Rabu
21 Oktober 2026 | 9 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Widarto Ingatkan Pemkab Jember, Serapan APBD 2026 Jangan Korbankan Kualitas Proyek

PDIP-Jatim-Widarto-05092026

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, meminta pemerintah kabupaten (pemkab) tidak sekadar mengejar serapan anggaran dalam pelaksanaan Perubahan APBD (P-APBD) 2026.

Ia mengingatkan, percepatan belanja, terutama proyek infrastruktur, harus diikuti ketepatan waktu dan pemenuhan spesifikasi teknis agar anggaran tidak berujung pada pekerjaan berkualitas buruk.

Widarto menyampaikan hal itu setelah evaluasi gubernur terhadap P-APBD Jember 2026 selesai ditindaklanjuti dan nomor register anggaran terbit. Menurut dia, pemkab perlu berkonsentrasi melaksanakan sisa anggaran tahun ini secara tepat.

“Bukan hanya persoalan kecepatan dalam penyerapannya, tetapi juga ketepatan pelaksanaannya. Penyerapan anggaran infrastruktur justru lebih maksimal jika dikerjakan pada musim kemarau seperti sekarang,”ujar Widarto di Jember, Selasa (20/10/2026).

Ia menilai keberhasilan anggaran tidak cukup diukur dari seberapa cepat dana dibelanjakan. Kualitas pekerjaan dan kesesuaian dengan spesifikasi teknis, khususnya pada proyek infrastruktur, juga menentukan apakah belanja daerah benar-benar memberi manfaat kepada masyarakat.

“Kerugiannya akan lebih panjang jika kita hanya berpikir soal serapan anggaran, tetapi mengabaikan kualitas,” jelas pria yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Jember itu.

Peringatan Widarto bukan tanpa konteks. Pada akhir 2025, ia menyoroti keterlambatan proyek fisik di Jember. Saat itu, sekitar 140 paket kegiatan yang dilaporkan Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga disebut melewati masa kontrak.

Widarto menilai proyek fisik semestinya dapat diselesaikan paling lambat pertengahan tahun, bukan menumpuk hingga menjelang penutupan anggaran.

Pengalaman tersebut menjadi catatan bagi pelaksanaan P-APBD 2026. Pemerintah harus memastikan proyek yang dikerjakan pada sisa waktu tahun anggaran tidak hanya mengejar penyelesaian administrasi, tetapi juga memenuhi ketentuan teknis dan standar mutu.

P-APBD Jember 2026 juga mengalokasikan kembali Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) akhir 2025 sebesar Rp648,225 miliar. Besarnya anggaran yang tersedia membuat ketepatan perencanaan dan pelaksanaan semakin penting agar belanja daerah tidak berhenti pada angka realisasi, melainkan menghasilkan pekerjaan yang layak dan bermanfaat.

Widarto meminta eksekutif mengawasi pelaksanaan kegiatan secara cermat. Sebab, percepatan tanpa pengendalian mutu berisiko meninggalkan persoalan yang lebih panjang daripada keterlambatan penyerapan anggaran itu sendiri. (art/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sosialisasi Pencegahan Kerusakan Hutan di Banyuwangi, Sonny Soroti Keadilan Penegakan Hukum

BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny Tri Danaparamita, menekankan pentingnya penegakan hukum kehutanan yang ...
LEGISLATIF

Widarto Ingatkan Pemkab Jember, Serapan APBD 2026 Jangan Korbankan Kualitas Proyek

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, meminta pemerintah kabupaten (pemkab) tidak sekadar mengejar serapan ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar Rembug Santri, Ruang Jaring Aspirasi Generasi Pesantren

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya menghadirkan program pembangunan yang inklusif ...
EKSEKUTIF

2027, Alur Pelayanan Seluruh Puskesmas Surabaya Diselaraskan dengan Rumah Sakit

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyelaraskan alur pelayanan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat ...
LEGISLATIF

Minta Tak Ada Pungutan Pemakaman, Kaji Ipuk: Jangan Bebani Keluarga Berduka

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta pengelola tempat pemakaman umum (TPU) tidak melakukan ...
LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...