

BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny Tri Danaparamita, menekankan pentingnya penegakan hukum kehutanan yang ...
LEGISLATIF

Widarto Ingatkan Pemkab Jember, Serapan APBD 2026 Jangan Korbankan Kualitas Proyek

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, meminta pemerintah kabupaten (pemkab) tidak sekadar mengejar serapan ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar Rembug Santri, Ruang Jaring Aspirasi Generasi Pesantren

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya menghadirkan program pembangunan yang inklusif ...
EKSEKUTIF

2027, Alur Pelayanan Seluruh Puskesmas Surabaya Diselaraskan dengan Rumah Sakit

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyelaraskan alur pelayanan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat ...
LEGISLATIF

Minta Tak Ada Pungutan Pemakaman, Kaji Ipuk: Jangan Bebani Keluarga Berduka

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta pengelola tempat pemakaman umum (TPU) tidak melakukan ...